Viral Kakek 70 Tahun Melawan saat Hendak Diculik di PIK – Bikin Pelaku Kewalahan

9343ae42-4ebc-4389-8c76-f9ea3fbdb92c-0

Viral Kakek 70 Tahun Berhasil Melawan Saat Diculik di PIK

Viral Kakek 70 Tahun Melawan saat – Sebuah video yang menampilkan seorang kakek berusia 70 tahun berusaha melawan saat akan diculik di area Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.55 WIB pada Kamis (16/4/2026), dan kejadian tersebut dianggap cukup menghebohkan karena kakek berusia tujuh puluh tahun tersebut menunjukkan keberanian yang luar biasa. Dalam video yang beredar, terlihat kakek GH (70) sedang berjalan di jalanan sepi perumahan PIK, saat tiba-tiba mobil Toyota Fortuner berwarna putih berhenti di dekatnya. Dari dalam kendaraan, seorang pria berpakaian jaket hitam memperhatikan korban dengan intens, lalu berusaha menariknya ke dalam mobil.

Detik-detik Perlawanan Kakek di PIK

Korban, yang berpakaian kaos putih dan celana pendek, tampak awalnya ragu. Namun, ketika pelaku berusaha mengajak masuk ke dalam mobil, kakek tersebut langsung bergerak cepat untuk menolak. Pergulatan antara korban dan pelaku terjadi di tengah jalan, di mana keduanya terlibat adu tangan yang sengit. Kondisi itu memicu perlawanan yang berlanjut hingga keduanya terjatuh ke permukaan jalan. Meski pelaku terus berusaha menarik korban, keberanian kakek GH justru membuat pelaku kewalahan. Dalam video, terlihat korban berteriak keras, menambah kepanikan pelaku yang akhirnya memutuskan melarikan diri sebelum berhasil membawa korban pergi.

“Polsek Metro Penjaringan mendapatkan laporan polisi terkait dugaan percobaan penculikan dan atau penganiayaan yang terjadi pada tanggal 16 April pada pukul 06.55 WIB dengan korban seorang laki-laki atau bapak-bapak,” kata Kanit Reskrim Polsek Penjaringan AKP Sampson Sosa, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Dalam pernyataannya, Sampson menjelaskan bahwa peristiwa ini tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi juga memperoleh perhatian luas karena keberanian korban yang memicu kejutan di tengah kejadian penculikan yang umumnya dilakukan oleh pelaku dengan cara diam-diam. “Korban berusaha melawan hingga membuat pelaku terlihat ketakutan dan meninggalkan lokasi,” ujar Sampson. Ia menambahkan bahwa teriakan korban mungkin menjadi faktor yang mempercepat keputusan pelaku untuk berhenti melakukan aksinya.

Keterangan dari Polisi Soal Kasus Penculikan

AKP Sampson Sosa juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian sedang berupaya keras untuk mengungkap identitas pelaku penculikan tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, tim penyelidik telah memulai pencarian bukti di sekitar lokasi kejadian. “Kami sedang menelusuri titik-titik CCTV yang mengarah ke TKP dan sudah melakukan penyelidikan untuk semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini,” jelas Sampson. Ia menekankan bahwa peristiwa ini merupakan kejadian yang bisa terjadi di mana pun, terutama di area yang sepi dan tidak banyak pengawasan.

Peristiwa ini menimbulkan perdebatan di masyarakat. Beberapa warga mempertanyakan apakah kejadian tersebut benar-benar percobaan penculikan atau hanya tindakan kejahatan lain yang dimulai dengan niat menculik. Namun, video yang viral menggambarkan adegan dramatis di mana korban berusia tujuh puluh tahun memperlihatkan ketangguhan yang luar biasa. Di tengah tarik-menarik dengan pelaku, kakek tersebut tetap berdiri teguh, bahkan mampu membuat pelaku terguncang. Hal ini memicu rasa kagum di kalangan warga sekitar maupun netizen yang menyaksikan video tersebut.

Sejumlah pengguna media sosial mengunggah video dan foto kejadian tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberanian korban. Video tersebut telah dibagikan oleh warga Penjaringan, yang kemudian menyebar hingga ke berbagai daerah di Indonesia. “Kakek ini memperlihatkan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk melawan kejahatan,” tulis seorang netizen dalam komentar di media sosial. Selain itu, ada juga yang menyebutkan bahwa kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran akan keamanan di lingkungan perumahan, terutama di area yang sering dianggap aman.

“Jadi, pelaku berusaha menarik korban, memaksa untuk mengajak masuk mobil, sampai pelaku dan korban bergelut, korban dan pelaku juga jatuh. Tetapi, karena korban melawan sehingga pelaku tidak berhasil mengambil korban dan memang korban sudah teriak di situ sehingga pelaku terlihat ketakutan dan meninggalkan lokasi,” ujar Sampson.

Di sisi lain, polisi juga mengingatkan warga untuk tetap waspada, meski kejadian penculikan terkadang terjadi secara tiba-tiba. Sampson menyampaikan bahwa setelah korban berhasil melawan, tim penyelidik masih mengumpulkan bukti dan mengejar jejak pelaku. “Kami membutuhkan informasi dari warga sekitar untuk mengetahui apakah ada yang melihat atau mendengar peristiwa tersebut,” jelasnya. Keberhasilan kakek GH dalam menghadapi penculik juga dianggap sebagai contoh inspiratif, khususnya bagi lansia lain yang mungkin merasa rentan dalam situasi seperti itu.

Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana seorang lansia berusia 70 tahun mampu menghadapi kejahatan dengan tampilan yang tenang namun penuh keberanian. Meski aksi penculikan terjadi di lokasi yang sepi, keberanian korban justru memicu perubahan skenario, hingga pelaku memutuskan berhenti dan meninggalkan tempat kejadian. Dalam berita yang viral, juga disebutkan bahwa korban mungkin tidak menyadari ancaman saat itu, sehingga terjebak dalam situasi yang tak terduga. Namun, dalam beberapa detik, keberaniannya berhasil menghentikan rencana penculikan.

Kepolisian setempat berharap peristiwa ini dapat menjadi peringatan bagi warga yang sering berjalan di area perumahan. Sampson menekankan bahwa pihaknya telah memperketat pengawasan dan sedang menelusuri kemungkinan lain yang bisa terjadi. “Kami ingin memastikan bahwa warga tidak hanya berani tetapi juga terlindungi,” kata Sampson. Sementara itu, korban sendiri dalam kondisi baik setelah berhasil melawan pelaku, dan sedang diberi penjagaan ekstra oleh pihak kepolisian.

Kasus ini juga menarik perhatian para ahli keamanan dan psikolog, yang menganggap perlawanan kakek GH sebagai bentuk reaksi alami manusia terhadap ancaman. “Lansia sering kali dianggap rentan, tetapi dalam situasi kritis, mereka bisa menunjukkan reaksi yang luar biasa,” kata salah satu psikolog