Hasil Pertemuan: Musisi Indonesia tampil elegan di Festival Musik Internasional Ankara

Musisi Indonesia tampil elegan di Festival Musik Internasional Ankara
Dari Jakarta, Kedutaan Besar Indonesia di Ankara memberikan dukungan penuh terhadap tampilnya Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) dalam acara Festival Musik Ankara Internasional ke-40, yang diadakan pada hari Sabtu (11/4) dan Minggu (12/4).
Festival yang diselenggarakan oleh Sevda-Cenap and Music Foundation itu didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Turki. Sejak 1993, festival tahunan Ankara itu juga menjadi bagian dari rangkaian European Festival Association (EFA).
Dubes Rizal menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap sambutan hangat masyarakat Turki terhadap para seniman Indonesia di panggung internasional itu.
“Budaya Indonesia menunjukkan ciri khas modern dan berkelas,” ujar Dubes Rizal dalam pernyataan resmi KBRI Ankara yang diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Dubes Rizal, musik berperan sebagai sarana untuk mengikat dan memperkuat persahabatan antarbangsa, termasuk hubungan Indonesia-Turki.
Pada hari Sabtu (11/4), JCO dan BMS mempersembahkan karya-karya Indonesia yang menggambarkan keragaman budaya, seperti “Sepasang Mata Bola” oleh Ismail Marzuki, “Tanah Air” dari Saridjah Niung, serta lagu daerah seperti “Bubuy Bulan” dari Jawa Barat dan “Sik-Sik Batu Manikam” dari Sumatera Utara.
Sehari berikutnya, JCO dan BMS kembali tampil membawakan lagu-lagu Indonesia dan internasional, termasuk “Somewhere Over The Rainbow” yang dipopulerkan Judy Garland dan “Bahasa Kalbu” ciptaan Titi DJ, Andi Rianto, dan Dorie Kalmas.
Penampilan orkestra tersebut didampingi oleh para solois seperti James Napoleon Lai (piano), Giovani Biga (biola), Metta F. Ariono dan Marini Widyastari (flute), serta Nino Ario Wijaya (klarinet).
Dalam dua hari pertunjukan, pertunjukan musisi Indonesia menarik sekitar 1.500 penonton. Berbagai kalangan masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa, turut hadir untuk memberikan dukungan.
