Sport

Bek Benin Persilakan Lionel Messi Bebas Bergerak di Laga Perpisahan: Tak Perlu Dikawal!

codex-8ea992c4a470406f90c7fb1a0021a837
Foto : Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com
Daftar Isi
  1. Related Reading
  2. Frequently Asked Questions

Eksplorasiindonesia.com – BUENOS AIRES, Lionel Messi akan menjalani laga internasional terakhir bersama Argentina saat menghadapi Benin , Rabu (7/10/2026) pukul 06.00 WIB. Tetapi bek Benin Mohamed Tijani justru mengaku tidak memiliki rencana khusus untuk menghentikan megabintang tersebut. Messi dijadwalkan tampil dalam pertandingan melawan Benin di Estadio Mas Monumental, Buenos Aires.

Laga ini menjadi momen perpisahan pemain berusia 39 tahun tersebut bersama Timnas Argentina. Benin datang sebagai tim dengan peringkat FIFA ke-93. Di sisi lain, Messi memasuki pertandingan dengan status pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Messi sudah mencatat 207 penampilan bersama Argentina dan mencetak 125 gol. Dengan catatan tersebut, pertandingan terakhirnya masih berpotensi menghasilkan torehan rekor baru. Namun, pernyataan Mohamed Tijani justru menjadi sorotan.

Saat ditanya mengenai cara Benin menghentikan Messi dalam laga perpisahan tersebut, bek yang pernah memperkuat Rayo Vallecano itu mengatakan timnya tidak memiliki strategi khusus untuk mengawal kapten Argentina tersebut. Berbicara kepada reporter media Argentina C5N di depan sebuah toko swalayan, Tijani terlebih dahulu menyebut Messi sebagai pemain terbaik di dunia. Setelah itu, dia ditanya mengenai rencana Benin menghadapi sang megabintang.

“Kami tidak perlu mengawal Messi. Kami akan menikmati pertandingan ini. Tidak ada rencana khusus untuk bertahan menghadapi Messi, kami hanya harus menikmati pertandingan ini, dan itu saja,” kata Tijani dikutip dari Sport Bible.

Beberapa saat kemudian, Tijani kembali menunjukkan kekagumannya kepada Messi. Dia bahkan menyebut pemain nomor 10 Argentina tersebut sebagai sosok yang sangat istimewa dalam sepak bola. “Messi, kamu adalah Dewa.

Bagi saya, dia adalah pemain terbaik di dunia, seperti yang saya katakan,” ujar Tijani. Dokter Timnas Benin yang berada di lokasi wawancara ikut memberikan komentarnya. Dia juga memberikan pujian tinggi kepada Messi.

“Dia adalah pemain terbaik di dunia. Dia adalah Dewa sepak bola,” teriak dokter Timnas Benin tersebut. Pertandingan melawan Benin pun menjadi kesempatan terakhir Messi memperkuat Argentina di level internasional.

Momen tersebut semakin mendapat perhatian karena sejumlah rekan setim Messi saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 juga mendapat undangan untuk hadir. Namun, dua pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia Argentina, Paulo Dybala dan Nahuel Molina, dipastikan tidak akan hadir. Keduanya mendapat larangan untuk melakukan perjalanan ke Argentina dari klubnya, Roma.

Pelatih Roma Gian Piero Gasperini menjelaskan kepada Sky Sports Italia, Dybala dan Molina diminta tetap berada di Roma karena jarak perjalanan menuju Argentina terlalu jauh dan Roma akan segera menghadapi pertandingan penting melawan Como pada Minggu. “Kami terlalu dekat dengan pertandingan penting seperti laga kami pada hari Minggu. Jarak Argentina sangat jauh dan mengirim mereka ke sana berarti membuat mereka harus terbang selama berjam-jam dalam waktu yang sangat dekat dengan pertandingan, dan Roma memilih untuk tidak melakukan itu,” kata Gasperini.

Di balik persiapan laga perpisahan tersebut, muncul pula laporan mengenai keraguan Messi terhadap pertandingan melawan Benin. Gazzetta dello Sport melaporkan Messi disebut tidak terlalu tertarik dengan konsep pertandingan penghormatan tersebut. Menurut laporan itu, Messi memandang laga tersebut sebagai upaya AFA mendapatkan pemasukan dengan memanfaatkan namanya.

“Messi sendiri tidak tertarik dengan ide pertandingan penghormatan ini, karena dia melihatnya sebagai usaha terakhir AFA untuk menghasilkan uang, dengan menggunakan namanya untuk mengamankan jutaan pendapatan,” tulis laporan Gazzetta dello Sport. Laporan tersebut menyebut Messi pada akhirnya menerima rencana pertandingan itu. Namun, laga tersebut tetap menimbulkan kontroversi karena Argentina memilih memainkan tiga pertandingan kandang dalam jeda internasional kali ini dengan menghadapi Bolivia, Burkina Faso, dan Benin.

Benin disebut menyetujui pertandingan tersebut tanpa mendapatkan bayaran. Menurut laporan yang sama, mereka menerima kesempatan tampil dalam pertandingan tersebut dan menganggapnya sebagai kesempatan untuk menjadi bagian dari foto bersejarah bersama Messi. Kini, perhatian tertuju pada laga Argentina kontra Benin di Estadio Mas Monumental.

Messi berpeluang menutup perjalanan panjangnya bersama Argentina dengan tambahan catatan sejarah, sementara kubu Benin justru memilih menikmati kesempatan menghadapi pemain yang mereka sebut sebagai Dewa sepak bola.

Frequently Asked Questions

What is Bek Benin Persilakan Lionel Messi Bebas?

Bek Benin Persilakan Lionel Messi Bebas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bek Benin Persilakan Lionel Messi Bebas matter?

Bek Benin Persilakan Lionel Messi Bebas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Thomas Garcia adalah fotografer perjalanan dan penulis yang mendokumentasikan keindahan lanskap, budaya, dan destinasi wisata di Asia. Ia menggabungkan fotografi dengan tulisan informatif untuk menghadirkan cerita perjalanan yang inspiratif.

Thomas sering menulis tentang pantai tersembunyi, destinasi alam yang masih alami, serta tempat-tempat menarik bagi pecinta petualangan dan fotografi. Melalui karyanya, ia ingin menunjukkan keindahan alam Indonesia kepada pembaca dari berbagai negara.