Rencana Khusus: PAM Jaya permudah pendaftaran pelanggan realisasikan target 100 persen

5bf891fe 060e 43f9 b399 21987a6fe959

PAM Jaya Percepat Pendaftaran Warga untuk Capai 100 Persen Layanan Air

Jakarta, Kamis – PT PAM Jaya mengambil langkah konkret untuk memudahkan masyarakat mendaftar sebagai pelanggan layanan air minum yang dioperasikan perusahaan BUMD milik Pemerintah Daerah Kota Jakarta. Tujuan utamanya adalah mewujudkan target pelayanan air bersih kepada seluruh penduduk. Dalam acara Dialog Warga yang diadakan oleh Komunitas Warga Jakarta (Komwaja) bersama PAM Jaya, Manager Regional Selatan dan Pusat PAM Jaya mengungkapkan, “Kami siap melakukan pendekatan langsung untuk membantu warga yang ingin bergabung sebagai pelanggan.”

Menurutnya, proses pendaftaran telah dirancang agar lebih sederhana dan efisien. Calon pelanggan hanya perlu menyiapkan dokumen KTP serta Kartu Keluarga (KK) sesuai alamat domisili. Hal ini bertujuan agar distribusi air dapat mencapai sasaran tepat. Jika seseorang kesulitan memenuhi syarat tersebut, pihak PAM Jaya akan memberikan bantuan di kantor kelurahan, menurutnya.

Sebagai alternatif, perusahaan ini juga menawarkan layanan pendaftaran secara online. Warga bisa mengisi formulir yang tersedia di situs resmi PAM Jaya, lalu mengunggahnya. Selanjutnya, tim akan memverifikasi dan mengecek keberadaan rumah tangga tersebut.

Dalam hal tarif, PAM Jaya memberikan harga yang sangat terjangkau. Untuk bangunan dengan luas kurang dari 70 meter, biaya air akan dibebaskan. Sementara bangunan di bawah 100 meter, warga menengah bawah hanya dikenai tarif Rp1 per liter. “Untuk bangunan di atas 100 meter, tarifnya mencapai Rp35 per liter. Kami yakin tarif ini bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Kebutuhan Dasar yang Harus Terpenuhi

“Pemenuhan akses air bersih adalah kebutuhan esensial yang harus diprioritaskan di Jakarta sebagai kota metropolitan,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. Ia menekankan peran legislatif dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat, termasuk dalam menjamin layanan air yang merata.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Amirullah mengharapkan pencapaian 100 persen layanan air bersih bisa segera terwujud. Menurutnya, kondisi air di Jakarta yang semakin tercemar serta ancaman penurunan tanah memperkuat urgensi langkah ini.

Perlu Peningkatan Kapasitas Suplai

“Kebijakan 100 persen cakupan layanan air bersih di Jakarta patut diberi apresiasi, tetapi perlu disertai peningkatan kapasitas suplai,” kata aktivis Jakarta Dedy Jaya Saputra. Ia mengingatkan, saat ini kapasitas air hanya mencapai 30 ribu liter per detik. Untuk mewujudkan layanan yang optimal, kapasitas tersebut harus ditingkatkan dua kali lipat, terutama untuk memenuhi kebutuhan gedung bertingkat.