Alcaraz raih kemenangan telak saat kembali ke semifinal Monte-Carlo

Alcaraz raih kemenangan telak saat kembali ke semifinal Monte-Carlo
Jakarta – Carlos Alcaraz melanjutkan dominasinya di Monte-Carlo Masters dengan mengalahkan Alexander Bublik 6-3, 6-0 dalam pertandingan Jumat, hanya kehilangan tiga gim untuk mencapai babak semifinal di Monako. Pemain berusia 22 tahun ini kini memasuki babak kedua secara beruntun untuk tahun kedua berturut-turut.
Petualangan di Lapangan Tanah Liat
Bermain di lapangan tanah liat, Alcaraz menghadapi Bublik untuk pertama kalinya. Ia mengatasi variasi pukulan lawan dengan pertukaran bola yang dinamis, sehingga mengantarkan keunggulan di set pembuka. Dalam set kedua, Alcaraz mengunci kemenangan ke-300 di level turnamen profesional, menurut data ATP.
“Saya memulai pertandingan dengan cukup baik, tapi kehilangan feeling pada bola sejenak,” ujar Alcaraz setelah pertandingan, dikutip dari ATP. “Saya harus bergerak ke samping dan bertahan, lalu beberapa gim memberi saya kepercayaan diri untuk melanjutkan pertandingan.”
“Saya bermain agresif dan menciptakan pertandingan solid melawan pemain yang tidak menunjukkan pola konsisten. Saya senang bisa kembali ke semifinal, dan harapan besar untuk meraih gelar di sini,” tambah pemain peringkat pertama dunia itu.
Alcaraz sempat mengalami kekalahan di babak ketiga Miami Open melawan Sebastian Korda bulan lalu, tetapi kini terlihat lebih percaya diri setelah beberapa kemenangan beruntun di Monako. Setelah mengalahkan Sebastian Baez dan Tomas Martin Etcheverry, ia memastikan langkahnya ke semifinal setelah mengatasi Bublik.
Mengincar trofi ketiga di 2026, Alcaraz telah mencapai Career Grand Slam di Australian Open Januari lalu. Dengan mengalahkan Jannik Sinner di Roland Garros tahun lalu, ia mengoleksi kemenangan di Roma dan turnamen besar lainnya, serta 16 pertandingan terakhir di lapangan tanah liat.
Semifinal hari Sabtu (11/4) akan melihat Alcaraz melawan Alex de Minaur atau Valentin Vacherot. Kemenangan melawan Lorenzo Musetti di final tahun sebelumnya membawa gelar ATP Masters 1000 pertamanya. Kini, ia tinggal butuh dua kemenangan lagi untuk mempertahankan prestasi di Monte-Carlo.
