Rencana Khusus: Prabowo resmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang

1000024760

Prabowo Subianto Buka Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik di Magelang

Jakarta, 9 April 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi membuka fasilitas produksi kendaraan komersial listrik yang dimiliki PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh industri.

Komitmen untuk Transisi Energi

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan peran industri listrik dalam mendorong kemandirian nasional. “Energi adalah fondasi keberlanjutan bangsa, dan peralihan dari bahan bakar fosil ke sumber daya bersih merupakan langkah strategis,” ujarnya.

“Dengan ini, saya meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR. Inisiatif ini tidak hanya menggerakkan teknologi, tetapi juga mendorong industrialisasi yang membanggakan,” kata Prabowo.

Presiden juga memuji upaya perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, menyebutnya sebagai bentuk visi untuk memperkuat sektor manufaktur dalam negeri. “Mereka sudah menunjukkan komitmen yang luar biasa,” tambahnya.

Target Produksi dan Komponen Lokal

Menurut laporan, pabrik ini memiliki kemampuan menghasilkan hingga 10.000 unit bus listrik per tahun. Saat ini, persentase komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 40%, dengan rencana meningkatkan menjadi 60% dalam dua tahun dan 80% di masa mendatang.

Prabowo menyoroti pentingnya pabrik ini sebagai pelopor dalam bidang transportasi hijau. “Ini adalah tonggak sejarah yang menggambarkan kebangkitan teknologi Indonesia,” ujarnya.

Pelaku Industri dan Harapan Masa Depan

Dalam peresmian, Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia juga menitipkan harapan agar VKTR bisa menjadi salah satu perusahaan unggulan nasional.

“Saya ingin VKTR menjadi champion Indonesia, seperti Isuzu dan Hino di Jepang, atau Hyundai dan Daewoo di Korea. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih mandiri,” tutur Prabowo.

Presiden menyatakan siap memberikan dukungan jika ada hambatan dalam pengembangan proyek ini. “Kalau ada kesulitan, sampaikan saja. Kita akan selesaikan bersama,” pungkasnya.