Facing Challenges: Hidayat Batubara Pasang Target Gila di PON 2028, Biliar Sumut Dibidik Lampaui 17 Medali

bf378477-924b-4ee6-ae11-f5bd70c0568c-0

Hidayat Batubara Targetkan Melampaui 17 Medali di PON 2028

Menantang Diri Sendiri dalam Perjuangan Olahraga Biliar Sumut

Facing Challenges – Di Medan, Hidayat Batubara, yang baru saja menjabat sebagai Ketua POBSI Sumatera Utara periode 2026-2030, langsung menyatakan komitmen untuk meningkatkan prestasi biliar di daerahnya. Ia menargetkan bahwa Sumut akan mencapai hasil yang lebih gemilang dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Facing Challenges” menjadi tantangan utama, tetapi juga kesempatan untuk mengubah paradigma olahraga ini di Sumut.

Hidayat mengungkapkan bahwa keberhasilan sebelumnya dengan 17 medali di PON Aceh-Sumut adalah dasar untuk ambisi lebih besar. Namun, ia menekankan bahwa target ini bukan sekadar melampaui angka tersebut, melainkan membangun fondasi yang lebih kuat untuk masa depan biliar. “Kami harus terus meningkatkan kualitas pelatihan dan memastikan atlet muda memiliki akses yang merata,” ujarnya.

“Amanat yang diberikan kepada saya adalah tanggung jawab besar. Biliar Sumut selama ini selalu menghasilkan medali yang signifikan, dan saya yakin bisa lebih lagi,” tambah Hidayat.

Peran Kepemimpinan dalam Mengembangkan Biliar Sumut

Sebagai bagian dari proses musyawarah provinsi, Hidayat dipilih secara aklamasi oleh 17 pengurus cabang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, baik dalam pengembangan atlet maupun peningkatan daya saing daerah. “Facing Challenges” di masa depan akan diatasi melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan komunitas lokal, serta pengembangan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan olahraga.

Dalam rencana strategisnya, Hidayat berfokus pada pengadaan program pelatihan intensif sejak awal masa jabatan. Ia ingin memastikan bahwa atlet muda Sumut memiliki peluang berkembang secara alami. “Kami harus membangun sistem yang solid agar biliar tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat,” jelasnya.

Peran Hidayat sebagai Ketua Umum POBSI Sumut juga mencakup upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga ini. Ia berharap kompetisi tingkat daerah dan kerja sama dengan pusat kebugaran bisa menjadi ajang untuk menumbuhkan bakat baru. “Facing Challenges” ini akan dijawab dengan inovasi dan konsistensi dalam pembinaan.

Sementara itu, Ketua Harian PB POBSI Syafril Nasution mengapresiasi keberhasilan musprov yang berjalan lancar. Ia menilai kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan olahraga biliar tetap menjadi andalan Sumut. “Kami yakin dengan strategi yang tepat, Sumut bisa mencapai prestasi luar biasa di PON 2028,” ujarnya.

Hidayat juga menyoroti pentingnya pendanaan dan dukungan logistik dari pihak eksternal, seperti pemerintah daerah dan perusahaan sponsor. “Tanpa peran semua pihak, sulit menciptakan ekosistem yang sehat untuk olahraga ini,” terangnya. Ia menegaskan bahwa “Facing Challenges” dalam mencapai target tersebut membutuhkan kerja sama yang terpadu.

Di sisi lain, Syafril Nasution menambahkan bahwa sistem yang solid akan menjadi kunci sukses. “Kepemimpinan ini harus mampu menghadirkan perubahan nyata, baik dalam peningkatan kualitas atlet maupun peningkatan partisipasi masyarakat,” jelasnya. Ia berharap seluruh komponen akan berjalan sejalan untuk mencapai visi yang lebih besar.