Visit Agenda: Dewa United Putus Kontrak Jan Olde Riekerink, Empat Musim Penuh Sejarah Resmi Berakhir

3de99a0c-79ea-4bce-b984-e7453e1d1352-0

Dewa United Banten FC Resmi Putus Kontrak dengan Jan Olde Riekerink, Perjalanan Empat Musim Berakhir

Visit Agenda – Dewa United Banten FC secara resmi memutus hubungan kerja sama dengan pelatih kepala Jan Olde Riekerink. Keputusan ini menandai berakhirnya era kebersamaan yang berlangsung selama empat musim. Sejak bergabung, Jan Olde Riekerink telah memimpin tim Banten Warriors dalam berbagai transformasi, termasuk perjalanan dari kasta rendah menuju kompetisi Asia. Presiden klub, Ardian Satya Negara, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi sang pelatih, yang dianggap menjadi bagian penting dalam kiprah Dewa United di sepak bola nasional.

Kepemimpinan Jan Olde Riekerink: Dari Papan Bawah ke Papan Atas

Dalam wawancara di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (4/7/2026), Ardian Satya Negara menegaskan bahwa Jan Olde Riekerink telah memberikan dampak besar pada pertumbuhan klub. “Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh secara perlahan,” ujarnya. Presiden memaparkan bahwa perjalanan Dewa United dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah hingga bisa bersaing di papan atas tidak terlepas dari dedikasi dan usaha Jan Olde bersama seluruh staf pelatih.

“Dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah, kemudian mampu bersaing di papan atas, hingga akhirnya membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia untuk pertama kalinya. Perjalanan itu tentu tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras beliau bersama seluruh staf pelatih,” tuturnya.

Ardian juga menyoroti pencapaian krusial selama empat musim terakhir. Salah satu momen bersejarah adalah saat Dewa United finis sebagai runner-up Liga 1, sekaligus meraih tiket pertama ke kompetisi Asia. “Itu adalah titik penting dalam perjalanan Dewa United, dan Coach Jan memiliki peran yang sangat besar di dalamnya,” tambahnya. Meski perjanjian kerja telah berakhir, Ardian memastikan bahwa perpisahan ini dilakukan dengan rasa hormat dan kebanggaan.

Pencapaian dalam Empat Musim: Dari Pemulihan ke Puncak

Jan Olde Riekerink tidak hanya membawa perubahan dari segi permainan, tetapi juga membangun fondasi yang membuat Dewa United berkembang secara konsisten. Pada musim pertamanya, tim berhasil menutup Liga 1 di peringkat ke-17, yang menjadi langkah awal dalam proses pemulihan. Setelah itu, keberhasilan mulai terlihat: di musim berikutnya, Dewa United melonjak ke posisi kelima, menunjukkan kemajuan signifikan.

Perjalanan menanjak ke puncak pencapaian terjadi pada musim 2024-2025. Tim Banten Warriors finis sebagai runner-up Liga 1, sekaligus mengamankan tiket pertama ke AFC Challenge League. Ini adalah momen yang sangat berharga, karena Dewa United akhirnya mampu berlaga di level kompetisi Asia. Di musim 2025-2026, klub kembali mencatat sejarah dengan melangkah hingga babak perempat final AFC Challenge League. Meski di kompetisi domestik, tim menutup musim di posisi ketujuh, pencapaian ini menegaskan bahwa Jan Olde Riekerink telah memberikan kontribusi yang luar biasa.

Kepemimpinan Berkesan: Apresiasi untuk Kontribusi Sang Pelatih

Dewa United Banten FC mempertahankan rasa hormat terhadap Jan Olde Riekerink, meski hubungan kerja sama berakhir. Ardian Satya Negara mengakui bahwa perubahan yang terjadi selama empat tahun terakhir adalah hasil dari usaha bersama antara pelatih dan seluruh tim. “Kami mendoakan Coach Jan dan jajarannya beserta keluarga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan untuk perjalanan berikutnya,” jelasnya. “Apa yang telah beliau berikan akan selalu menjadi bagian dari sejarah Dewa United Banten FC,” tambahnya.

Kesuksesan yang Terukir dalam Sejarah Klub

Jan Olde Riekerink dikenang sebagai pelatih yang membawa perubahan berkelanjutan bagi Dewa United. Selama kiprahnya di klub, keberhasilan berikutnya tercipta melalui berbagai langkah strategis. Misalnya, dari posisi kelima di Liga 1, tim terus menunjukkan peningkatan, hingga akhirnya mampu meraih peringkat runner-up. Ini adalah prestasi yang menggembirakan, terutama karena pengalaman di Asia menjadi bukti kemajuan Dewa United.

Di level kompetisi Asia, Dewa United mencatatkan langkah pertama mereka sejak didirikan. Jan Olde Riekerink juga memastikan tim tetap kompetitif dalam segala aspek, mulai dari pembinaan pemain hingga taktik pertandingan. Meski kontraknya berakhir, kiprah sang pelatih di klub tidak akan terlupakan. “Dalam sepak bola, setiap perjalanan pasti memiliki akhirnya masing-masing. Hari ini kami menutup satu bab yang penuh makna dengan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi,” kata Ardian.

Masa Depan Dewa United: Harapan dan Warisan Jan Olde

Dewa United Banten FC mengharapkan bahwa pengalaman Jan Olde Riekerink akan menjadi warisan yang berharga bagi klub. Meski masa kepelatihan berakhir, keberhasilan yang diraih selama empat musim menjadi dasar bagi pertumbuhan lebih lanjut. “Kami berharap semua langkah dan strategi yang diterapkan beliau akan terus diadopsi, sehingga Dewa United bisa mencapai tingkat lebih tinggi,” ungkap Ardian. Ia juga menekankan bahwa perjalanan tim tidak bisa dipisahkan dari peran Jan Olde dalam membangun fondasi yang kokoh.

Jan Olde Riekerink, pelatih asal Belanda, tidak hanya mengubah cara bermain Dewa United, tetapi juga meningkatkan kredibilitas klub di kancah sepak bola Indonesia. Dengan kontribusi yang luar biasa, pelatih ini menjadi bagian dari sejarah prestasi Dewa United, termasuk mendorong tim menjadi salah satu kekuatan utama di liga domestik. “Apakah dalam kondisi sulit atau saat meraih keberhasilan, beliau selalu memberikan yang terbaik untuk Dewa United,” tutur Ardian.

Sebagai penutup, Ardian Satya Negara mengingatkan bahwa perubahan dan kesuksesan yang diraih tidak terlepas dari komitmen Jan Olde Riekerink. Ia menegaskan bahwa kepergian pelatih tersebut tidak berarti akhir dari kiprahnya, melainkan awal dari sebuah babak baru. “Coach Jan akan selalu menjadi bagian dari jajaran pahlawan Dewa United,” pungkasnya. Dengan demikian, empat musim bersama Banten Warriors menjadi kenangan berharga yang tak tergantikan.