Hizbullah menentang pembicaraan langsung Lebanon dengan Israel

thumbs b c 973bed4d103d9320a0ef2b9330c3c171

Hizbullah Menolak Negosiasi Langsung Lebanon dengan Israel

Beirut menjadi tempat berlangsungnya dialog antara pihak Lebanon dan Israel, yang disampaikan oleh Mahmoud Komati, perwakilan Hizbullah, kepada RIA Novosti. Menurut Komati, gencatan senjata di Lebanon terjadi berkat dukungan Iran, dan Hizbullah tidak mengharapkan hasil bermanfaat dari pembicaraan tersebut.

“Kami secara tegas menolak negosiasi langsung antara Lebanon dan musuh Israel, serta tidak menerimanya sama sekali,” tegas Komati. Ia menambahkan bahwa tekanan untuk mencapai gencatan senjata berasal dari sikap keras Iran, yang memaksa Amerika Serikat dan Israel untuk menyetujui kesepakatan itu.

Menurut Komati, AS dan Israel berusaha menggambarkan situasi sehingga mereka yang memulai pembicaraan tersebut, tetapi tekanan dari arah itu berasal dari kemenangan Iran atas Israel dan AS. “Israel tidak mengakui Lebanon, serta menolak usulan presiden tentang negosiasi; namun, tiba-tiba hari ini mereka setuju bernegosiasi. Ini terjadi karena Iran,” jelasnya.

Pembicaraan antara Lebanon dan Israel akan diadakan pada Selasa (14/4), menurut laporan Stasiun Penyiaran Saudi Al Hadath, yang mengutip sumber resmi Lebanon. AS menjamin bahwa Israel tidak akan mengebom Beirut sebelum proses dialog dimulai.