Jadi Hantu POTE, Daniel Ekaputra Rela Duduk 4 Jam untuk Makeup
Daftar Isi
Daniel Ekaputra Habiskan Empat Jam untuk Menjadi Hantu Pote
Eksplorasiindonesia.com – Jadi Hantu POTE Daniel Ekaputra membutuhkan persiapan panjang sebelum tampil di serial orisinal Vision+ berjudul POTE. Aktor ini harus duduk di kursi tata rias selama minimal empat jam untuk membentuk penampilan karakter Pote dengan detail yang sesuai kebutuhan cerita.
Waktu tersebut diperlukan karena tampilan Pote tidak dibuat secara sederhana. Riasan karakter ini memiliki banyak detail yang harus dikerjakan teliti, terutama agar hasilnya tetap meyakinkan saat kamera menyorot wajah Daniel dari jarak dekat. Adegan close-up membuat setiap unsur makeup menjadi sangat penting.
“Ini kan bentuk dari Pote ini sangat-sangat detail ya, apalagi kalau banyak close-up shot. Jadi yang harus paling banyak persiapan itu dari makeup sih. Makeup sendiri itu aku bisa minimal empat jam,” kata Daniel saat press conference POTE.
Proses perubahan penampilan itu menjadi salah satu bagian besar dari pekerjaan Daniel dalam membawakan tokoh horor. Ia tidak hanya mengenakan kostum, melainkan menjalani tahapan makeup yang membantu menghadirkan identitas visual Pote. Penonton nantinya melihat sosok yang menyeramkan, sementara di balik layar ada persiapan berjam-jam sebelum pengambilan gambar dimulai.
Menunggu di Kursi Makeup Jadi Waktu Beristirahat
Meski harus melewati waktu yang cukup lama, Daniel memilih menghadapi proses tersebut dengan santai. Menurutnya, tahap makeup memang terasa rumit, tetapi ia dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk tidur atau beristirahat sebelum mulai berakting di lokasi syuting.
“Ribet banget, asli. Tapi ya akunya tinggal tidur doang sambil di-makeup,” ujar Daniel sambil tertawa.
Pengalaman Jadi Hantu POTE Daniel Ekaputra memperlihatkan bahwa peran horor menuntut kesiapan fisik sejak sebelum kamera menyala. Ketahanan duduk dalam waktu lama menjadi bagian dari rutinitasnya, khususnya ketika riasan yang digunakan perlu dipasang dengan presisi. Persiapan itu dilakukan demi mendukung tampilan karakter yang konsisten di setiap adegan.
Namun, makeup bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Daniel juga harus memastikan Pote tidak hanya terlihat menakutkan secara visual. Ia ingin karakter tersebut mempunyai kekuatan dan kepribadian yang terasa jelas, sehingga kehadirannya di dalam cerita memiliki makna lebih dari sekadar sosok hantu.
“Untuk tantangannya mungkin si Pote ini bukan hanya untuk sekadar terlihat seram aja, tapi dia harus terlihat untuk selalu kuat karakternya,” katanya.
Bangun Karakter Pote Bersama Billy Christian
Untuk menemukan pendekatan yang tepat, Daniel banyak berdiskusi dengan Billy Christian sebagai sutradara POTE. Komunikasi antara aktor dan sutradara membantu menyatukan gagasan Daniel mengenai peran tersebut dengan gambaran karakter yang dibutuhkan dalam serial.
Daniel menilai Billy Christian sangat komunikatif ketika menjelaskan seperti apa sosok Pote yang ingin ditampilkan. Keterbukaan dalam bertukar ide membuat proses pencarian karakter berjalan lebih mudah. Dengan begitu, pengalaman yang dibawa Daniel dapat bertemu dengan visi penyutradaraan dalam satu arah yang sama.
“Mas Billy sendiri sebagai sutradara itu dia sangat-sangat komunikatif, dia pengin aku jadi Pote itu kayak gimana sih. Jadi apa yang aku bawa ke sini dan apa yang Mas Billy mau itu gampang ketemunya,” kata Daniel.
Kerja sama ini penting karena karakter horor biasanya dibangun dari banyak unsur sekaligus. Akting, ekspresi, gerak tubuh, makeup, kostum, hingga arahan pengambilan gambar harus saling mendukung. Riasan empat jam dapat membentuk wajah Pote, tetapi pendalaman karakter membantu Daniel membuat tokoh tersebut terasa hidup di layar.
Pengalaman Horor Menjadi Bekal
Daniel telah memiliki pengalaman dari sejumlah judul horor sebelumnya. Bekal itu membuatnya tidak datang ke proyek POTE tanpa pemahaman mengenai tuntutan genre. Meski begitu, ia tetap perlu beradaptasi karena setiap tokoh horor memiliki dunia, emosi, dan pendekatan yang berbeda.
“Dan aku kan sebelumnya pernah tergabung di beberapa judul horor juga, jadi aku datang ke sini bukan dengan cangkir yang kosong,” kata Daniel.
Dalam peran ini, pengalaman tersebut menjadi dasar untuk menggali karakter Pote bersama sutradara. Daniel tetap menyesuaikan interpretasinya agar sesuai dengan kebutuhan serial, termasuk menjaga karakter Pote agar tampil kuat dan tidak berhenti pada kesan seram semata.
FAQ tentang Peran Pote yang Dibawakan Daniel Ekaputra
Berapa lama Daniel Ekaputra menjalani makeup untuk Pote?
Daniel Ekaputra menghabiskan minimal empat jam untuk proses makeup karakter Pote. Durasi tersebut dibutuhkan karena riasannya memiliki detail yang harus terlihat baik, termasuk dalam adegan close-up.
Apa tantangan utama Daniel saat memerankan Pote?
Selain proses tata rias yang panjang, Daniel perlu membuat Pote memiliki karakter yang kuat. Ia tidak ingin tokoh itu hanya mengandalkan tampilan menakutkan, tetapi juga terasa utuh dalam cerita.
Siapa sutradara serial POTE?
Serial POTE disutradarai Billy Christian. Daniel dan Billy melakukan diskusi untuk menyatukan pendekatan akting dengan visi karakter yang ingin dihadirkan.
Jadi Hantu POTE Daniel Ekaputra menjadi proses yang memadukan kesabaran, transformasi visual, dan pendalaman akting. Empat jam di kursi makeup merupakan awal dari upaya Daniel untuk menghadirkan Pote sebagai karakter horor dengan penampilan rinci dan kepribadian yang kuat.