Kebijakan Baru: Mandiri Taspen dan UGM kerja sama digitalisasi dan literasi keuangan

Mandiri

Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam upaya mendorong digitalisasi layanan serta memperkuat literasi keuangan di lingkungan perguruan tinggi. Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu menyampaikan kerja sama yang dikukuhkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 10 April tersebut merupakan bagian dari sinergi antara sektor perbankan dan dunia pendidikan. Menurut dia, kerja sama ini ditujukan untuk mengintegrasikan layanan keuangan modern dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mencetak talenta unggul yang siap bersaing di tingkat global.

Dirinya pula menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menghadirkan solusi konkret dalam mendukung operasional kampus serta pengembangan kompetensi mahasiswa. “Penandatanganan hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung operasional UGM agar semakin efisien melalui solusi perbankan terintegrasi, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi praktis di industri keuangan,” ujar Panji Irawan.

Ruang lingkup kerja sama mencakup digitalisasi layanan keuangan, di antaranya fasilitasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui sistem Virtual Account. Selain itu, kedua pihak juga mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan sivitas akademika. Tak hanya itu, Bank Mandiri Taspen juga membuka peluang pengembangan sumber daya manusia melalui program magang bagi mahasiswa UGM, serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Bahkan, pegawai Bank Mandiri Taspen turut diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UGM hingga jenjang pascasarjana, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas SDM. Program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing global, sekaligus berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Rektor UGM Ova Emilia, menyambut positif kerja sama tersebut, terutama dalam aspek peningkatan kesejahteraan sivitas akademika melalui edukasi keuangan.

“Program literasi keuangan yang difokuskan pada persiapan pensiun menjadi penting agar para tenaga pendidik dapat memasuki masa purna tugas dengan kesiapan finansial yang matang,” jelas Ova.