Pijat Perut 5 Menit saat Bangun Tidur – Dokter Sebut Bisa Lancarkan BAB dan Bikin Mood Lebih Baik
Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Dokter Sebut Bisa Lancarkan BAB dan Bikin Mood Lebih Baik
Pijat Perut 5 Menit saat Bangun - Jakarta – Latihan sederhana yang dilakukan pagi hari, yaitu memijat perut selama 5 menit, ternyata memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan sistem pencernaan. Menurut dr. Cecep Hermawan, seorang dokter sekaligus influencer kesehatan, rutinitas ini bisa memperbaiki fungsi usus besar serta menstimulasi kesejahteraan mental. Dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa cara memijat perut yang tepat harus mengikuti alur organ pencernaan secara alami.
Salah satu keuntungan utama dari kebiasaan ini adalah kemampuannya mempercepat proses buang air besar. "Kalau tiap pagi kita pijat perut seperti ini di kasur, sebenarnya apa yang terjadi? Usus besar memiliki jalur pasti dari kanan bawah, naik, melewati tengah, lalu turun ke kiri. Arah pijatnya wajib mengikuti jalur ini agar bisa membantu mendorong aliran sisa makanan di dalam saluran pencernaan," kata dr. Cecep, Selasa (23/6/2026). Ia menekankan bahwa gerakan yang berlawanan arah justru akan menghambat pergerakan alami usus, sehingga kurang efektif.
Langkah-Langkah Memijat Perut yang Tepat
Menurut dr. Cecep, teknik memijat perut bisa dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan alat bantu khusus. Berikut adalah beberapa langkah yang disarankannya:
Pertama, mulailah dari bagian bawah perut sebelah kanan. Gerakkan tangan secara perlahan ke arah atas selama sekitar 10 kali. Ulangi proses ini hingga tiga hingga lima putaran, sehingga total durasi sekitar lima menit. Setelah itu, lanjutkan dengan memijat dari bagian kanan atas ke kiri atas. Kemudian, gerakkan tangan dari kiri atas ke kiri bawah perut. "Pijatan ini memicu gerakan alami usus untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal sejak malam hari," jelasnya.
Dokter tersebut menambahkan bahwa alur usus besar membentuk bentuk seperti lingkaran, sehingga pemijatan yang mengikuti jalur ini bisa membantu mengaktifkan saraf parasimpatis. "Ketika saraf parasimpatis dinyalakan, tubuh berada dalam kondisi rileks. Enzim pencernaan pun dihasilkan secara alami, sehingga usus siap menerima makanan di pagi hari," ujarnya.
Mekanisme Saraf Parasimpatis dan Peran Enzim
Dalam penjelasannya, dr. Cecep menyebutkan bahwa saraf parasimpatis berperan krusial dalam mengatur respons tubuh saat beristirahat. Aktivasi saraf ini tidak hanya meningkatkan produksi enzim pencernaan, tetapi juga menurunkan tingkat stres, sehingga menopang kondisi psikologis seseorang. "Sistem pencernaan bekerja lebih optimal ketika otak menerima sinyal rileks, dan ini membuat usus lebih siap menerima asupan makanan," tambahnya.
Dokter tersebut menjelaskan bahwa enzim pencernaan adalah komponen penting dalam proses penguraian makanan. Pemijatan perut sebelum sarapan dapat memastikan produksi enzim tersebut terjadi secara lebih efektif. "Dengan memijat perut, kita membangun kesiapan tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan yang akan dikonsumsi," katanya.
Keuntungan lain dari rutinitas ini adalah kemampuannya meningkatkan kenyamanan perut, yang secara tidak langsung memengaruhi suasana hati. Menurut dr. Cecep, hubungan antara sistem pencernaan dan otak dikenal sebagai "gut-brain axis," dan hubungan ini sedang menjadi fokus penelitian banyak ahli. "Perut yang nyaman secara otomatis mengirimkan sinyal positif ke otak, sehingga mood seseorang lebih tenang dan stabil sepanjang hari," tambahnya.
Manfaat Jangka Panjang dari Pijat Perut Pagi Hari
Menurut dr. Cecep, kebiasaan ini tidak hanya memberikan efek sementara, tetapi juga bisa berdampak jangka panjang terhadap kesehatan secara keseluruhan. Ia menyebutkan bahwa memijat perut di pagi hari mampu memperkuat fungsi usus besar, mencegah masalah seperti konstipasi, dan meningkatkan kecepatan pencernaan. "Selain itu, kebiasaan ini juga membantu menciptakan ritme hidup yang lebih sehat, karena tubuh sudah terbiasa untuk bekerja secara optimal saat pagi hari," jelasnya.
Dokter tersebut menambahkan bahwa rutinitas ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mudah dijalankan. "Durasi hanya sekitar lima menit, tapi hasilnya bisa signifikan, baik secara fisik maupun mental," ujarnya. Ia juga menyarankan agar kebiasaan ini dilakukan secara konsisten, karena manfaatnya akan terasa lebih nyata seiring waktu.
Menurut dr. Cecep, ketenangan mental yang dihasilkan dari kebiasaan ini bisa meningkatkan kualitas tidur. "Kenyamanan perut di pagi hari memicu otak untuk lebih rileks, sehingga istirahat malam hari menjadi lebih mudah dan nyenyak," katanya. Ia menekankan bahwa kesehatan mental dan fisik saling terkait, dan memijat perut bisa menjadi langkah awal untuk menjaga keseimbangan keduanya.
Dengan memijat perut 5 menit setiap pagi, seseorang tidak hanya meningkatkan kinerja usus besar, tetapi juga memberikan efek positif pada emosi. "Manfaat ini bisa dirasakan dalam beberapa hari, dan terus berkembang jika dilakukan secara rutin," ujarnya. Ia menyarankan untuk melakukan gerakan ini sebelum mengonsumsi sarapan, agar tubuh siap menyerap nutrisi secara maksimal.
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kenyamanan perut bisa memengaruhi kesejahteraan mental. "Perut yang nyaman secara tidak langsung mengirim sinyal tenang ke otak, yang membuat suasana hati lebih baik sepanjang hari," jelas dr. Cecep. Ia menekankan bahwa meskipun terdengar sederhana, teknik ini bisa memberikan manfaat besar untuk kesehatan secara keseluruhan.
Menurut dr. Cecep, pemijatan perut adalah cara alami untuk menjaga kesehatan usus besar dan meningkatkan kualitas hidup. "Dengan hanya 5 menit di pagi hari, kita bisa merasakan perbedaan pada pencernaan dan mood," katanya. Ia menambahkan bahwa kebiasaan ini sangat cocok untuk orang yang sering mengalami masalah pencernaan atau ingin meningkatkan kesejahteraan mental tanpa perlu menghabiskan waktu lama.