Pemain Muda Timnas Indonesia Bongkar Sifat Asli John Herdman: Latihan Tak Bisa Enjoy

57740f93-d976-474d-a398-70049d55ff66-0

Pemain Muda Timnas Indonesia Bongkar Karakter John Herdman: Latihan Dianggap Seperti Kompetisi

Pemain Muda Timnas Indonesia Bongkar Sifat – Dalam sebuah wawancara di Bogor, Alfharezzi Buffon, salah satu pemain muda Tim Nasional Indonesia, memberikan penjelasan tentang sifat asli John Herdman, pelatih yang saat ini memimpin skuad Garuda. Menurut Buffon, Herdman dikenal sebagai pelatih yang sangat menuntut, mengharuskan para pemain terus berkembang dan menunjukkan performa terbaik dalam setiap sesi latihan. Hal ini menciptakan suasana yang dinamis dan penuh tekanan, baik di lapangan maupun dalam pikiran para pemain.

Pelatih yang Selalu Mendorong Kompetisi

Buffon menjelaskan bahwa metode latihan yang diterapkan Herdman sangat berbeda dari yang biasa dia temui di klub. “Di bawah arahan Coach John Herdman, latihan selalu berlangsung sangat intens. Mereka ingin kita tampil habis-habisan, bahkan di setiap sesi latihan,” kata Buffon. Pemain berusia 20 tahun ini mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia sebagai bagian dari persiapan Piala AFF 2026. Meski belum pasti masuk dalam skuad akhir, ia merasa mendapat banyak pengalaman berharga selama berada di bawah bimbingan Herdman.

“Coach John Herdman punya passion yang sangat kuat. Jadi, di setiap latihan, dia ingin pemain-pemainnya tunjukkan kemauan mereka,” ujar Buffon dalam wawancara yang diadakan di Bogor, Minggu (21/6/2026).

Menurut Buffon, Herdman tidak hanya mengutamakan keterampilan teknis, tetapi juga mentalitas kompetitif. Hal ini membuat seluruh pemain terus saling bersaing, seolah setiap sesi latihan adalah persaingan nyata. “Kami nggak bisa seperti enjoy-enjoy saja, tapi di setiap sesi latihan kita selalu beradu. Mereka pengennya ada tim yang juara di setiap sesi,” tambahnya.

Kesiapan untuk Turnamen Besar

Piala AFF 2026 akan dihelat pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, dan Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Format pertandingan yang menggunakan sistem kandang dan tandang membuat kesiapan fisik, mental, serta konsistensi permainan menjadi kunci penting. Dengan membangun mental kompetitif sejak awal, Herdman dianggap sebagai pelatih yang mampu menghadirkan atmosfer liga dalam lingkungan TC.

Buffon menilai pendekatan Herdman sangat efektif dalam menyiapkan pemain menghadapi tantangan sebenarnya di turnamen. “Latihan di bawah dia jauh dari kata santai, tapi itu justru membantu kami mengasah kemampuan untuk tampil maksimal di pertandingan,” jelasnya. Meski tidak semua pemain bisa menang dalam setiap sesi, setiap orang diwajibkan memberikan usaha terbaik dari awal hingga akhir.

“Dia mau ada yang menang, jadi setiap sesi latihan itu perlombaan lah,” tambah Buffon.

Philosofi Herdman menekankan bahwa kompetisi adalah sarana utama untuk mengasah mental para pemain. Hal ini tidak hanya berdampak pada performa di lapangan, tetapi juga membantu memperkuat kepercayaan diri dan keinginan untuk menang. Buffon mengatakan bahwa suasana latihan yang penuh tekanan membuat para pemain terbiasa beradaptasi dengan situasi yang penuh persaingan.

Proses Pembentukan Tim yang Intens

Ketatnya persaingan antarpemain di bawah arahan Herdman disebut sebagai bagian dari proses pembentukan tim yang bertujuan menciptakan pemain yang tangguh. Buffon menegaskan bahwa seluruh pemain dituntut untuk terus berusaha mengejar target, baik itu pemenang sesi latihan maupun prestasi di pertandingan resmi. “Herdman membuat kami selalu siap, karena dia ingin setiap sesi latihan menjadi pengalaman yang bermakna,” tuturnya.

Selain membangun mental, Herdman juga fokus pada pengembangan fisik dan teknik pemain. Buffon menyebut bahwa metode latihan tersebut melibatkan banyak repetisi dan pengujian terus-menerus. “Di setiap sesi, kami dihujani latihan intensif, seperti pertandingan nyata. Itu membuat kami lebih waspada dan siap dalam kondisi apa pun,” jelas pemain yang tengah berjuang menembus skuad utama.

Keunggulan dalam Persaingan Asia Tenggara

Kedatangan Herdman di Timnas Indonesia dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing skuad Garuda di ajang bergengsi Asia Tenggara. Dengan format Piala AFF 2026 yang mengharuskan tim berkunjung ke luar negeri, kesiapan fisik dan mental menjadi lebih kritis. Buffon berharap pelatih asal Kanada ini bisa membawa perubahan positif dalam cara tim membangun kepercayaan diri.

Buffon menilai pendekatan Herdman memberikan pengaruh besar terhadap tim. “Dengan latihan seperti ini, kami bisa lebih adaptif dan siap menghadapi lawan dari mana pun. Ini jauh lebih baik daripada hanya berlatih tanpa target,” katanya. Selain itu, metode ini juga membantu memperkuat kerja sama antarpemain, karena semua orang harus saling mendukung dan kompeting.

Herdman, yang dikenal sebagai pelatih berpengalaman di tingkat internasional, diberikan kesempatan untuk mengubah cara Timnas Indonesia berlatih. Dalam beberapa bulan terakhir, ia telah menanamkan semangat persaingan yang kuat, serta memastikan bahwa setiap sesi latihan memiliki tujuan jelas. “Coach John Herdman punya visi jelas, dan dia mampu mengubah cara pemain berpikir,” kata Buffon.

Buffon menambahkan bahwa latihan intens dengan Herdman membantu pemain menghilangkan rasa malas dan selalu termotivasi. “Saya merasa lebih kuat setelah berada di bawah bimbingannya, baik secara fisik maupun mental,” ujarnya. Dengan metode yang konsisten, Timnas Indonesia diharapkan mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF 2026, sekaligus menjadi fondasi untuk kompetisi besar di masa depan.

Komitmen untuk Kesuksesan Tim

John Herdman terus berupaya membangun mentalitas yang sehat di Timnas Indonesia. Ia menekankan bahwa setiap pemain harus memiliki sikap profesional, karena kompetisi di tingkat Asia Tenggara semakin ketat. Dengan adanya persaingan yang sehat, Buffon menilai bahwa seluruh skuad akan lebih siap menghadapi tantangan di luar lapangan.

“Latihan seperti ini membuat kami lebih waspada dan profesional. Kami tidak hanya berlatih untuk kemudian bermain, tapi kami juga belajar cara beradaptasi dengan berbagai kondisi,” jelas Buffon. Ia menambahkan bahwa Herdman tidak hanya menginginkan kemenangan, tetapi juga keinginan untuk terus berkembang sebagai individu dan sebagai tim.

Dengan persiapan yang intens, Buffon percaya bahwa Timnas Indonesia akan mampu menunjukkan performa terbaiknya di Piala AFF 2026. Ia juga berharap bahwa cara lat