Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut, Duel Superfight Inggris Terancam Batal
Daftar Isi
Eksplorasiindonesia.com – MIAMI, Duel akbar tinju antara Tyson Fury vs Anthony Joshua terancam kembali gagal setelah Fury melontarkan kritik keras kepada calon lawannya. Petinju berjuluk Gypsy King itu menyebut Joshua sebagai pengecut karena belum ada kesepakatan terkait lokasi pertarungan yang sangat dinantikan penggemar tinju dunia. Pertarungan bertajuk "Battle of Britain" sebelumnya sudah disepakati untuk digelar pada tahun ini.
Namun, rencana duel dua petinju kelas berat asal Inggris tersebut kini terganggu akibat perbedaan pandangan soal venue pertandingan. Kubu Anthony Joshua melalui promotor Eddie Hearn menginginkan pertarungan berlangsung di Inggris, khususnya Stadion Wembley yang dianggap sebagai lokasi ideal untuk duel bersejarah tersebut. Sementara pihak lain, termasuk Netflix dan Turki Alalshikh, lebih mendorong agar laga digelar di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat.
Promotor Tyson Fury, Frank Warren, bahkan memberikan batas waktu kepada kubu Joshua untuk segera menyelesaikan kesepakatan terkait lokasi pertandingan. Tenggat waktu tersebut semakin dekat, tetapi kedua pihak belum menemukan titik temu. Situasi tersebut membuat Fury kehilangan kesabaran.
Dalam unggahan video di Instagram Stories, dia secara terbuka menyindir Joshua dan mempertanyakan keseriusan rivalnya untuk naik ring. "Ini adalah pembaruan hari Rabu. Joshua, di mana kamu?" kata Fury dalam videonya, dikutip dari Sport Bible.
"Masih belum ada kesepakatan. Ini mulai melelahkan. Saya sudah siap bertarung di semua lokasi yang disebutkan.
Inggris, Irlandia, Vegas, New York, kembali ke Inggris, kembali ke Irlandia, kembali ke New York," ujar Fury. Petinju asal Inggris itu menegaskan dia tidak pernah memberikan banyak syarat terkait lokasi pertarungan. Menurut dia, keputusan venue seharusnya tidak menjadi hambatan untuk mewujudkan duel besar tersebut.
"Saya selalu mengatakan ya, ya, ya, ya, ya setiap kali. Tanpa syarat apa pun," ucap Fury. Fury kemudian melontarkan tuduhan keras kepada Joshua.
Dia menilai lawannya tidak benar-benar menginginkan pertarungan tersebut meski peluang duel sudah terbuka selama bertahun-tahun. "Faktanya, saya merasa kamu bersikap seperti pengecut. Saya merasa kamu tidak menginginkan pertarungan ini dan hanya mempermainkan semua orang.
Saya merasa kamu sudah melakukan itu selama bertahun-tahun," kata Fury. Fury juga mengingatkan usia mereka yang sudah tidak muda lagi. Kedua petinju saat ini berada di usia akhir 30-an sehingga kesempatan untuk mempertemukan dua nama besar Inggris itu semakin terbatas.
"Kita berdua berusia 37 dan 38 tahun. Mari bertarung, ini hanya pertandingan tinju," ujar Fury. Dia bahkan menyebut Joshua pernah mengalami kekalahan dalam kariernya dan tidak perlu takut menghadapi risiko di atas ring.
"Kamu sudah pernah dihantam sebelumnya. Kamu sudah pernah kalah dengan KO beberapa kali, lalu kenapa? Hal terburuk apa yang bisa terjadi?" kata Fury.
Jika duel tersebut benar-benar batal, penggemar tinju dunia akan kembali kecewa setelah bertahun-tahun menunggu pertarungan dua mantan juara dunia kelas berat Inggris itu. Frank Warren sebelumnya juga memperingatkan pertandingan bisa dibatalkan apabila kubu Joshua tidak segera menyelesaikan kesepakatan. Sementara itu, Fury mengklaim persiapannya di Miami berjalan positif dan dia siap menghadapi Joshua kapan pun.
Pertarungan Fury kontra Joshua dianggap sebagai salah satu duel terbesar dalam sejarah tinju Inggris modern. Namun, jika masalah lokasi tidak segera selesai, laga yang sudah lama dinantikan itu berpotensi hilang dari kalender 2026.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut?
Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut matter?
Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Pengecut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.