Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Penjelasan Waktunya

e03e38e7 4270 45b0 be63 dd077704c9aa 0

Malam Lailatul Qadar 2026: Penjelasan Tentang Waktu dan Maknanya

Dalam bulan Ramadan, Malam Lailatul Qadar dianggap sebagai malam yang sangat istimewa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam tersebut, karena nilai kebaikannya dinilai lebih besar dari seribu bulan. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 3, yang menyatakan bahwa malam tersebut memiliki keistimewaan luar biasa. Oleh karena itu, banyak umat berusaha meningkatkan ketaatan pada akhir Ramadan untuk meraih keberkahan malam yang misterius ini.

Perkiraan Tanggal Malam Lailatul Qadar 2026

Badan Penetapan Hari Raya Kementerian Agama mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1447 H berlangsung pada 19 Februari 2026, Kamis. Dengan demikian, hari-hari ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan, yang diperkirakan menjadi kandidat Lailatul Qadar, adalah:

  • 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026
  • 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
  • 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
  • 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
  • 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026

Meski demikian, hari pasti Lailatul Qadar ditentukan oleh ketetapan Allah SWT, sehingga tidak bisa dihitung secara pasti oleh manusia.

Tanda-Tanda Khas Malam Lailatul Qadar

Dikutip dari detikcom, beberapa tanda yang diyakini muncul saat Lailatul Qadar terjadi antara lain:

“Bulan terlihat bulat dan besar seperti potongan baskom.”

Suasana malam terasa damai, dengan suhu tidak terlalu panas atau dingin. Matahari terbit pagi hari dengan cahaya lembut yang tidak menyilaukan. Malam tersebut juga dirasakan sangat nyaman dan menenangkan oleh banyak orang.

Amanat Ibadah dan Doa untuk Malam Mulia

Untuk memperoleh keutamaan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Beberapa amalan yang disarankan meliputi:

  • Salat malam (qiyamul lail) sebagai bentuk ketaatan.
  • Menambahkan doa, seperti: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
  • Memperbanyak dzikir dan istighfar, sebagaimana dilakukan Rasulullah SAW dalam sepuluh hari terakhir Ramadan.

Rasulullah SAW juga menekankan bahwa siapa yang menjalani malam Lailatul Qadar dengan iman dan harapan mendapatkan pahala, maka dosa-dosanya akan diampuni. (HR Bukhari dan Muslim)

Karena waktu pasti Lailatul Qadar tidak diketahui, umat Islam disarankan untuk tetap beribadah secara intens sepanjang sepuluh hari terakhir Ramadan. Ini agar tidak terlewatkan kesempatan berbicara dengan malam penuh kemuliaan tersebut.

Referensi

Artikel ini terbit di CNBC Indonesia, dengan informasi tambahan dari detikcom.

Gambas: Video CNBC

Artikel berikutnya: Resmi! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh 18 Februari 2026