Solving Problems: Dubes Palestina apresiasi solidaritas masyarakat RI melalui Baznas

Dubes Palestina apresiasi solidaritas masyarakat RI melalui Baznas

Solving Problems – Jakarta, Jumat – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, menyatakan rasa terima kasih yang tulus terhadap masyarakat dan pemerintah Indonesia atas dukungan serta bantuan kemanusiaan yang terus mengalir bagi warga Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukur atas pertemuan pertama dengan lembaga zakat tersebut setelah tiba di Indonesia empat bulan silam.

Dalam wawancara di Jakarta, Jumat lalu, Abdalfatah menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Palestina tidak hanya bersifat diplomatik, melainkan mencakup hubungan persaudaraan yang kuat dan saling menghargai. Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui Baznas merupakan bentuk perhatian luar biasa yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan di negara-negara lain.

Ketua Baznas Indonesia yang baru, menurut Abdalfatah, berperan penting dalam mengkoordinasikan distribusi bantuan ke wilayah Palestina yang terkena dampak konflik. “Saya mengunjungi Baznas untuk menyampaikan terima kasih atas semua kontribusi yang telah diberikan, serta mengucapkan selamat kepada beliau,” ujarnya. Dubes Palestina tersebut berharap kerja sama antara kedua negara akan terus ditingkatkan, baik dalam kegiatan kemanusiaan maupun bidang lainnya.

“Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa kita dalam waktu dekat akan melaksanakan salat di Masjidil Aqsa insyaallah. Karena Palestina akan segera merdeka, dan kalian bisa berziarah ke Palestina kapan pun kalian mau. Dan insyaallah tidak akan ada lagi penjajahan di atas tanah Palestina. Insyaallah Palestina akan merdeka,” ujar Abdalfatah dengan antusias.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia juga mendapat apresiasi khusus dari Dubes Palestina. Ia menyebutkan bahwa relawan dari Tanah Air yang terlibat dalam misi Freedom Flotilla menjadi simbol kepedulian yang luar biasa. Misi tersebut sempat menghadapi hambatan saat diadang oleh pihak otoritas Israel di perairan Gaza, namun relawan tersebut akhirnya aman dan akan segera kembali ke Indonesia melalui Turki.

“Saya secara pribadi, ketika saya mengetahui bahwa mereka telah tiba di Indonesia, demi Allah saya akan menyambut mereka dan mencium tangan-tangan mereka karena merekalah pahlawan sesungguhnya,” tambah Abdalfatah. Ia menegaskan bahwa para relawan tersebut tidak hanya menunjukkan semangat nasionalis, tetapi juga semangat persaudaraan yang mendorong keadilan dan kemerdekaan bagi umat Islam di Palestina.

Baznas Indonesia, selaku perwakilan resmi negara ini, telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mengumpulkan dan mengirimkan bantuan. Dalam rangkaian kerja sama dengan Kedutaan Besar Palestina, lembaga tersebut menyerahkan dana sebesar Rp5 miliar kepada rakyat Palestina yang terdampak perang. Angka ini merupakan hasil dari donasi yang terus berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat.

Komitmen untuk Memperkuat Hubungan Bilateral

Menurut Abdalfatah, kerja sama dengan Baznas dan Kementerian Luar Negeri RI akan menjadi fondasi untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara. Ia menilai bahwa komitmen untuk mendukung kemanusiaan adalah bagian dari peran diplomatik yang lebih luas. “Kita harus bersinergi dalam berbagai bidang agar kemitraan ini bisa berkelanjutan dan memberi manfaat maksimal bagi rakyat Palestina,” tambahnya.

Dubes Palestina juga menyoroti pentingnya peran Baznas dalam memastikan bantuan sampai ke lokasi yang paling terisolasi. “Baznas menjadi jembatan antara rakyat Indonesia dan saudara-saudara di Palestina, terutama di wilayah Gaza yang masih mengalami blokade,” katanya. Dengan adanya dukungan ini, pemerintah Palestina dapat fokus pada pemulihan kondisi kehidupan warga, sementara Baznas bertugas sebagai mitra yang tangguh.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga berbagai bentuk dukungan material dan non-material. Abdalfatah menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia menunjukkan kepedulian yang tulus, tidak hanya saat situasi memburuk, tetapi juga dalam kondisi normal. “Bantuan ini mencerminkan semangat persaudaraan yang tidak tergoyahkan, meskipun jarak antara dua negara cukup jauh,” ujarnya.

Peran Baznas dalam Kemanusiaan

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memainkan peran kritis dalam mengkoordinasikan distribusi bantuan ke Palestina. Sejak empat bulan lalu, lembaga ini aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak konflik, termasuk penduduk Gaza yang terkurung dalam blokade. Abdalfatah mengapresiasi upaya Baznas untuk memastikan bahwa bantuan mencapai penerima yang benar-benar membutuhkan.

Dubes Palestina juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Baznas dengan pemerintah Indonesia dalam menyalurkan bantuan. “Kerja sama ini akan mengoptimalkan pengiriman bantuan, baik berupa kebutuhan pokok maupun alat-alat medis untuk masyarakat Gaza,” katanya. Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut telah mencapai target yang diharapkan, yaitu mengurangi beban penderitaan warga Palestina di tengah situasi yang tidak menentu.

Adanya dukungan dari Baznas juga menjadi bukti bahwa kepedulian kemanusiaan di Indonesia terus berkembang. Dengan semangat gotong-royong yang dipegang oleh masyarakat, lembaga zakat ini mampu menjadi mitra yang andal dalam memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara. “Kita harus bersyukur karena Baznas menjadi wadah untuk menyalurkan bantuan secara cepat dan transparan,” ujarnya.

Dubes Palestina berharap bahwa keberhasilan kerja sama dengan Baznas akan menjadi contoh baik dalam mendukung kegiatan kemanusiaan di tingkat internasional. “Baznas menunjukkan bahwa lembaga zakat dapat menjadi pilar penting dalam membangun persahabatan antarnegara,” katanya. Ia juga menekankan bahwa bantuan dari Indonesia merupakan bagian dari keadilan global yang ingin dicapai.

Dalam rangkaian kunjungan ke Jakarta, Abdalfatah menyampaikan apresiasi khusus kepada rakyat Indonesia yang terus berdonasi untuk Palestina. “Bantuan ini adalah bentuk solidaritas yang tidak pernah lekang, baik dari kalangan umat Islam maupun seluruh masyarakat,” ujarnya. Ia berharap bantuan ini bisa terus berlanjut, bahkan setelah konflik berakhir, karena Indonesia telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa.

Kehadiran Dubes Palestina