Announced: 2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Pasput Lebak, 1 Orang Masih Hilang

c1c61109-0d2a-4a83-9256-f1edc648edc5-0

2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Pasput Lebak, 1 Orang Masih Hilang

Korban Terseret Ombak di Pantai Pasput, Lebak

Announced –

Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 16.45 WIB, dua wisatawan mengalami kecelakaan di Pantai Pasput, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Peristiwa ini terjadi saat mereka bermain di area pantai yang menjadi destinasi wisata populer. Meski satu dari korban berhasil diselamatkan, satu orang lainnya masih dalam pencarian intensif hingga menjelang malam hari.

Kondisi dan Lokasi Peristiwa

Pantai Pasput, yang terletak di Desa Ciparahu, dikenal memiliki ombak yang cukup ganas terutama saat angin berhembus kencang. Kecamatan Cihara sendiri berada di daerah pesisir, sehingga pantai tersebut sering dijadikan tempat rekreasi oleh warga sekitar maupun pengunjung dari kota-kota besar seperti Jakarta. Tapi, kondisi cuaca dan arus laut yang tidak stabil bisa membawa risiko bagi pengunjung yang kurang memperhatikan keamanan.

Menurut informasi yang dihimpun, dua wisatawan yang terjebak dalam kecelakaan tersebut sedang bersenang-senang di tepi pantai. Mereka bermain air sambil menikmati pemandangan sunset yang indah. Tiba-tiba, ombak yang membesar menggerus area tersebut, membuat korban terbawa ke dalam air. Peristiwa ini memicu respons cepat dari warga setempat dan petugas kepolisian yang berada di sekitaran pantai.

Upaya Pencarian Korban Hilang

Setelah insiden terjadi, sejumlah petugas kepolisian langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Mereka bekerja sama dengan warga sekitar, termasuk nelayan dan pemuda yang memahami kondisi laut di daerah tersebut. Seorang korban berhasil ditarik ke darat oleh tim penyelamat, namun korban yang kedua masih mengambang di tengah lautan.

Pencarian korban yang hilang dilakukan secara menyeluruh. Tim dari Polsek Panggarangan Polres Lebak, Kapolsek AKP Acep Komarudin, memimpin operasi. Mereka menyisir area pantai dan berusaha menemukan jejak korban yang terakhir terlihat terbawa ombak. Berdasarkan laporan, korban yang belum ditemukan berada di lokasi yang cukup jauh dari tempat kejadian, sehingga proses pencarian memakan waktu lebih lama.

Pernyataan Kapolsek Panggarangan

“Iya benar, anggota kepolisian sudah berada di lokasi kejadian. Informasi lebih lengkap akan disampaikan menyusul,” kata AKP Acep Komarudin dikutip dari iNews Pandeglang, Minggu (28/6/2026).

Kapolsek mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi secara mendadak dan tidak terduga. Dia menegaskan bahwa polisi dan warga sudah melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban yang hilang. “Kami sedang mengupayakan pencarian dengan menggunakan perahu dan drone,” tambahnya.

Penyebab dan Faktor Risiko

Dalam investigasi awal, penyebab kecelakaan ini diduga akibat ombak yang tiba-tiba membesar di Pantai Pasput. Cuaca cerah pada siang hari berubah menjadi gelap, disertai angin kencang yang memperkuat arus laut. Karena kondisi ini, ombak bisa dengan mudah menggerus pasir dan membawa korban ke dalam air.

Berdasarkan pengamatan warga, Pantai Pasput memiliki potensi bahaya tinggi untuk pengunjung yang tidak memperhatikan peringatan. Beberapa penjaga pantai lokal sudah memasang tanda-tanda peringatan, tetapi kawasan tersebut masih sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa menghiraukan risiko.

Proses Evakuasi dan Penyelamatan

Saat evakuasi dilakukan, korban yang satu berhasil diangkat oleh warga yang berada di dekat lokasi kejadian. Wisatawan itu tidak terluka parah, hanya mengalami cedera ringan akibat terjatuh ke dalam air. Namun, korban yang kedua menghilang setelah terbawa ombak ke dalam lautan.

Tim penyelamat menggunakan perahu kecil dan alat bantu seperti selaras dan perisai untuk mencari korban yang tersesat. Dalam beberapa jam, mereka melibatkan sejumlah warga yang terampil berenang. Meski begitu, hingga hari Minggu, korban tersebut masih belum ditemukan.

Kondisi Korban yang Hilang

Dalam pernyataan Kapolsek, dikatakan bahwa korban yang hilang belum ditemukan meski pencarian dilakukan secara intensif. “Kami sedang berusaha memperluas area pencarian dan meminta bantuan dari unit lain,” tambah AKP Acep.

Menurut saksi mata, korban yang hilang terlihat terbawa ombak ke arah lepas pantai. Beberapa warga memperkirakan bahwa korban tersebut bisa terjebak di antara batu karang atau terapung di lautan lepas. Karena itu, tim penyelamat terus bergerak ke lokasi yang mungkin menjadi tempat korban menghilang.

Respons dari Masyarakat dan Pemerintah

Peristiwa ini memicu reaksi cepat dari warga sekitar. Banyak penduduk Desa Ciparahu menyisir pantai untuk membantu pencarian. Beberapa dari mereka juga memberikan informasi tentang kondisi laut dan pergerakan korban.

Sementara itu, pemerintah daerah setempat sedang memantau kejadian tersebut. Mereka berharap bisa memperbaiki fasilitas di Pantai Pasput, seperti penambahan tanda bahaya dan pengawasan lebih ketat untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi. “Kami akan memastikan bahwa semua pengunjung diberi peringatan tentang risiko ombak di sini,” kata salah satu perwakilan pemerintah.

Kondisi Cuaca dan Kesiapan Penyelamatan

Sebelum kejadian, cuaca di Kabupaten Lebak memang tergolong baik, dengan langit cerah dan angin yang tidak terlalu kencang. Namun, setelah kejadian, angin berubah menjadi lembut dan kabut mulai muncul di sekitar pantai. Kondisi ini mempersulit proses pencarian karena penglihatan terbatas.

Petugas penyelamat tetap bersikeras mencari korban yang hilang, meski harus menghadapi tantangan cuaca. Mereka juga menambah jumlah orang yang terlibat dalam pencarian dan menggunakan peralatan modern untuk mengecek area yang lebih luas.

Pencarian Terus Berlangsung

Hingga berita ini ditulis, korban yang hilang masih dalam proses pencarian. Polisi dan warga sekitar menjanjikan akan terus berusaha hingga korban ditemukan. “Kami tidak menyerah, setiap hari kami akan memperluas pencarian,” ujar AKP Acep.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Pantai Pasput. Mereka diharapkan untuk memperhatikan kondisi laut dan tidak mengabaikan peringatan dari petugas atau warga setempat. Dengan kesiapan yang lebih baik, insiden seperti ini bisa diminimalkan.

Langkah Preventif untuk Masa Depan

Berdasarkan laporan, pemerintah daerah sudah berencana untuk menambah papan tanda bahaya di Pantai Pasput. Selain itu, mereka juga berencana melibatkan lebih banyak petugas pengawas pantai untuk mengawasi kegiatan wisatawan.

Kapolsek mengatakan bahwa ini adalah ke