Kebijakan Baru: Kemkomdigi pastikan anggaran tepat sasaran untuk pelayanan publik

Kemkomdigi pastikan anggaran tepat sasaran untuk pelayanan publik
Dari Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan penggunaan dana negara menjadi lebih efisien setelah realisasi penindakan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mencapai 91,48 persen. Ismail, Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, mengatakan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK bukan sekadar keharusan administratif, tetapi alat untuk memastikan uang negara kembali manfaatkan bagi kepentingan rakyat.
“Setiap rekomendasi kami tindaklanjuti agar penggunaan anggaran semakin tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat,” tutur Ismail dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Kemkomdigi menduduki posisi sebagai salah satu lembaga dengan tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK per semester I 2025 di atas 90 persen. Anggaran yang mencapai lebih dari Rp1 triliun turut memengaruhi kualitas pelaksanaan program, termasuk pengembangan akses internet, dukungan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) digital, dan penguatan perlindungan masyarakat dalam ruang digital.
Strategi Terhubung: Memperluas akses internet
Dalam aspek Terhubung, anggaran dipakai untuk meningkatkan cakupan layanan internet ke daerah terpencil, memperkuat infrastruktur jaringan di area padat pengguna, serta menjamin kestabilan layanan publik digital. Upaya ini mendukung kegiatan belajar daring, pelayanan kesehatan jarak jauh, dan proses administrasi pemerintahan yang lebih cepat.
Strategi Tumbuh: Mendorong ekonomi digital
Untuk aspek Tumbuh, dana dialokasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Fokus utama adalah membimbing UMKM masuk ke platform daring, memperkuat koperasi desa berbasis teknologi, serta menyelenggarakan pelatihan bagi pelajar dan masyarakat umum agar siap bersaing di pasar kerja digital.
Strategi Terjaga: Melindungi ruang digital
Pada bagian Terjaga, anggaran ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan masyarakat dalam ruang digital. Program prioritas mencakup implementasi kebijakan perlindungan anak, penguatan literasi digital, serta pengawasan terhadap konten berisiko dan penyalahgunaan data pribadi.
Kemkomdigi berkomitmen bahwa strategi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga akan memberikan manfaat nyata. Peningkatan disiplin dalam penggunaan anggaran diharapkan mendorong keberlanjutan pelayanan digital yang merata, aman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
