{"id":12926,"date":"2026-10-28T21:53:44","date_gmt":"2026-10-28T21:53:44","guid":{"rendered":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=12926"},"modified":"2026-10-28T21:53:46","modified_gmt":"2026-10-28T21:53:46","slug":"ada-perbaikan-jalan-dan-jembatan-di-tol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=12926","title":{"rendered":"Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol JORR E dan Jagorawi, Ini Jadwalnya"},"content":{"rendered":"<h2>Pemeliharaan Tol JORR E dan Jagorawi Berlaku Akhir Oktober hingga Awal November 2026<\/h2>\n<p>Eksplorasiindonesia.com &ndash; Sejumlah titik di ruas Tol JORR E dan Tol Jagorawi akan mengalami penutupan lajur maupun akses secara sementara pada akhir Oktober sampai awal November 2026. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjalankan rekonstruksi perkerasan jalan serta perbaikan jembatan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan kelancaran pelayanan jalan tol.<\/p>\n<p>Pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division melalui Representative Office 2 bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Pengguna jalan yang melintasi kedua ruas tersebut perlu memperhatikan jadwal pekerjaan, titik penanganan, serta kemungkinan perubahan pengaturan lalu lintas di lapangan.<\/p>\n<p>Pemeliharaan di Tol JORR E berlangsung pada 26 hingga 30 Oktober 2026. Sementara itu, pekerjaan di Tol Jagorawi dijadwalkan berjalan sampai 1 November 2026, dengan waktu pelaksanaan berbeda pada setiap titik.<\/p>\n<h3>Penanganan perkerasan di Tol JORR E<\/h3>\n<p>Di ruas Tol JORR E arah Rorotan, rekonstruksi jalan dilakukan pada akses masuk atau on ramp Cikunir 2. Pekerjaan dimulai pada 27 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB dan berakhir pada 30 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Pada jalur menuju Bambu Apus, penanganan perkerasan berlangsung di lajur 1 dari KM 38+595 sampai KM 38+445. Area tersebut mencakup tiga titik pekerjaan. Dalam periode yang sama, rekonstruksi juga dilaksanakan di lajur 1 pada rentang KM 38+945 hingga KM 35+890.<\/p>\n<p>Kedua pekerjaan di arah Bambu Apus dijadwalkan dimulai pada 27 Oktober pukul 22.00 WIB dan selesai pada 30 Oktober pukul 05.00 WIB. Selama penanganan berlangsung, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika mendekati area kerja dan mengikuti pengalihan arus yang diterapkan petugas.<\/p>\n<h3>Jadwal rekonstruksi di Tol Jagorawi<\/h3>\n<p>Di Tol Jagorawi arah Ciawi, rekonstruksi perkerasan dilakukan pada lajur 1 di KM 46+113 hingga KM 46+223. Pekerjaan ini berlangsung dari 25 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB sampai 28 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Untuk arah Jakarta, terdapat dua lokasi rekonstruksi jalan. Lokasi pertama berada di bahu luar KM 34+113 hingga KM 34+087. Penanganan dimulai pada 26 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB dan dijadwalkan rampung pada 31 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Lokasi berikutnya berada di lajur 1 dari KM 25+100 sampai KM 24+967 arah Jakarta. Pekerjaan pada titik ini dimulai 27 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB dan selesai 30 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Pengaturan lajur diperlukan agar pelaksanaan rekonstruksi dapat berjalan aman bagi pekerja maupun pengguna jalan. Meski beberapa bagian terdampak penutupan sementara, jalur lain tetap dibuka untuk melayani perjalanan kendaraan.<\/p>\n<h3>Perbaikan jembatan di KM 33 Tol Jagorawi<\/h3>\n<p>Selain pembaruan permukaan jalan, Jasa Marga juga melakukan pekerjaan perbaikan jembatan di Tol Jagorawi. Pada arah Ciawi, pekerjaan mencakup lajur 1 dan lajur 2 di KM 33+750. Jadwal pelaksanaannya dimulai 25 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB hingga 30 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Perbaikan jembatan di arah Jakarta dilaksanakan pada lajur 1 dan lajur 2 KM 33+200. Penanganan di titik ini dimulai lebih awal pada 26 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB dan direncanakan berakhir pada 30 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.<\/p>\n<p>Karena pekerjaan jembatan dilakukan pada dua lajur di setiap arah yang terdampak, pengguna Tol Jagorawi perlu memberi perhatian khusus terhadap rambu peringatan sebelum memasuki area KM 33. Pengendara juga sebaiknya menjaga jarak aman, tidak berpindah lajur secara mendadak, dan mengurangi kecepatan saat melintasi zona pekerjaan.<\/p>\n<h3>Lajur lain tetap beroperasi<\/h3>\n<p>Senior Manager Representative Office 1 JMT, Alvin Andituahta Singarimbun, menyampaikan bahwa pemeliharaan tersebut merupakan langkah untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap layak dan optimal digunakan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSelama pekerjaan berlangsung, lajur atau akses yang menjadi lokasi pemeliharaan ditutup sementara. Lajur lainnya tetap dioperasikan untuk melayani pengguna jalan, dengan pengaturan lalu lintas menyesuaikan kondisi di lapangan,\u201d kata Alvin dalam keterangannya, Rabu (28\/10\/2026).<\/p><\/blockquote>\n<p>Penutupan pada titik tertentu berpotensi membuat arus kendaraan lebih padat, terutama pada jam perjalanan yang ramai. Karena itu, pengendara yang memiliki jadwal perjalanan melalui JORR E atau Jagorawi dapat mempertimbangkan waktu keberangkatan lebih awal agar memiliki ruang waktu tambahan.<\/p>\n<p>Penyesuaian rute juga dapat dilakukan apabila kondisi lalu lintas di sekitar area pekerjaan berubah. Pengguna jalan dianjurkan tidak hanya mengandalkan kebiasaan perjalanan harian, tetapi memeriksa situasi terkini sebelum memasuki jalan tol.<\/p>\n<h3>Imbauan bagi pengguna jalan<\/h3>\n<p>Jasa Marga meminta pengendara memastikan informasi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan. Pengguna dapat memantau kondisi perjalanan melalui aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga pada nomor 133.<\/p>\n<p>Rambu-rambu proyek dan arahan petugas di lapangan perlu dipatuhi demi keselamatan bersama. Pengemudi juga diingatkan untuk menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup, memastikan kendaraan dalam kondisi baik, serta menghindari pengereman atau perpindahan lajur mendadak ketika mendekati lokasi pemeliharaan.<\/p>\n<p>Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kenyamanan yang mungkin dirasakan selama proses perbaikan berjalan. Pemeliharaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas ruas Tol JORR E dan Jagorawi bagi pengguna jalan.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\">Latest articles and updates: Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol?<\/summary>\n<p>Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol matter?<\/summary>\n<p>Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejumlah titik di ruas Tol JORR E dan Tol Jagorawi akan mengalami penutupan lajur maupun akses secara sementara pada akhir Oktober sampai awal November 2026<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":12925,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[507],"tags":[],"class_list":["post-12926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12927,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12926\/revisions\/12927"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}