Yang Dibahas: Dubes Saudi minta Megawati berperan aktif terkait situasi Timur Tengah

Dubes Saudi Ajak Megawati Berpartisipasi Aktif dalam Situasi Timur Tengah
Kamis, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, melakukan kunjungan ke kediaman Megawati Soekarnoputri di Menteng, Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung selama hampir dua jam dengan suasana yang hangat. Megawati didampingi oleh sejumlah tokoh, termasuk Ahmad Basarah dan Andi Widjajanto, serta Guntur Romli.
Dalam dialog, Megawati menyebutkan bahwa ia terkesan dengan hadiah anggrek putih yang diberikan Dubes Saudi. “Anggrek berwarna putih yang asli, yang lain rekayasa genetika,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
“Saya berterima kasih karena proses umroh yang saya jalani kemarin berjalan dengan baik,” kata Megawati kepada Dubes Saudi.
Dubes Saudi juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri dan mengapresiasi penghargaan gelar doktor kehormatan yang diberikan oleh Princess Nourah University (PNU) di Riyadh, Saudi Arabia, pada bulan Februari. Megawati membalas dengan rasa terima kasih atas dukungan Kerajaan Arab Saudi selama melakukan umrah bersama keluarga.
Ahmad Basarah, yang ikut dalam perjalanan umroh, menjelaskan bahwa Megawati menarik perhatian pada rencana pembangunan di Masjidil Haram. Ia menyebutkan bahwa Megawati mengusulkan penanaman pohon di kota suci, khususnya “pohon Soekarno,” sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kawasan. “Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon,” tutur Basarah.
Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati bersedia bekerja sama dengan menyumbangkan hasil penelitian tentang jenis pohon yang sesuai dengan kondisi alam Saudi Arabia serta bibit-bibit pohon.
Permintaan Aktif dalam Pemeliharaan Stabilitas Timur Tengah
Dubes Saudi menekankan pentingnya kontribusi Megawati dalam situasi Timur Tengah. “Ibu Megawati memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan geopolitik, sehingga suaranya sangat berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga perdamaian,” tambah Basarah.
“Ibu Megawati merespon positif terkait permintaan dari Dubes Saudi, beliau juga mendukung terkait gencatan senjata yang sudah disepakati selama dua minggu,” kata Basarah.
Megawati menegaskan sikap dukungannya terhadap upaya mencapai perdamaian sejati. Ia menyatakan siap menjadi jembatan bagi pihak yang saling bertentangan, sebagaimana ajaran geopolitik Bung Karno. Selain itu, Megawati juga menyinggung perannya sebagai utusan khusus antara Korea Selatan dan Korea Utara.
