{"id":11662,"date":"2026-09-11T14:46:49","date_gmt":"2026-09-11T14:46:49","guid":{"rendered":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=11662"},"modified":"2026-09-11T14:50:37","modified_gmt":"2026-09-11T14:50:37","slug":"5-jurnalis-dan-3-kru-kapal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/?p=11662","title":{"rendered":"5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Doa Bersama Digelar di Surabaya"},"content":{"rendered":"<h2>Doa Solidaritas Jurnalis Surabaya untuk Rekan yang Hilang di Perairan Anak Krakatau<\/h2>\n<p>Eksplorasiindonesia.com &ndash; Sejumlah pekerja media di Surabaya berkumpul dalam suasana hening di depan Taman Apsari, Jumat (11\/9\/2026). Mereka memanjatkan doa bagi lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hingga kini masih dicari setelah hilang saat menjalankan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan perairan Selat Sunda.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut menjadi ruang solidaritas bagi sesama jurnalis yang menghadapi kabar belum ditemukannya delapan orang dalam perjalanan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Para peserta berharap seluruh orang yang berada dalam pencarian dapat segera ditemukan dengan selamat.<\/p>\n<h3>Lilin Menjadi Simbol Harapan<\/h3>\n<p>Doa bersama digelar oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Surabaya bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Surabaya dan wartawan dari berbagai unsur. Selain berdoa, para peserta menyalakan lilin sebagai penanda harapan yang tetap dijaga di tengah proses pencarian.<\/p>\n<p>Nyala lilin dalam kegiatan itu dimaknai sebagai dukungan moral untuk para jurnalis dan awak kapal yang belum ditemukan. Suasana khidmat menyelimuti lokasi ketika peserta mengingat rekan-rekan mereka yang sedang menghadapi situasi tidak pasti di perairan Selat Sunda.<\/p>\n<p>Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik sering membawa pekerja media ke lokasi dengan tantangan besar. Peliputan di sekitar wilayah gunung api dan perairan memerlukan kesiapan, koordinasi, serta perhatian serius terhadap keselamatan seluruh tim yang bertugas.<\/p>\n<h3>Lima Jurnalis Masih Dicari<\/h3>\n<p>Lima jurnalis yang berada dalam pencarian adalah Yudistiro Pranoto dari iNews, M Bagus Khoirunnas dari LKBN Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang bekerja sebagai jurnalis lepas.<\/p>\n<p>Selain lima jurnalis tersebut, tiga kru kapal juga belum ditemukan. Kehadiran kru kapal menjadi bagian penting dalam aktivitas peliputan di kawasan perairan, terutama ketika perjalanan dilakukan menuju atau di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau.<\/p>\n<p>Ketua PFI Kota Surabaya, Suryanto, menyampaikan harapan agar pencarian membawa kabar baik. Ia juga menyebut adanya komunikasi dengan pengurus PFI tingkat nasional terkait situasi yang dihadapi rekan-rekan mereka.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cHarapannya ketemu. Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus PFI nasional,\u201d ujar Ketua PFI Kota Surabaya, Suryanto.<\/p><\/blockquote>\n<h3>Dukungan untuk Pencarian dan Keluarga<\/h3>\n<p>Doa bersama di Surabaya tidak hanya ditujukan bagi orang-orang yang masih hilang, tetapi juga menjadi bentuk dukungan bagi keluarga, sahabat, dan kolega yang menunggu perkembangan pencarian. Dalam situasi seperti ini, perhatian publik dan solidaritas komunitas menjadi penguat bagi mereka yang terdampak.<\/p>\n<p>Para jurnalis yang hadir menunjukkan bahwa profesi ini dibangun pula oleh ikatan kolegial. Meski bekerja di media dan bidang liputan yang berbeda, para pekerja pers memiliki kepedulian yang sama ketika salah satu dari mereka menghadapi risiko di lapangan.<\/p>\n<p>Gunung Anak Krakatau berada di kawasan Selat Sunda dan aktivitasnya kerap menjadi perhatian publik. Liputan mengenai kawasan tersebut menuntut kerja lapangan yang tidak sederhana karena melibatkan kondisi alam, perjalanan laut, serta perubahan situasi yang dapat berlangsung cepat.<\/p>\n<p>Karena itu, keselamatan bukan sekadar urusan pribadi setiap pekerja lapangan. Keselamatan juga berkaitan dengan koordinasi tim, kesiapan transportasi, komunikasi selama bertugas, dan kemampuan seluruh pihak untuk merespons keadaan darurat.<\/p>\n<h3>Harapan agar Delapan Orang Segera Ditemukan<\/h3>\n<p>Hingga Jumat (11\/9\/2026), perhatian rekan-rekan jurnalis di Surabaya tertuju pada pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut. Doa yang dipanjatkan di depan Taman Apsari menjadi ungkapan harapan sederhana namun kuat: agar seluruhnya dapat kembali dalam kondisi selamat.<\/p>\n<p>Kegiatan solidaritas itu juga menegaskan bahwa kabar kehilangan di lapangan bukan hanya menyentuh lingkungan kerja terdekat. Peristiwa tersebut dirasakan oleh komunitas jurnalistik yang lebih luas, termasuk para pewarta di Surabaya yang memilih berkumpul dan menyampaikan dukungan melalui doa.<\/p>\n<p>Dengan lilin yang dinyalakan dan doa yang dipanjatkan bersama, para peserta mengirimkan pesan bahwa rekan-rekan mereka tidak sendiri. Harapan untuk menemukan Yudistiro Pranoto, M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Firman Daus, Donal Husni, serta tiga kru kapal tetap menjadi inti dari pertemuan tersebut.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\">Latest articles and updates: 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal?<\/summary>\n<p>5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal matter?<\/summary>\n<p>5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejumlah pekerja media di Surabaya berkumpul dalam suasana hening di depan Taman Apsari, Jumat (11\/9\/2026). Mereka memanjatkan doa bagi lima jurnalis serta<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":11663,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[547],"tags":[],"class_list":["post-11662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11662"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11662\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11664,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11662\/revisions\/11664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksplorasiindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}