{"id":12629,"date":"2026-10-18T12:18:17","date_gmt":"2026-10-18T12:18:17","guid":{"rendered":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=12629"},"modified":"2026-10-18T12:18:19","modified_gmt":"2026-10-18T12:18:19","slug":"transaksi-trade-expo-indonesia-2026-tembus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=12629","title":{"rendered":"Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus Rp414 Triliun, Lampaui Target"},"content":{"rendered":"<h2>Trade Expo Indonesia 2026 Catat Transaksi Rp414 Triliun dalam Lima Hari<\/h2>\n<p>Eksplorasiindonesia.com &ndash; Nilai kesepakatan dagang yang tercipta selama Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 mencapai 22,94 miliar dolar AS, atau sekitar Rp414 triliun. Pameran yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 itu berhasil melewati sasaran pemerintah sebesar 17,5 miliar dolar AS.<\/p>\n<p>Realisasi tersebut menandakan capaian transaksi TEI 2026 berada pada level 131 persen dari target. Hasil ini menjadi perhatian karena diperoleh hanya dalam lima hari pelaksanaan pameran, dengan melibatkan eksportir dalam negeri dan pembeli dari berbagai negara.<\/p>\n<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa jumlah nota kesepahaman yang berhasil ditandatangani juga cukup besar. Sebanyak 426 memorandum of understanding atau MoU mempertemukan eksportir Indonesia dengan importir dari pasar internasional.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Capaian ini melampaui target sebanyak atau sebesar 131 persen dari target. Target kita adalah 17,5 miliar dolar AS, dan MoU yang ditandatangani antara eksportir dengan importir sebanyak 426 MoU,&#8221; kata pria yang akrab disapa Busan itu dalam penutupan TEI 2026, Minggu (18\/10\/2026).<\/p><\/blockquote>\n<h3>UMKM Ikut Menyumbang Transaksi<\/h3>\n<p>Kontribusi usaha mikro, kecil, dan menengah turut menjadi bagian dari hasil perdagangan dalam ajang tersebut. Nilai transaksi yang melibatkan UMKM tercatat sebesar 510,79 juta dolar AS. Angka ini menunjukkan bahwa peluang ekspor pada TEI tidak hanya dimanfaatkan perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha dengan skala yang lebih kecil.<\/p>\n<p>Bagi UMKM, pertemuan dengan pembeli asing dapat membuka kesempatan untuk memperluas pasar produk Indonesia. Pameran seperti TEI juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan mutu, kapasitas produksi, serta ragam barang yang tersedia kepada calon mitra dagang dari luar negeri.<\/p>\n<p>Kesepakatan awal bahkan sudah terlihat sejak hari pertama acara. Pada saat itu, pelaku usaha dari 22 negara menandatangani 168 MoU dengan nilai transaksi mencapai 13,2 miliar dolar AS. Perolehan tersebut memberi fondasi kuat bagi total transaksi yang akhirnya dibukukan hingga penutupan kegiatan.<\/p>\n<h3>India Menjadi Pasar dengan Nilai Transaksi Terbesar<\/h3>\n<p>India mencatatkan nilai transaksi tertinggi di antara negara tujuan perdagangan selama TEI 2026. Setelah India, lima besar pasar dengan nilai transaksi besar ditempati Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang.<\/p>\n<p>Komposisi negara tujuan itu menggambarkan luasnya jangkauan calon pasar produk Indonesia. Negara-negara tersebut berasal dari kawasan Asia, Timur Tengah, hingga Eropa. Keberagaman pasar penting bagi eksportir karena mempertemukan produk Indonesia dengan kebutuhan pembeli dari latar industri dan konsumen yang berbeda.<\/p>\n<p>Beberapa kelompok produk mendominasi nilai transaksi selama pameran. Makanan dan minuman menjadi salah satu kategori terbesar, bersama perhiasan, produk kayu, barang pertanian, serta produk kertas. Kelima kategori tersebut mencerminkan keberagaman penawaran Indonesia, mulai dari produk konsumsi hingga komoditas dan barang olahan.<\/p>\n<h3>Peserta dan Pengunjung Meningkat<\/h3>\n<p>TEI 2026 diikuti oleh 1.873 peserta pameran atau eksibitor. Kehadiran mereka menarik total 45.287 pengunjung sepanjang penyelenggaraan acara. Jumlah itu naik 31,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Dari jumlah pengunjung tersebut, terdapat 9.600 pembeli luar negeri yang datang dari 151 negara. India, Malaysia, China, Arab Saudi, dan Taiwan menjadi negara atau wilayah dengan jumlah pembeli terbanyak dalam gelaran tahun ini.<\/p>\n<p>Besarnya jumlah pembeli internasional memberi nilai lebih bagi pameran perdagangan karena komunikasi bisnis dapat dilakukan secara langsung. Selain menilai produk di lokasi acara, pembeli dapat berdiskusi mengenai spesifikasi, kapasitas pasokan, dan peluang kerja sama lanjutan dengan eksportir Indonesia.<\/p>\n<h3>Business Matching Disiapkan Sejak Sebelum Pameran<\/h3>\n<p>Tingginya nilai transaksi tidak hanya ditopang oleh pertemuan selama lima hari pameran. Kementerian Perdagangan telah mempersiapkan proses pencarian pembeli potensial sejak sekitar satu tahun sebelum TEI 2026 digelar.<\/p>\n<p>Dalam proses tersebut, pemerintah melibatkan jaringan perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk duta besar, konsulat jenderal, atase perdagangan, dan Indonesian Trade Promotion Center atau ITPC. Mereka membantu menjaring calon pembeli melalui kegiatan business matching.<\/p>\n<p>Eksportir Indonesia terlebih dahulu dipertemukan dengan calon pembeli secara daring. Dengan demikian, komunikasi awal, pengenalan produk, serta pembahasan peluang kerja sama telah dilakukan sebelum para pihak hadir di arena TEI. Pertemuan tatap muka kemudian digunakan untuk memperdalam pembicaraan dan menyelesaikan kesepakatan.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Jadi eksportir ini sudah bertemu secara online, secara virtual dengan buyer yang ada di luar negeri. Sehingga ketika sampai di Trade Expo, itu istilahnya kopdar. Jadi bertemu, kemudian ada yang melihat pabriknya dulu, bertatap muka, dan sebagainya, akhirnya melakukan penandatanganan MoU,&#8221; kata dia.<\/p><\/blockquote>\n<p>Mekanisme ini membantu menjadikan pameran sebagai tahap lanjutan dari komunikasi bisnis yang telah dimulai sebelumnya. Ketika pembeli dan eksportir bertemu langsung, mereka dapat melanjutkan proses verifikasi, membahas kebutuhan secara lebih rinci, serta menguatkan kepercayaan sebelum MoU ditandatangani.<\/p>\n<p>Dengan transaksi senilai 22,94 miliar dolar AS, TEI 2026 melampaui target yang dipasang pemerintah dan memperlihatkan besarnya minat pembeli internasional terhadap berbagai produk Indonesia. Capaian tersebut juga mempertegas peran pameran perdagangan sebagai sarana mempertemukan pelaku usaha nasional dengan pasar global.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\">Latest articles and updates: Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus?<\/summary>\n<p>Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus matter?<\/summary>\n<p>Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nilai kesepakatan dagang yang tercipta selama Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 mencapai 22,94 miliar dolar AS, atau sekitar Rp414 triliun. Pameran yang<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":12628,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[507],"tags":[],"class_list":["post-12629","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12629"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12629\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12630,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12629\/revisions\/12630"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12629"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}