Kebijakan Baru: Kemendiktisaintek: Peringkat Kampus Indonesia Meningkat di QS WUR, UI Teratas

fgdk7lyqbun9k6injl5n

Kemendiktisaintek: Peringkat Kampus Indonesia Naik di QS WUR, UI Puncak

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengungkapkan bahwa sejumlah perguruan tinggi Indonesia berhasil meningkatkan posisi mereka dalam peringkat QS World University Rankings (QS WUR) 2026. Beberapa universitas mampu memasuki 400 besar institusi terbaik dunia. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menegaskan bahwa hasil ini mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional.

Menurut Badri, universitas-universitas yang masuk peringkat QS WUR 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. “Alhamdulillah, banyak perguruan tinggi kita yang berhasil meraih peningkatan cukup signifikan,” papar dia dalam Diseminasi Informasi dan Publikasi Program Kemendiktisaintek Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (13/3).

“UI 189, UGM 224, ITB 255, UNAIR 287, IPB 399,” sebut Badri.

Di antara kampus-kampus Indonesia, Universitas Indonesia (UI) menjadi yang teratas dengan peringkat ke-189 secara global. Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di urutan ke-224, sementara Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati peringkat 255. Selain itu, Universitas Airlangga dan IPB University juga masuk dalam 400 besar dengan masing-masing berada di posisi 287 dan 399.

Badri menambahkan bahwa pemerintah juga akan terus mendorong peningkatan kualitas institusi pendidikan lainnya. “Batch berikutnya dengan sekuat tenaga akan kita dorong adalah ITS 509 dan UNDIP 541,” jelasnya. QS WUR mengukur ribuan perguruan tinggi global berdasarkan kriteria seperti reputasi akademik, kredibilitas lulusan di industri, rasio dosen dan mahasiswa, serta produktivitas dan dampak riset.