eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Tak Ada Santai! John Herdman Awasi Latihan Pemain Timnas Indonesia Meski TC Selesai

Published Juli 4, 2026 · Updated Juli 4, 2026 · By Karen Anderson

Tak Ada Santai! John Herdman Awasi Latihan Pemain Timnas Indonesia Meski TC Selesai

New Policy - Timnas Indonesia tidak berhenti melakukan persiapan meski pemusatan latihan (TC) tahap pertama telah selesai pada awal bulan Juli 2026. Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, tetap memantau perkembangan pemain dengan intensif, meski jadwal TC sudah berakhir. Meski ada jeda libur, para pemain tetap diwajibkan menjalani program latihan spesial yang disusun oleh Herdman. Program tersebut dirancang untuk menjaga kondisi fisik dan teknik sebelum kembali mengikuti TC lanjutan di Bali, yang akan dimulai pada 5 Juli 2026.

Kesiapan untuk Piala AFF 2026

Turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara, Piala AFF 2026, telah dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Dalam persiapan menghadapi ajang tersebut, Herdman memastikan pemain tetap terlibat dalam latihan meski tidak dalam suasana TC resmi. “Kita harus tetap konsisten, karena libur ini menjadi kesempatan untuk memperkuat fondasi pemain,” jelas Herdman dalam wawancara terbaru. Ini menunjukkan komitmen tinggi pelatih untuk membangun kekuatan tim secara berkelanjutan.

Dalam program yang diberikan, para pemain diberikan tugas individu yang diharapkan bisa dikerjakan di rumah atau di tempat latihan pribadi. Seluruh pemain, termasuk kiper Timnas Indonesia Cahya Supriadi, mengungkapkan bahwa mereka tetap menjalani instruksi pelatih selama masa jeda. Menurut Cahya, latihan tersebut membantu mempertahankan performa fisik setelah kompetisi selesai. “Karena ada masa off-season, pelatih memberi program untuk menjaga kemampuan kita. Saya lakukan dengan penuh semangat,” kata Supriadi.

“Persiapan ini penting agar ketika TC berikutnya dimulai, kita sudah dalam kondisi terbaik. Semangat dan konsistensi selama libur jadi bagian dari progres tim,” tambah Supriadi, yang menegaskan bahwa latihan spesial tersebut tidak hanya untuk kebugaran, tapi juga untuk mengasah teknik dan taktik sesuai arahan Herdman.

Dari sisi teknis, program latihan ini mencakup berbagai elemen seperti penguatan daya tahan, latihan umpan, dan pengembangan kemampuan individu. Herdman mengungkapkan bahwa poin utama dari program ini adalah memastikan pemain tidak kehilangan momentum. “Libur bukan berarti henti. Kita tetap bergerak, agar saat kembali ke Bali, semua pemain siap beraksi maksimal,” ujarnya.

Program latihan yang diberikan juga berfokus pada aspek mental. Herdman berharap para pemain bisa tetap fokus dan termotivasi meski tidak berada di lingkungan TC yang rutin. “Mereka harus memahami bahwa keberhasilan di Piala AFF tidak bisa dicapai tanpa usaha ekstra. Masa jeda ini adalah waktu untuk memperbaiki diri,” tutur pelatih yang dikenal berani dalam pendekatannya.

Komitmen Pemain dalam Latihan Independen

Gelandang Timnas Indonesia Rayhan Hannan juga membenarkan bahwa seluruh pemain menjalani latihan spesial yang diberikan Herdman. “Setiap pemain mengikuti program secara konsisten. Ini seperti bekal untuk TC di Bali, agar kita bisa langsung beraksi tanpa hambatan,” katanya. Menurut Rayhan, latihan tersebut tidak hanya membantu memulihkan kondisi fisik, tetapi juga memperkuat sikap mental para pemain.

“Coach John sangat teliti dalam merancang latihan. Meski kita tidak berada di lapangan bersama, program ini tetap memungkinkan kita belajar secara mandiri. Hasilnya, kita siap untuk TC berikutnya,” ungkap Rayhan, yang mengapresiasi pendekatan Herdman dalam memberi latihan independen.

Program latihan ini melibatkan berbagai macam kegiatan, mulai dari latihan teknik kaki hingga simulasi pertandingan. Herdman juga memberikan panduan tentang cara mengatur waktu dan pola makan agar pemain tetap dalam kondisi optimal. “Kami ingin semua pemain tetap terjaga kualitasnya, jadi program ini dirancang dengan matang,” jelasnya.

Sebagai pelatih yang pernah membawa timnas Kanada ke babak final Piala Dunia 2018, Herdman memahami pentingnya pengaturan jadwal latihan. Ia mencoba mengoptimalkan masa jeda untuk mengisi celah yang mungkin terjadi selama kompetisi. “Libur ini bisa menjadi waktu untuk memperbaiki kelemahan, tapi juga untuk membangun kekuatan. Kami tidak ingin ada pemain yang kehilangan fokus,” tegas Herdman.

Struktur Turnamen dan Persaingan Ketat

Piala AFF 2026 akan menggunakan format kandang dan tandang, yang membuat setiap pertandingan lebih menantang. Timnas Indonesia menghuni Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Dalam grup ini, setiap tim saling bersaing untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya. Persaingan diperkirakan sangat sengit, karena semua tim memiliki ambisi besar untuk memenangkan turnamen.

Herdman menyadari bahwa latihan spesial ini menjadi penjaga kondisi tim sebelum TC lanjutan dimulai. Ia yakin keberlanjutan persiapan ini akan memperkuat performa pemain di fase grup. “Mereka harus siap untuk berjuang sejak awal. Persiapan ini juga membangun mental dan kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Dengan program latihan yang terstruktur, Herdman berharap Timnas Indonesia bisa menghadapi Piala AFF 2026 dengan kesiapan maksimal. Meski TC tahap pertama telah berakhir, penjagaan terhadap pemain tidak berhenti. Dalam pandangan Herdman, keberhasilan di turnamen besar bergantung pada komitmen pemain dan pelatih selama masa jeda. “Kita tidak bisa santai. Setiap detik harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Selain itu, Herdman juga memperhatikan aspek psikologis pemain. Ia mengajak mereka untuk tetap mengikuti instruksi, bahkan jika latihan tidak dilakukan secara bersama. “Ini cara untuk menjaga hubungan dan motivasi. Mereka bisa belajar sendiri, tapi tetap dalam bimbingan kami,” jelas pelatih yang ingin membangun mental juara dalam setiap pemain.

Program latihan ini menjadi bagian dari strategi Herdman dalam menghadapi tantangan Piala AFF. Ia berharap dengan keberlanjutan persiapan, Timnas Indonesia bisa memperbaiki performa di masa depan. “Dengan latihan spesial ini, kita bisa mengisi kekurangan yang mungkin terjadi selama libur. Semoga hasilnya bisa lebih baik,” harap Supriadi, yang menekankan pentingnya konsistensi dalam latihan.

Dengan dukungan dari seluruh pemain, Herdman yakin Timnas Indonesia siap menghadapi fase grup Piala AFF 202