Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

3580cb1d-433b-4273-8908-c9228477a87d-0

Vaksinasi Dewasa: Pentingnya Perlindungan yang Terus Berlangsung

Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting – Meski kebanyakan orang dewasa mengira vaksinasi hanya diperlukan saat masa kecil, fakta menunjukkan bahwa perlindungan yang diberikan vaksin tidak selalu bertahan seumur hidup. Karena itu, suntikan tambahan atau booster menjadi bagian penting untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit yang mungkin bisa kembali mengancam kesehatan. Dokter spesialis penyakit dalam di Mandaya Royal Hospital Puri, dr Visakha Revena Irawan, Sp.PD, AIFO-K, menjelaskan bahwa kesan ini sering kali membuat masyarakat mengabaikan vaksinasi dewasa, padahal pengulangan pemberian vaksin bisa menjadi solusi untuk menjaga kekebalan yang optimal.

Kenapa Vaksin Tidak Selalu Berlaku Selamanya?

Dokter Visakha memberikan penjelasan bahwa sebagian besar vaksin tidak menawarkan perlindungan permanen. “Problem-nya adalah tidak semua vaksin bisa memberikan proteksi seumur hidup. Mostly kita perlu booster,” katanya dalam acara Health Talk World Immunization Week 2026 di Jakarta, Jumat (29/5/2026). Penjelasan ini menekankan bahwa meskipun tubuh manusia memiliki daya tahan alami, efek vaksin bisa berkurang seiring waktu, terutama jika tidak diperkuat melalui suntikan tambahan.

“Problem-nya adalah tidak semua vaksin bisa memberikan proteksi seumur hidup. Mostly kita perlu booster,” ujar dr Visakha dalam acara Health Talk World Immunization Week 2026 di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Vaksinasi pada usia dewasa juga menjadi strategi untuk menangkal penyakit yang mungkin tidak sepenuhnya diatasi saat masa kanak-kanak. Contohnya, vaksin Tdap (tetanus, difteria, dan pertussis) yang diberikan pada anak tetap diperlukan ulang pada usia remaja atau dewasa. Hal ini karena respons imun terhadap vaksin bisa menurun, terutama setelah beberapa tahun. Dengan melakukan booster, tubuh kembali diingatkan untuk menghasilkan antibodi yang lebih efektif.

Vaksinasi Dewasa: Kebutuhan yang Terlewat

Kebiasaan sebagian orang dewasa mengabaikan vaksinasi sering kali dipengaruhi oleh kesan bahwa mereka sudah mendapatkan perlindungan lengkap saat kecil. Namun, dr Visakha menekankan bahwa kekebalan tubuh tidak selalu mengikuti pola yang sama sepanjang hidup. “Kita sering lupa bahwa vaksinasi bukan sekadar keharusan masa kanak-kanak, tetapi juga pendamping kesehatan di masa dewasa,” tambahnya. Penjelasan ini penting karena banyak penyakit yang bisa muncul kembali atau mengalami mutasi, sehingga perlindungan awal tidak cukup untuk mengantisipasi ancaman baru.

Dalam konteks ini, vaksinasi dewasa bukan hanya untuk melengkapi perlindungan yang mungkin terlewat, tetapi juga untuk menyesuaikan dengan perubahan pola kehidupan. Misalnya, penyakit yang menyerang usia lanjut seperti influenza atau pneumokokus bisa mengancam kesehatan bahkan jika tidak disebutkan dalam daftar vaksin wajib saat kecil. Dengan memperbarui vaksin, tubuh tetap terjaga dari penyakit yang mungkin sebelumnya terlewat dari pemberian vaksin pertama.

Risiko Infeksi: Faktor Penyebab Kenaikan Daya Ancaman

Ketika seseorang memasuki usia dewasa, risiko terpapar penyakit berubah. Mobilitas tinggi, rutinitas pekerjaan, dan kebiasaan melakukan perjalanan ke berbagai wilayah atau negara membuat kemungkinan paparan virus dan bakteri semakin besar. “Pergeseran pola hidup seperti bekerja di luar rumah, tinggal di lingkungan padat, atau mengunjungi tempat-tempat yang rawan infeksi membuat tubuh lebih rentan,” jelas dr Visakha. Faktor ini juga diperkuat oleh penurunan daya tahan alami, yang secara perlahan berkurang seiring bertambahnya usia.

Beberapa penyakit yang dulu terang-terangan diatasi oleh vaksin saat kecil, kini muncul kembali dalam bentuk yang lebih menantang. Contohnya, penyakit seperti hepatitis B atau difteria bisa kembali menginfeksi jika vaksin tidak diperbarui. Menurut dokter tersebut, vaksinasi pada orang dewasa menjadi langkah penting untuk menjaga kekebalan yang memadai, terutama di tengah lingkungan sosial yang semakin dinamis.

Manfaat Vaksinasi Dewasa: Melindungi dari Berbagai Ancaman

Vaksinasi pada usia dewasa tidak hanya berguna untuk mencegah penyakit menular, tetapi juga untuk mencegah komplikasi serius akibat infeksi. “Dengan vaksinasi yang teratur, risiko mengalami penyakit berat atau infeksi yang memicu masalah kesehatan jangka panjang bisa diminimalkan,” tutur dr Visakha. Ia menambahkan bahwa vaksinasi juga bisa berperan dalam mencegah penyebaran penyakit ke orang lain, terutama pada kelompok rentan seperti lansia atau anak-anak.

Di samping itu, vaksinasi dewasa membantu memperkuat sistem imun yang sebelumnya mungkin sudah lemah. Beberapa penyakit, seperti flu atau penyakit yang disebabkan oleh bakteri tetanus, membutuhkan dosis tambahan untuk memastikan perlindungan tetap optimal. Dengan memahami bahwa vaksinasi tidak sekadar keharusan masa kecil, tetapi juga bagian dari kehidupan sehat dewasa, masyarakat bisa lebih pro