News

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

codex-2db91162ac664a12ba365d9fe5036db4
Foto : Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com
Daftar Isi
  1. ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara dan Insentif Pajak Baru
  2. Related Reading

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara dan Insentif Pajak Baru

Eksplorasiindonesia.com – ESDM kaji gasifikasi batu bara sebagai bagian dari strategi hilirisasi untuk menghasilkan metanol yang dapat mendukung kebutuhan biodiesel maupun produk energi lanjutan. Pemerintah juga menyiapkan penyesuaian insentif pajak agar proyek bernilai besar tersebut tetap menarik bagi investor di tengah penerapan global minimum tax.

Salah satu investasi gasifikasi batu bara menjadi metanol telah masuk di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Pemerintah masih menelaah pemanfaatan paling tepat bagi metanol dari proyek itu, termasuk sebagai bahan baku biodiesel atau untuk diproses menjadi dimethyl ether (DME).

Metanol Berpeluang Mendukung Produksi Biodiesel

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot, mengatakan metanol memiliki peran penting dalam rantai produksi biodiesel. Bahan tersebut dibutuhkan dalam proses pengolahan minyak sawit menjadi bahan bakar nabati, sehingga kebutuhannya dapat meningkat seiring pengembangan program biodiesel nasional.

“Investasi gasifikasi batu bara menjadi metanol sudah masuk di Kutai Timur, dan kami mengharapkan metanol tersebut dapat diproses lebih lanjut. Kami sedang mengkaji apakah metanol ini dialokasikan sebagai bahan baku biodiesel atau diolah melalui proses kimia lanjutan menjadi dimethyl ether,” ujar Yuliot di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Selain untuk biodiesel, metanol dapat menjadi bahan antara untuk menghasilkan DME. Produk tersebut dipandang berpotensi membantu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri, termasuk impor elpiji. Karena itu, kajian ESDM tidak hanya berfokus pada satu proyek, melainkan juga pada kebutuhan energi dan bahan baku industri dalam negeri.

Hilirisasi Batu Bara Kalori Rendah

Melalui gasifikasi, batu bara diubah menjadi gas sintetis yang selanjutnya dapat diolah menjadi produk seperti metanol. Pemerintah mengarahkan pemanfaatannya pada batu bara berkalori rendah agar sumber daya dengan nilai jual lebih terbatas dapat menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.

ESDM kaji gasifikasi batu bara untuk memperkuat hilirisasi domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku maupun energi. Pengembangan industri ini juga menempatkan batu bara sebagai bahan awal bagi produk turunan, bukan semata-mata komoditas ekspor.

Namun, proyek gasifikasi memerlukan investasi besar, teknologi, dan waktu pembangunan yang panjang. Kepastian kebijakan fiskal menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pelaku usaha sebelum menanamkan modal pada fasilitas hilirisasi tersebut.

Global Minimum Tax Mengubah Skema Fasilitas

Pemerintah menyesuaikan fasilitas perpajakan karena adanya global minimum tax (GMT) yang diinisiasi Organisation for Economic Co-operation and Development atau OECD. Ketentuan itu menetapkan tarif pajak efektif minimum sebesar 15 persen bagi perusahaan multinasional.

Jika pajak efektif di negara tempat investasi berada di bawah batas tersebut, negara asal investor dapat mengenakan pajak tambahan atau top-up tax. Dalam kondisi itu, tax holiday penuh berisiko membuat selisih pajak justru dipungut oleh yurisdiksi asal investor, bukan diterima Indonesia.

“Mekanisme insentif baru sedang disiapkan karena adanya aturan global minimum tax. Jika kita tetap memberikan tax holiday penuh, negara asal investor justru yang akan memungut pajak 15 persen, sehingga kita harus menyesuaikan skema pemberian fasilitas tersebut,” tuturnya.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah diskon pajak penghasilan badan, bukan pembebasan pajak total. Dengan tarif PPh badan Indonesia sekitar 22 persen, pemerintah menilai masih tersedia ruang pengurangan pajak sekitar 7 persen sambil mempertahankan penerimaan efektif minimal 15 persen.

ESDM kaji gasifikasi batu bara bersamaan dengan rancangan insentif baru agar proyek tetap kompetitif bagi investor dan memberi manfaat fiskal bagi negara. Skema tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara daya tarik investasi, pengembangan industri, dan penerimaan pajak domestik.

FAQ Gasifikasi Batu Bara Menjadi Metanol

Apa tujuan gasifikasi batu bara menjadi metanol? Tujuannya adalah mengolah batu bara, terutama yang berkalori rendah, menjadi produk bernilai tambah seperti metanol yang dapat digunakan untuk kebutuhan industri dan biodiesel.

Untuk apa metanol dari proyek Kutai Timur dapat dimanfaatkan? Metanol tersebut sedang dikaji untuk menjadi bahan baku biodiesel atau diolah lebih lanjut melalui proses kimia menjadi DME.

Mengapa insentif pajak perlu disesuaikan? Penyesuaian dilakukan karena GMT menetapkan pajak efektif minimum 15 persen. Pemerintah ingin fasilitas pajak tetap menarik tanpa membuat potensi penerimaan Indonesia berpindah ke negara asal investor.

Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Thomas Garcia adalah fotografer perjalanan dan penulis yang mendokumentasikan keindahan lanskap, budaya, dan destinasi wisata di Asia. Ia menggabungkan fotografi dengan tulisan informatif untuk menghadirkan cerita perjalanan yang inspiratif.

Thomas sering menulis tentang pantai tersembunyi, destinasi alam yang masih alami, serta tempat-tempat menarik bagi pecinta petualangan dan fotografi. Melalui karyanya, ia ingin menunjukkan keindahan alam Indonesia kepada pembaca dari berbagai negara.