Kunjungan Penting: Kasus nenek hilang, Polda Metro periksa anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Nenek Hilang, Polda Metro Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
Jakarta – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya sedang menginvestigasi anggota Polsek Pasar Minggu, Polres Metro Jakarta Selatan, terkait laporan hilangnya seorang nenek bernama Warisem di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Pol Radjo Harahap, mengungkapkan bahwa pihaknya masih memantau dan memproses pemeriksaan terhadap petugas yang diduga tidak memperhatikan informasi orang hilang. “Kami sedang memantau situasi dan memproses pemeriksaan anggota Polsek Pasar Minggu yang menerima laporan dari masyarakat. Laporan itu telah kami hubungi kemarin,” jelasnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Nenek Ditemukan Sehat Setelah Pencarian Berlangsung Dua Hari
Sebelumnya, kepolisian menyatakan bahwa nenek Warisem telah ditemukan dalam kondisi sehat setelah pencarian dimulai sejak Sabtu (11/4) lalu. “Setelah keluarga nenek bertemu dengannya, kami memberikan klarifikasi bahwa nenek sudah ditemukan dalam keadaan baik,” kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (14/4).
“Saya sampaikan ke pemilik akun bahwa nenek yang dimaksud sudah bertemu dengan pihak keluarga dalam kondisi sehat walafiat,” ucap Anggiat.
Menurut Anggiat, nenek tersebut sempat diamankan di Polsek Pasar Minggu. Namun, ketika keluarga ingin menjemput, dikhawatirkan nenek dilepas petugas dan hilang kembali. “Ada unggahan di media sosial Threads yang menyebutkan nenek ditemukan warga, sehingga kami melakukan pemeriksaan terhadap petugas,” tambahnya.
Setelah dikonfirmasi, nenek Warisem ditemukan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Diketahui, ia memiliki riwayat demensia, yang mungkin berkontribusi pada kehilangan arahnya. Pihak polisi berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan kehadiran mereka dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. “Kami menyampaikan permohonan maaf serta siap memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang membutuhkan bantuan polisi,” pungkas Anggiat.
