Berita Penting: Trump minta Netanyahu kurangi serangan ke Lebanon

CmxztpE000003 20260409 PEPFN0A001

Trump Minta Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Dalam wawancara dengan NBC News, Kamis (9/4), Presiden AS Donald Trump menyatakan telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membatasi operasi militer terhadap Lebanon. Ia menegaskan bahwa Netanyahu setuju untuk mengurangi intensitas serangan, meski Trump menganggap langkah itu perlu lebih tajam lagi. “Kita harus sedikit lebih mengurangi serangan,” ujarnya.

“Saya berbicara dengan Bibi dan dia akan mengurangi serangan,” kata Trump. “Saya hanya berpikir kita harus sedikit lebih mengurangi serangan,” tambahnya.

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan telah menginstruksikan kabinet untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon, fokus pada penangkapan senjata Hizbullah serta upaya menciptakan perdamaian antar dua negara. Namun, Iran menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata dengan AS yang baru diumumkan.

Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran, dengan syarat Teheran menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz. Langkah ini menimbulkan optimisme Trump terhadap kemungkinan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut karena terkait dengan Hizbullah.

Menyusul pengumuman gencatan senjata, Dewan Keamanan Nasional Iran mengatakan akan menggelar diskusi dengan AS di Islamabad, Jumat (10/4). Iran menganggap keputusan Israel sebagai kesalahan dalam mematuhi perjanjian, yang berdampak pada ketegangan global. Konflik terbaru di Timur Tengah dimulai dari serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu balasan dari Iran terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer AS.

Gencatan senjata antara AS dan Iran dianggap sebagai kemajuan setelah serangkaian eskalasi. Namun, keberlanjutan perdamaian masih dipertanyakan karena tekanan dari pihak Israel dan Iran terus berlangsung. Dengan tetap mempertahankan pernyataan langsung tokoh-tokoh terlibat, artikel ini menyajikan perkembangan terkini dan dinamika hubungan antara negara-negara tersebut.