Diumumkan: Lebanon minta bantuan Pakistan untuk setop serangan Israel

CmxztpE000003 20260409 PEPFN0A001 1

Lebanon minta bantuan Pakistan untuk setop serangan Israel

Dari Moskow, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengajukan permintaan dukungan kepada Pakistan agar dapat menghentikan serangan Israel yang terus menyerang kota Beirut dan masyarakat sipilnya. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri Lebanon, Kamis, setelah Salam melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

“Sambil mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas upaya perdamaiannya, Perdana Menteri Lebanon meminta dukungan Pakistan untuk mengakhiri segera serangan yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Pakistan juga berperan penting dalam upaya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Mediasi yang dilakukan oleh Pakistan berhasil mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mengumumkan perjanjian selama dua minggu dengan Iran. Dalam kesepakatan tersebut, Selat Hormuz—yang menjadi jalur penting bagi sekitar 20 persen dari pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair global—akan dibuka kembali.

Pada hari yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel kembali melancarkan serangan ke belasan permukiman di wilayah selatan Lebanon, termasuk kota Tyre. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran karena keterlibatan gerakan Hizbullah. Namun, Iran menilai ini sebagai pelanggaran terhadap perjanjian yang mereka capai dengan Washington.