Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan selam di Pulau Pramuka

Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan selam di Pulau Pramuka

Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan selam – Dalam upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bekerja sama dengan organisasi Scuba Schools International (SSI) meluncurkan program pelatihan penyelaman gratis bagi calon penyelam pemula di Pulau Pramuka, Kecamatan Pulau Panggang. Kegiatan ini menawarkan peluang belajar teknik penyelaman yang aman dan berpotensi memberdayakan masyarakat melalui bidang wisata bahari atau konservasi laut. Sebanyak 60 peserta yang berasal dari enam kelurahan di wilayah Kepulauan Seribu turut mengikuti pelatihan ini, yang diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang aktivitas bawah air. Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pelatihan sebagai Upaya Membangun Keterampilan Masyarakat

Program pelatihan penyelaman yang diselenggarakan Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar tentang prosedur keselamatan, penggunaan alat selam, serta teknik penyelaman yang benar. Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha, menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki dua aspek utama: pendidikan teknis dan pemberdayaan ekonomi. “Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini untuk memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas bawah air dengan aman dan profesional,” ujarnya di Jakarta, Kamis (10/5). Menurut Gama, sertifikasi Basic Diving yang diperoleh peserta bisa menjadi pintu masuk ke berbagai sektor, seperti pariwisata bahari, konservasi, atau usaha kelautan modern.

“Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan siap bersaing di sektor ekonomi kelautan,” tambah Gama. Ia menegaskan bahwa pelatihan penyelaman bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pesisir, yang sebelumnya bergantung pada aktivitas tradisional.

Persiapan dan Fasilitas Pelatihan

Pelatihan penyelaman yang berlangsung selama empat hari ini menyediakan materi teori dan praktik yang terstruktur. Materi teori mencakup penjelasan tentang prinsip dasar penyelaman, penggunaan peralatan selam, serta prosedur keselamatan yang penting. Setelah mengikuti sesi teori, peserta diberikan kesempatan melakukan latihan langsung di perairan Pulau Pramuka, dengan bimbingan instruktur yang terlatih. Gama Eka Anantha mengatakan bahwa Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini dilakukan secara bertahap, mulai dari keterampilan dasar hingga penerapan teknik lanjutan. “Kita juga memperhatikan keselamatan peserta dan kesiapan lingkungan bawah air,” jelasnya.

“Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini adalah langkah awal untuk mengembangkan potensi wisata bawah air dan memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Gama. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri serta meningkatkan kemandirian warga pesisir dalam mengelola sumber daya laut.

Manfaat Pelatihan untuk Komunitas Laut

Kehadiran sertifikasi Basic Diving dari SSI yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi dasar untuk menjalani berbagai pekerjaan di bidang penyelaman. Sertifikasi ini bisa membuka peluang kerja di sektor pariwisata bahari, aktivitas konservasi, atau usaha perikanan yang lebih modern. Gama menilai bahwa Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini memberikan akses ke keterampilan yang selama ini dianggap mahal. “Kini, warga pesisir bisa memperoleh pengetahuan ini secara gratis, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan secara bertahap,” ujarnya. Pelatihan ini juga membantu memperkuat kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi laut.

“Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sumber daya laut,” kata Jamaluddin, Lurah Pulau Panggang. Ia menambahkan bahwa pelatihan penyelaman membutuhkan persiapan matang, termasuk pengawasan terhadap keamanan selama proses latihan.

Peluang Kariernya Masyarakat Pesisir

Dengan adanya program pelatihan penyelaman ini, Gama Eka Anantha berharap akan lahir lebih banyak penyelam lokal yang mampu berkontribusi pada perekonomian wilayah Kepulauan Seribu. “Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini untuk memastikan peserta memiliki kemampuan teknis dan mental yang siap menghadapi berbagai tantangan di sektor kelautan,” jelasnya. Manfaat pelatihan penyelaman bukan hanya sekadar menambah keterampilan, tetapi juga membuka jalan untuk pengembangan usaha kecil menengah (UKM) yang berkaitan dengan aktivitas bawah air, seperti penyewaan peralatan selam atau pemandu wisata bahari.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi, Pemkab Kepulauan Seribu gelar pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi warga pesisir untuk berpartisipasi aktif dalam pemberdayaan diri sendiri. Gama menyebutkan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan organisasi internasional untuk memastikan kualitas pelatihan sesuai standar global. “Selain itu, program ini bisa menjadi pengantar untuk pelatihan lanjutan, seperti menjadi pelaut profesional atau penyelam berpengalaman,” imbuhnya.