Terungkap! Anak Bupati di Riau yang Positif Ganja Diamankan Bersama Selebgram
Kasus Terungkap: Anak Bupati Riau Diamankan Bersama Selebgram dalam Pesta Ganja
Terungkap Anak Bupati di Riau – Kasus yang memperlihatkan Terungkap Anak Bupati di Riau mencuri perhatian publik setelah petugas TNI dan Polri berhasil menyergap sekelompok orang di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru, Minggu (24/5/2026). Operasi tersebut menangkap 13 orang, termasuk seorang anak bupati serta selebgram lokal yang turut terlibat. Kombes Pol Muharman Arta, Kapolresta Pekanbaru, mengatakan seluruh pelaku telah diberikan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. “Ada 13 orang yang diamankan, terdiri dari 8 laki-laki dan 5 perempuan, dengan asal dari berbagai kecamatan seperti Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan,” jelasnya, dalam wawancara yang dikutip dari laporan iNews Pekanbaru, Rabu (27/5/2026).
Keterlibatan Anak Bupati dan Selebgram dalam Kasus Ganja
Salah satu pelaku yang menjadi sorotan adalah AF (21), diduga putra seorang bupati di Riau. Sementara itu, pelaku lainnya adalah SA (23), selebgram yang cukup dikenal di masyarakat Pekanbaru. Meskipun Kombes Pol Muharman Arta mengatakan bahwa latar belakang keluarga AF tidak diungkapkan, keterlibatan tokoh masyarakat ini langsung menarik perhatian luas. “Kami hanya menyampaikan bahwa AF adalah anak bupati, tetapi detail lebih lanjut masih dalam penyelidikan,” tambahnya.
“Sementara untuk SA, ia merupakan selebgram yang cukup aktif di media sosial dan dianggap memiliki pengaruh luas di kalangan remaja,” kata Kombes Wawan Setiawan, Kepala BNNK Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa status hukum para pelaku akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium selesai.
Temuan Barang Bukti dan Proses Hukum
Dalam operasi penyergapan, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika. Dari tangan pelaku FER, polisi menyita 9,8 gram ganja kering serta empat botol cairan etomidate. Sementara itu, dari pelaku FAY ditemukan 1,2 gram ganja kering. Barang bukti ini masih dalam proses analisis di laboratorium sebelum dibuka ke publik. “Barang bukti belum diperlihatkan saat rilis kasus karena masih menjalani pemeriksaan,” ujar Kombes Wawan Setiawan.
Sebanyak 13 orang yang diamankan kemudian menjalani tes urine di RS Bhayangkara Polda Riau. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tiga orang positif ganja, lima orang lainnya terdeteksi positif etomidate. Anak bupati AF terungkap memiliki status positif untuk kedua jenis narkotika, sehingga memperkuat dugaan keterlibatannya. “Kasus ini menunjukkan bahwa ganja dan etomidate bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk tokoh masyarakat,” jelas Kombes Wawan Setiawan.
Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNK Pekanbaru juga terlibat dalam menentukan tindakan hukum para pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, satu orang ditingkatkan ke penyidikan, tiga orang menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan, sementara 11 orang lainnya diberikan rehabilitasi rawat jalan. “Setiap pelaku akan mendapatkan langkah hukum sesuai dengan tingkat keparahan penyakit narkoba yang dideritanya,” tutur Kombes Wawan Setiawan.
Operasi ini menunjukkan keberhasilan penegakan hukum di tengah masyarakat. Kombes Pol Muharman Arta mengatakan bahwa penyergapan dilakukan secara mendadak dan menangkap pelaku di lokasi yang dianggap rawan. “Kami terus menelusuri asal-usul ganja dan etomidate yang digunakan oleh para pelaku,” lanjutnya. Hasil penyelidikan akan diungkapkan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Kasus Terungkap Anak Bupati di Riau ini menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat. Keterlibatan seorang selebgram dan anak bupati menunjukkan bahwa narkoba bisa merusak siapa pun, terlepas dari status sosialnya. “Kasus ini memperkuat kesadaran bahwa narkoba tidak hanya menjangkau kalangan remaja, tetapi juga tokoh masyarakat,” kata salah satu warga setempat. Penyergapan ini diharapkan mampu mengurangi penyebaran narkoba di kalangan remaja dan pemuda.
Sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah, kasus ini juga menjadi momentum untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan narkoba di lingkungan publik. “Kami berharap kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk menjaga diri dan lingkungan sekitar,” tutur Kombes Pol Muharman Arta. Dengan langkah tegas seperti ini, penegakan hukum terhadap narkoba di Riau diperkuat, dan Terungkap Anak Bupati di Riau bisa menjadi contoh nyata keberhasilan operasi penyergapan terhadap para pelaku narkoba.
