Pembahasan Penting: IEMF 2026 Dorong Do Good Marketing Jadi Strategi Indonesia Memimpin Ekosistem Bisnis Islam Global

7db24d87 f0f1 46ea b8e9 59b346d61e8c 0

IEMF 2026 Dorong Do Good Marketing Jadi Strategi Indonesia Memimpin Ekosistem Bisnis Islam Global

Peluncuran Festival Pemasaran Islam 2026

Sebagai respons terhadap perayaan Ramadan dan Idulfitri, IEMF 2026 resmi dimulai sebagai wadah kolaborasi yang mengumpulkan pelaku usaha, profesional pemasaran, akademisi, serta komunitas yang berfokus pada praktik pemasaran berbasis nilai. Acara ini menitikberatkan pada tema “Racing for Do Good Marketing”, yang memotivasi industri untuk lebih inovatif dalam strategi pemasaran sambil tetap memegang prinsip kemaslahatan sebagai pondasi utama.

Keynote oleh Taufik dari MCorp

Pembukaan IEMF 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta, dilakukan oleh Taufik, Group CEO MCorp, yang menyampaikan pidato pembuka. Ia menyoroti fenomena unik pasar Indonesia, di mana bulan Ramadan berperan sebagai puncak konsumsi nasional karena didorong oleh semangat berbagi dan upaya mencari pahala.

“Ramadan bukan hanya masa belanja, tapi kesempatan bagi merek untuk mengimplementasikan paradigma i-Marketing, baik dalam menghadapi persaingan dunia maupun persiapan kehidupan di akhirat,” kata Taufik.

Peran Jasa Marga dalam Membangun Konektivitas

Dalam sesi pembukaan yang dipandu oleh Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, disampaikan bahwa peran perusahaan tidak terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kontribusi sosial melalui pendekatan pemasaran yang selaras dengan keberlanjutan dan CSV (Creative Shared Values).

“Kami bertransformasi menciptakan pengalaman perjalanan yang berbeda melalui Travoy Rest, di mana area istirahat kini menjadi destinasi yang menekankan identitas lokal dan pemberdayaan komunitas sekitar,” ujar Lisye.

Inisiatif Strategis Jasa Marga Selama Musim Mudik

Sebagai bagian dari persiapan musim mudik 2026, Jasa Marga telah menyiapkan langkah khusus untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Diperkirakan sekitar 3,4 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta, sehingga perusahaan memberikan diskon tarif tol hingga 30% di sembilan koridor strategis serta mengajak pengguna menghindari puncak arus yang diperkirakan pada 18 Maret 2026.

Prudential Syariah Fokus pada Literasi dan Transparansi

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, menekankan pentingnya ekonomi syariah dalam ekosistem bisnis global, dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 54%. Ia juga mencatat peningkatan signifikan indeks literasi syariah masyarakat, dari 8% di 2019 hingga 43% pada 2025.

“Keberlanjutan bisnis syariah bergantung pada konsistensi merek dalam menyajikan proteksi yang sesuai prinsip ta’awun, selaras dengan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Prinsip ini diwujudkan melalui manajemen Dana Tabarru’ yang transparan serta upaya menghindari unsur gharar, maisir, dan riba,” tambah Vivin.

Membangun Kepercayaan melalui Inklusi

Vivin mengungkapkan bahwa meskipun literasi meningkat, tantangan utama tetap adalah inklusi, yang sejauh ini hanya mencapai 13%. Ia percaya transparansi dalam alokasi dana dan investasi halal akan memperkuat kepercayaan masyarakat, sehingga asuransi syariah bisa menjadi solusi finansial yang memberi manfaat lebih luas.

Sesi Talkshow yang Mendalam

Di samping sesi plenary, IEMF 2026 juga menyediakan diskusi mendalam dalam talkshow yang membahas dua topik utama: Building Brand Story in Islamic Way (Purpose Driven) dan Creative Marketing to Muslim Community. Diskusi ini melibatkan praktisi dari merek yang terbukti sukses, dengan fokus pada narasi merek yang berakar pada nilai-nilai Islam serta inovasi pemasaran yang menjangkau komunitas Muslim secara efektif.