Diumumkan: BMKG Deteksi Tsunami di Halmahera Barat 0,3 Meter dan Bitung 0,2 Meter
BMKG Deteksi Tsunami di Halmahera Barat 0,3 Meter dan Bitung 0,2 Meter
Pembaruan BMKG Tentang Tsunami Akibat Gempa Bumi 7,6 M
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi terbaru mengenai gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter yang mengguncang Laut Maluku. Guncangan ini terasa kuat di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).
“Tsunami akibat gempa bumi Magnitudo 7,6 telah terdeteksi. Tinggi gelombang di Halmahera Barat mencapai 0,3 meter pada pukul 07.08 Waktu Indonesia Barat (WITA), sedangkan di Bitung tercatat 0,2 meter pada 07.15 WITA,” jelas BMKG, Kamis (2/4).
Wilayah Terdampak dan Jadwal Peringatan
Sebelumnya, BMKG telah mengumumkan daerah yang berpotensi mengalami tsunami berdasarkan perhitungan risiko. Berikut rincian status peringatan:
SIAGA: – Malut, Kota Ternate (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:53:14 WIB) – Malut, Halmahera (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:54:14 WIB) – Malut, Kota Tidore (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:56:14 WIB) – Sulut, Kota Bitung (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:12:14 WIB) – Sulut, Minahasa Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:17:14 WIB) – Sulut, Minahasa Selatan Bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:18:14 WIB) – Sulut, Minahasa Utara Bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:18:14 WIB)
WASPADA: – Sulut, Kepulauan Sangihe (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:14:14 WIB) – Sulut, Minahasa Utara Bagian Utara (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:15:14 WIB) – Sulut, Bolang Mongondow Bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:21:14 WIB)
Panggilan BMKG kepada Masyarakat
Karena adanya ancaman tsunami, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi pantai hingga peringatan resmi dinyatakan selesai. Peringatan ini berlaku untuk wilayah yang masuk kategori SIAGA dan WASPADA.
