Finance

IHSG Sepekan Menguat 4,90 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.583 Triliun

codex-357ecff419644c0381c3e246e516468d
Foto : Elizabeth Martinez - eksplorasiindonesia.com
Daftar Isi
  1. IHSG Menguat Hampir 5 Persen dalam Sepekan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

IHSG Menguat Hampir 5 Persen dalam Sepekan

Eksplorasiindonesia.com – Pasar saham Indonesia menutup pekan perdagangan 19-23 Oktober 2026 dengan kinerja positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,90 persen dan berakhir di posisi 5.439, setelah pada akhir pekan sebelumnya berada di level 5.185.

Kenaikan indeks tersebut berlangsung di tengah aktivitas perdagangan yang semakin ramai. Nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) turut bertambah 4,66 persen, dari Rp9.157 triliun menjadi Rp9.583 triliun. Pergerakan ini menunjukkan nilai gabungan perusahaan tercatat di bursa meningkat selama lima hari perdagangan.

Penguatan IHSG tidak hanya ditopang sejumlah saham tertentu. Sebaran kenaikan terlihat cukup luas, dengan 651 saham atau sekitar 67 persen dari saham yang diperdagangkan mencatat kenaikan harga. Di sisi lain, 155 saham, setara sekitar 16 persen, mengalami penurunan, sedangkan 157 saham lainnya bergerak tetap.

Nilai Transaksi Harian Meningkat Tajam

Rata-rata nilai transaksi harian menjadi komponen yang mencatat pertumbuhan paling besar selama pekan tersebut. Angkanya naik 25,42 persen menjadi Rp20,34 triliun per hari. Pada pekan sebelumnya, rata-rata transaksi harian tercatat Rp16,22 triliun.

Frekuensi perdagangan juga tumbuh. Rata-rata jumlah transaksi harian mencapai 1,95 juta kali, meningkat 13,80 persen dibandingkan 1,72 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Bertambahnya frekuensi menggambarkan aktivitas jual beli yang lebih aktif di pasar reguler.

Meski demikian, rata-rata volume saham yang berpindah tangan justru tercatat 39,96 miliar saham per hari. Jumlah itu berubah 9,39 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 44,10 miliar saham. Perbedaan antara kenaikan nilai transaksi dan perubahan volume dapat mencerminkan pergeseran minat perdagangan pada saham dengan nilai transaksi lebih besar.

Dari jumlah emiten yang bergerak, saham yang naik lebih dari 2 persen mencapai 580 emiten. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan 115 saham yang turun lebih dari 2 persen. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pasar terjadi pada kelompok saham yang cukup beragam, bukan hanya pada segelintir saham berkapitalisasi besar.

Seluruh Sektor Berakhir di Zona Hijau

Seluruh indeks sektoral mencatat penguatan sepanjang periode pengamatan. Transportasi dan logistik tampil sebagai sektor dengan kenaikan tertinggi, yaitu 9,02 persen. Kinerja sektor ini menjadi salah satu pendorong utama sentimen positif di pasar saham selama sepekan.

Sektor energi mengikuti dengan penguatan 6,37 persen, sementara indeks infrastruktur bertambah 5,68 persen. Sektor properti dan real estat naik 5,39 persen, sedangkan sektor keuangan menguat 4,96 persen.

Indeks sektor industri juga mencatatkan kenaikan 4,39 persen. Bahan baku bertambah 4,09 persen, barang konsumen primer naik 3,50 persen, dan barang konsumen nonprimer menguat 3,44 persen. Sektor kesehatan mencatat pertumbuhan 3,03 persen.

Teknologi menjadi sektor dengan kenaikan paling terbatas, hanya 0,03 persen. Walaupun pertumbuhannya tipis, sektor tersebut tetap menutup pekan di wilayah positif bersama seluruh kelompok industri lainnya.

Arus Dana Asing Masih Menekan Pasar

Di balik reli indeks dan meluasnya saham yang menguat, tekanan dari investor asing masih berlangsung. Sepanjang pekan 19-23 Oktober 2026, investor asing membukukan penjualan bersih Rp6,67 triliun, setara 369,83 juta dolar AS.

Nilai penjualan bersih tersebut lebih besar daripada pekan sebelumnya, ketika investor asing mencatat net sell Rp3,19 triliun atau 177,04 juta dolar AS. Dalam denominasi rupiah, tekanan jual bersih asing meningkat sekitar 109,2 persen secara mingguan.

Penjualan bersih asing berarti nilai saham yang dijual investor asing lebih tinggi daripada nilai pembeliannya dalam periode yang sama. Namun, data pekan ini juga menunjukkan bahwa minat beli di pasar domestik tetap mampu menopang penguatan indeks, terlihat dari naiknya nilai transaksi, frekuensi perdagangan, serta dominasi saham yang berakhir menguat.

Pergerakan IHSG selama sepekan menggambarkan pasar yang aktif dengan kenaikan lintas sektor, meski arus dana asing masih menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Dengan kapitalisasi pasar yang kembali meningkat ke Rp9.583 triliun, perubahan sentimen perdagangan berikutnya akan tetap penting bagi arah pasar saham domestik.

Frequently Asked Questions

What is IHSG Sepekan Menguat 4 90 Persen?

IHSG Sepekan Menguat 4 90 Persen is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IHSG Sepekan Menguat 4 90 Persen matter?

IHSG Sepekan Menguat 4 90 Persen matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Elizabeth Martinez - eksplorasiindonesia.com

Elizabeth Martinez - eksplorasiindonesia.com

Elizabeth Martinez adalah jurnalis lifestyle dan travel yang menulis tentang budaya, kuliner, dan pengalaman perjalanan modern di Indonesia. Dengan latar belakang komunikasi media dan publikasi digital, ia telah berkontribusi pada berbagai platform yang membahas wisata kuliner, perjalanan kota, serta tren pariwisata.

Tulisan Elizabeth sering menyoroti pengalaman lokal yang autentik, mulai dari pasar tradisional, makanan khas daerah, hingga gaya hidup masyarakat di berbagai kota Indonesia. Ia berusaha menghadirkan perspektif yang membantu pembaca memahami budaya lokal sekaligus merencanakan perjalanan yang lebih bermakna.