Main Agenda: 5 Doa Pulang Haji untuk Tamu yang Datang, Teks Arab, Latin, dan Artinya
5 Doa Pulang Haji untuk Tamu yang Datang: Teks Arab, Latin, dan Maknanya
Main Agenda - Jakarta – Kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah haji adalah momen istimewa yang seharusnya diiringi dengan doa-doa istimewa. Berdasarkan anjuran dalam Islam, jemaah haji yang pulang diwajibkan untuk berdoa kepada Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan memenuhi rukun Islam kelima. Doa ini juga menjadi sarana menyampaikan keberkahan kepada orang-orang yang mendampingi mereka selama perjalanan. Kemenag mengumumkan bahwa kepulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai secara bertahap pada Senin, 1 Juni 2026.
Keutamaan Berdoa Usai Haji
Berdoa setelah mengakhiri ibadah haji bukan sekadar kebiasaan, tetapi amalan yang memiliki keistimewaan besar. Hadis yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW menyatakan bahwa haji mabrur tidak akan memperoleh ganjaran selain surga. Ini mengandung pesan bahwa doa dari orang yang baru menunaikan haji memiliki kekuatan mustajab, sehingga menjadi momentum yang tepat untuk memohon berbagai kebutuhan.
“Dan haji yang mabrur tiada ganjaran baginya kecuali surga.” (HR. Muttafaq ‘alaih)
Adab Setelah Kepulangan dari Tanah Suci
Menurut buku Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan oleh Kemenag, ada beberapa adab yang dianjurkan bagi jemaah haji sebelum masuk ke rumah. Diantaranya adalah melaksanakan sujud syukur dan shalat dua rakaat di masjid atau musala terdekat. Selain itu, jemaah haji diharapkan juga memberi salam dan meminta doa kepada tamu yang menyambut mereka. Hal ini dilakukan karena doa dari orang yang baru selesai berhaji memiliki kekuatan besar untuk menerima keberkahan dan ampunan.
Doa Pertama: Menyampaikan Niat dan Keberkahan
Doa pertama dianjurkan sebagai pengingat akan tujuan utama ibadah haji, yaitu ziarah ke Baitullah. Teks doa dalam bahasa Arab adalah:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةِ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ
Latin: Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin. Allahumma shalli wa sallim wabaa rik 'alaa sayyidina muhammadin sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami waziyaarati qabri nabiyyika muhammadin.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat yang mampu mengantarkan kami untuk melakukan haji ke Baitullah dan ziarah ke makam Nabi Muhammad.
Doa Kedua: Syukur atas Kekuasaan Allah
Doa kedua berfokus pada pengakuan akan keagungan kekuasaan Allah SWT. Teksnya dalam Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
Latin: Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syaiin qadiir. Aayibuuna taaibuna 'aabiduuna lirabbina haamiduuna.
Artinya: Tidak ada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia berkuasa atas segala sesuatu. Orang-orang yang kembali dengan suci, yang bertobat, yang beribadah kepada Tuhan kami, dan yang memuji-Nya.
Doa ini menekankan peran Allah sebagai satu-satunya yang berhak dipersembahkan kekuasaan dan kemuliaan. Jemaah haji dengan memanjatkan doa ini menyatakan kesyukuran atas keberhasilan mereka melakukan perjalanan yang penuh makna.
Doa Ketiga: Memohon Perlindungan dan Keberkahan
Doa ketiga adalah permohonan agar perjalanan haji mereka dianggap sah dan terima oleh Allah. Teksnya dalam Arab:
اللهم اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَةَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا
Latin: Allahumma aj‘alli hajjana hajjan mabruran, wa 'umratana 'umratan mabruran, wa sa‘yanasa sa‘yan mashkuran, wa dzanban dzanban.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah hajj kami sebagai hajj yang mabrur, umrah kami sebagai umrah yang mabrur, dan usaha kami sebagai usaha yang bermakna, serta dosa kami sebagai dosa yang terampun.
Dengan doa ini, jemaah haji berharap bahwa keberhasilan mereka dalam melakukan ibadah haji akan mendapatkan pengakuan dari-Nya. Ini juga mengandung doa untuk memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Doa Keempat: Berdoa untuk Tamu yang Meninggalkan Rumah
Sebelum masuk ke rumah, jemaah haji diimbau untuk memanjatkan doa untuk orang-orang yang ikut menjemput dan menyambut kepulangan mereka. Teks doa:
اللهم اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَةَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا
Latin: Allahumma aj‘alli hajjana hajjan mabruran, wa 'umratana 'umratan