Liverpool dan MU Ancang-Ancang – Pemain Incaran Pastikan Hengkang dari AS Monaco usai Piala Dunia 2026
Liverpool dan Manchester United Gerakkan Strategi, Akliouche Tegaskan Arah Karier
Liverpool dan MU Ancang Ancang - Sebagai seorang pemain berbakat, Maghnes Akliouche semakin menjadi sorotan dalam bursa transfer musim panas 2025. Dalam wawancara eksklusif dengan media Prancis Nice-Matin, pemain gelandang serang AS Monaco ini secara terbuka menyatakan ambisi untuk hengkang setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Pernyataan tersebut memicu spekulasi bahwa dua raksasa Premier League, Liverpool dan Manchester United, tengah memantau langkahnya dengan intens. Meski belum ada kesepakatan resmi, Akliouche mengungkapkan bahwa masa depannya kini terbuka untuk berbagai kemungkinan.
Dalam dunia sepak bola, Piala Dunia sering menjadi momentum penting bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Akliouche, yang berusia 24 tahun, telah membuktikan kualitasnya di level klub dengan mencatatkan sembilan gol dan sembilan assist di semua kompetisi musim lalu. Performa tersebut tidak hanya menarik perhatian klub-klub besar, tetapi juga mengguncang struktur tim AS Monaco sendiri. Dengan pelatih Sebastien Pocognoli yang kini menghadapi tekanan, situasi Akliouche semakin menjadi sorotan.
"Ya, saya memang terbuka untuk pergi setelah Piala Dunia ini selesai. Namun, sejujurnya, fokus saya saat ini adalah menyelesaikan kompetisi bersama tim nasional Prancis," ujar Akliouche, dikutip dari Sport Bible.
Kompetisi tingkat dunia ini menjadi titik balik bagi banyak pemain, termasuk Akliouche. Di Piala Dunia 2026, ia diprediksi akan bersaing ketat dengan bintang Prancis lain seperti Kylian Mbappé, Michael Olise, dan Ousmane Dembele. Meski peluang untuk tampil sejak awal terbatas, turnamen ini menjadi panggung emas bagi pemain yang ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya. Akliouche mengakui kebanggaannya bisa berada di Piala Dunia dan berharap untuk membawa kebanggaan kepada keluarga serta bangsa.
Masa depan Akliouche juga menjadi perhatian klub-klub besar karena posisinya dalam radar Liverpool dan Manchester United. Klub Merseyside telah memulai persiapan setelah pergantian pelatih, sementara Setan Merah mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang Brasil Ederson. Selain itu, MU juga aktif mengejar kemungkinan transfer Lewis Hall dari Newcastle United serta Mateus Fernandes yang berada di West Ham United. Aktivitas transfer ini mengindikasikan bahwa AS Monaco mungkin mengalami perubahan signifikan di musim panas nanti.
Posisi Akliouche di timnas Prancis kini menjadi salah satu faktor utama dalam dinamika bursa transfer. Sebagai pemain yang mampu bermain di tengah maupun sisi sayap, ia dianggap sebagai solusi strategis bagi klub-klub yang membutuhkan keberagaman di lini tengah. Dengan keberhasilan menorehkan capaian di level klub, kini tinggal bagaimana klub Prancis ini menentukan arah masa depannya. Pernyataan Akliouche memperkuat tekanan dari kedua tim Inggris tersebut, yang telah lama mengawasi perkembangan karier pemain ini.
Sementara itu, AS Monaco tengah menghadapi masa krisis. Pelatih Sebastien Pocognoli dipecat dan Filipe Luis, legenda Atletico Madrid, siap menjadi pelatih baru. Situasi ini memperkuat keyakinan bahwa pemain-pemain seperti Akliouche bisa menjadi prioritas utama dalam rekrutmen. Dengan kehadiran pelatih baru, klub ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja tim dan memastikan pemain muda seperti Akliouche tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang.
"Bagi saya, Piala Dunia adalah kesempatan besar untuk menunjukkan eksposur dan kemampuan terbaik saya. Namun, saya tetap berkomitmen pada target tim nasional, karena ini adalah momen penting untuk karier saya," tambah Akliouche.
Akliouche juga mengakui bahwa kompetisi di Piala Dunia akan memberikan tekanan ekstra. Dalam turnamen bergengsi ini, pemain harus mampu menunjukkan konsistensi dan performa tinggi, terlepas dari tekanan dari klub. Meski demikian, ia yakin bahwa kualitas yang dimiliki akan membuatnya layak untuk dipertimbangkan oleh klub-klub besar. Pemain ini menegaskan bahwa meski sedang dipertimbangkan untuk hengkang, ia tetap menjunjung tinggi kepercayaan yang diberikan AS Monaco.
Sementara itu, Liverpool dan Manchester United terus bergerak cepat dalam membangun tim mereka. Setan Merah, yang berambisi kembali ke Liga Champions, telah menyusun strategi transfer yang agresif. Sementara itu, The Reds mulai memanaskan mesin mereka untuk memperkuat posisi di lini tengah. Dengan bursa transfer yang semakin panas, Akliouche menjadi salah satu target utama bagi dua klub tersebut. Namun, keputusan akhir masih bergantung pada bagaimana performa dan konsistensinya di Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara terbarunya, Akliouche juga memberikan pandangan realistis tentang ambisi timnas Prancis. Ia menyadari bahwa harapan besar diarahkan pada tim ini, dan untuk mencapai kesuksesan, pemain harus tetap rendah hati dan berusaha mencapai sejauh mungkin. "Tim ini diisi oleh banyak pemain top dari klub-klub besar, jadi saya harus bisa mempertahankan performa maksimal untuk bisa bersaing," ujarnya.