Program Terbaru: Penampakan Rumah Ali Khamenei Sebelum dan Sesudah Serangan AS-Israel

b1a6a195 64d5 451d 91e5 ce0784f2ceda 0

Penampakan Kediaman Ali Khamenei Sebelum dan Sesudah Serangan Udara

Pada Selasa, 3 Maret 2026, satelit mengungkap kondisi kompleks rumah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelum dan sesudah serangan udara yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat. Gambar tersebut menunjukkan perubahan signifikan pada area yang sempat utuh, kini berubah menjadi puing-puing akibat gempuran pesawat. (Vantor/Handout via REUTERS)

Satelit juga memperlihatkan perbandingan jelas antara kondisi awal dan setelah serangan. Beberapa bangunan dalam kompleks kediaman terlihat rusak berat, menggambarkan dampak langsung dari serangan terhadap simbol kekuasaan Iran. (Vantor/Handout via REUTERS)

Di hari yang sama, Vantor merilis gambar satelit yang mencakup sebagian besar Teheran. Dalam dokumentasi tersebut, tanda-tanda ledakan dan kerusakan struktural terlihat di berbagai fasilitas penting, termasuk kompleks peradilan, markas Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), serta kantor intelijen. (Vantor/Handout via REUTERS)

Citra Sebelum Serangan

Perbandingan visual terlihat jelas pada 22 Februari 2026, sebelum serangan udara. Citra menunjukkan Kompleks Kepresidenan dan kediaman Ayatollah Ali Khamenei yang masih utuh, serta beberapa lokasi strategis lain seperti pengadilan revolusi. (Vantor/Handout via REUTERS)

Citra Setelah Serangan

Kemudian, pada 1 Maret 2026, satelit menangkap gambar kompleks kehakiman Teheran yang hampir hancur. Serangan ini terjadi pada hari keempat konflik yang semakin memanas, setelah Iran melancarkan balasan di Teluk dan ketegangan merambat ke Lebanon. (Vantor/Handout via REUTERS)

Di hari keempat konflik, pasukan Israel dan AS melakukan serangan terhadap target-target utama Iran. Satelit juga mencatat bahwa beberapa fasilitas kritis seperti kantor intelijen dan markas IRGC telah mengalami kerusakan. (Vantor/Handout via REUTERS)

“Hampir semuanya telah dilumpuhkan,” kata Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada wartawan, mengungkapkan bahwa operasi militer AS berhasil menghancurkan sejumlah besar fasilitas militer Iran, termasuk angkatan laut dan udara. (Vantor/Handout via REUTERS)