Finance

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen, SEMA-WMUU Pimpin Top Losers

codex-a6c2fe694a46408f9084132ea64f3b3f
Foto : Daniel Miller - eksplorasiindonesia.com
Daftar Isi
  1. IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen
  2. ARII, PEVE, dan SAFE Masuk Top Gainers
  3. SEMA, TRIN, dan WMUU Pimpin Top Losers
  4. FAQ IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok
  5. Related Reading

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Eksplorasiindonesia.com – JAKARTA, IHSG hari ini ditutup anjlok nyaris 2 persen pada akhir perdagangan Kamis (8/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan melemah 115,44 poin atau 1,88 persen dan berakhir di level 6.031. Tekanan jual terlihat cukup luas, tercermin dari 518 saham yang turun, sementara hanya 187 saham menguat dan 258 saham bergerak stagnan.

Pelemahan IHSG hari ini menunjukkan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia berada dalam tekanan. Aktivitas perdagangan mencatatkan nilai transaksi Rp12,5 triliun, dengan volume 57,2 miliar saham yang berpindah tangan sepanjang sesi perdagangan.

Indeks Utama dan Mayoritas Sektor Berada di Zona Merah

Selain IHSG yang ditutup melemah, sejumlah indeks utama juga berakhir di zona merah. Indeks LQ45 turun 1,99 persen ke level 593. Indeks JII terkoreksi 2,06 persen ke 359, sedangkan IDX30 melemah 1,66 persen menjadi 330. Indeks MNC36 juga turun 1,90 persen ke posisi 261.

Tekanan pada perdagangan hari itu melanda mayoritas indeks sektoral. Sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, bahan baku, keuangan, teknologi, konsumer siklikal, infrastruktur, dan industri tercatat melemah. Di tengah kondisi tersebut, hanya sektor transportasi dan kesehatan yang masih mampu bergerak menguat.

IHSG hari ini ditutup anjlok nyaris 2 persen ke level 6.031, dengan jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.

ARII, PEVE, dan SAFE Masuk Top Gainers

Meski IHSG hari ini ditutup anjlok, sejumlah emiten tetap mencatatkan kenaikan signifikan. PT Atlas Resources Tbk dengan kode saham ARII memimpin daftar top gainers setelah naik 24,86 persen ke Rp452 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Penta Valent Tbk atau PEVE yang menguat 24,85 persen ke Rp412. Saham PT Steady Safe Tbk dengan kode SAFE juga mencatatkan penguatan 24,83 persen dan ditutup pada harga Rp905 per saham.

SEMA, TRIN, dan WMUU Pimpin Top Losers

Di sisi lain, daftar saham yang mengalami penurunan terbesar dipimpin PT Semacom Integrated Tbk atau SEMA. Saham SEMA turun 14,67 persen dan berakhir di Rp384 per saham. Pelemahan tersebut menempatkan SEMA sebagai salah satu top losers pada perdagangan hari itu.

PT Perintis Triniti Properti Tbk dengan kode TRIN juga masuk jajaran saham tertekan setelah turun 14,39 persen ke Rp238. Sementara itu, PT Widodo Makmur Unggas Tbk atau WMUU melemah 12,12 persen dan ditutup pada harga Rp29 per saham.

FAQ IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok

Berapa penurunan IHSG pada perdagangan hari ini?

IHSG turun 115,44 poin atau 1,88 persen dan ditutup di level 6.031 pada Kamis (8/10/2026).

Berapa nilai transaksi perdagangan saham?

Nilai transaksi mencapai Rp12,5 triliun dengan 57,2 miliar saham diperdagangkan.

Sektor apa yang masih menguat saat IHSG melemah?

Sektor transportasi dan kesehatan menjadi dua sektor yang tercatat menguat, ketika mayoritas sektor lainnya berada di zona merah.

Saham apa saja yang memimpin top losers?

SEMA, TRIN, dan WMUU menjadi saham yang masuk jajaran top losers. SEMA turun 14,67 persen, TRIN melemah 14,39 persen, dan WMUU terkoreksi 12,12 persen.

Daniel Miller - eksplorasiindonesia.com

Daniel Miller - eksplorasiindonesia.com

Daniel Miller adalah penulis perjalanan dan pencerita budaya yang berfokus pada eksplorasi destinasi unik di Asia Tenggara. Selama lebih dari satu dekade, ia telah menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari desa pesisir, taman nasional, hingga kota bersejarah, sambil mendokumentasikan tradisi lokal, kuliner daerah, dan keindahan alam yang jarang diketahui wisatawan.

Daniel dikenal melalui tulisan panduan perjalanan yang informatif dan mudah dipahami. Ia menggabungkan pengalaman langsung dengan riset mendalam untuk membantu pembaca memahami keragaman budaya dan destinasi wisata di Indonesia.

Selain menulis, Daniel juga gemar memotret lanskap alam, menjelajahi jalur pendakian tropis, serta mempelajari kehidupan masyarakat lokal yang menjadi bagian penting dari kekayaan Indonesia.