Lifestyle

Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla Kalimantan, Jadi Relawan Bantu Warga

codex-1b4c8199a321445490a6ee500b1e37c1
Foto : Rachmat Razi - eksplorasiindonesia.com
Daftar Isi
  1. Zaskia Adya Mecca Menyaksikan Langsung Perjuangan Warga Hadapi Karhutla di Kalimantan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Zaskia Adya Mecca Menyaksikan Langsung Perjuangan Warga Hadapi Karhutla di Kalimantan

Eksplorasiindonesia.com – Zaskia Adya Mecca mendatangi salah satu lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak. Kunjungannya memperlihatkan situasi pemadaman yang berat, terutama bagi warga dan relawan lokal yang setiap hari berupaya menahan api agar tidak semakin dekat dengan lingkungan tempat tinggal.

Artis tersebut membagikan pengalamannya melalui video di akun Instagram pribadinya pada Senin, 19 Oktober 2026. Dalam rekaman itu, Zaskia menunjukkan titik kebakaran yang lokasinya tidak terlalu jauh dari bandara tempat ia tiba. Meski baru melihat satu kawasan, ia mengaku langsung tersentuh setelah mendengar kisah perjuangan warga di lapangan.

“Oke guys, aku baru sampai di satu titik. Ini baru dari airport sebenarnya dekat banget, cuman dengar ceritanya, Huh, nggak kuat banget,” ujar Zaskia, dikutip Selasa (20/10/2026).

Relawan Memadamkan Api dengan Dana Patungan

Hal yang paling menarik perhatian Zaskia adalah peran relawan mandiri di sekitar area kebakaran. Mereka tidak menerima bayaran atas pekerjaan tersebut, tetapi tetap turun untuk membantu proses pemadaman demi menjaga kawasan sekitar. Keterbatasan dukungan membuat sebagian kebutuhan operasional harus dipenuhi dari uang pribadi mereka.

Warga dan relawan mengumpulkan dana bersama untuk membeli bensin bagi mesin pompa air. Nilai iuran yang terkumpul tidak besar, berkisar Rp10.000, Rp15.000, sampai Rp20.000 dari masing-masing orang. Bahan bakar itu diperlukan agar alat pompa bisa digunakan untuk mengalirkan air ke area yang terbakar.

“Jadi, di sini ada masyarakat yang sebagai relawan mandiri, mereka ikut madamin setiap hari. Dan tahu nggak, buat beli bensin, buat ngidupin mesin ya, mereka itu patungan dari uang mereka masing-masing: Rp10.000, kadang Rp15.000, Rp20.000,” katanya.

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa pemadaman di tingkat warga bukan sekadar pekerjaan fisik. Ada biaya yang harus dikeluarkan, alat yang perlu dioperasikan, serta risiko yang dihadapi ketika api dan asap berada dekat kawasan permukiman. Dalam keadaan terbatas, kerja sama warga menjadi penopang utama untuk merespons kebakaran di sekitar mereka.

Keterbatasan Peralatan Keselamatan

Zaskia juga menyoroti perlindungan diri relawan yang belum sepenuhnya memadai. Mereka tetap bergerak di lokasi kebakaran walaupun tidak seluruhnya dilengkapi alat pelindung diri atau APD yang lengkap. Pilihan itu diambil karena api telah menjalar ke area yang semakin dekat dengan rumah-rumah warga.

“Jadi emang karena nggak ada support, ya mereka bener-bener mandiri tanpa APD lengkap. Ya karena mereka bilang harus ngejaga dari sekitar,” tuturnya.

Dalam video yang dibagikannya, tampak pula mesin pompa air yang dipakai untuk mendukung pemadaman. Peralatan tersebut menjadi salah satu sarana penting bagi warga saat menghadapi api di lapangan. Namun, keberadaan alat saja tidak cukup tanpa bahan bakar, tenaga relawan, dan perlengkapan keselamatan yang layak.

“Karena ini sudah sampai ke dekat-dekat pemukiman warga gitu,” ujarnya.

Kebakaran hutan dan lahan dapat memberi tekanan besar bagi masyarakat di sekitarnya. Selain ancaman api yang bergerak mendekat, warga harus menjaga ruang hidup mereka sambil menghadapi pekerjaan pemadaman yang dapat berlangsung berulang kali. Situasi seperti ini memperlihatkan pentingnya dukungan logistik, alat pelindung, serta sumber daya operasional bagi kelompok yang bekerja langsung di area terdampak.

Baru Satu Titik, Sudah Terasa Sangat Berat

Bagi Zaskia, cerita mengenai iuran bahan bakar dan kerja relawan tanpa upah menjadi bagian yang paling mengharukan dari kunjungannya. Ia melihat warga berusaha memenuhi kebutuhan pemadaman dari kemampuan yang terbatas, bukan dari kondisi keuangan yang berlebih.

“Jadi yang bikin terharu, mereka relawan mandiri, mereka nggak digaji. Bahkan mereka untuk memadamkan, untuk mereka butuh bahan bakar, mereka patungan, dan tidak dalam kondisi berlebih gitu, jadi dalam kondisi yang terbatas juga,” ungkapnya.

Zaskia mengaku baru mengunjungi satu lokasi kebakaran, tetapi dampak emosional yang ia rasakan sudah sangat kuat. Ia membayangkan beban warga yang harus menjalani kondisi serupa selama berbulan-bulan, khususnya di wilayah dengan titik kebakaran yang lebih berat.

“Baru satu titik sudah berat banget. Berbulan-bulan mereka gini kayak… apalagi nyampe Palangkaraya nih yang titiknya lebih berat,” kata Zaskia.

Kehadiran Zaskia di Kalimantan menjadi bentuk keterlibatannya dalam membantu masyarakat yang terkena dampak karhutla. Unggahannya juga membuka gambaran tentang kerja sunyi relawan lokal: mereka datang setiap hari, mengoperasikan pompa, mengumpulkan biaya bahan bakar, dan berusaha melindungi permukiman di tengah keterbatasan perlengkapan.

Perjuangan tersebut menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak hanya terlihat dari titik api yang dipadamkan. Di baliknya ada warga yang menjaga lingkungan terdekat mereka, berbagi biaya operasional, dan mengambil peran langsung ketika api mengancam kawasan sekitar.

Frequently Asked Questions

What is Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla?

Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla matter?

Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Rachmat Razi - eksplorasiindonesia.com

Rachmat Razi - eksplorasiindonesia.com

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.