Dramatis! Polisi Duel dengan Bandar Sabu saat Gerebek Kampung Narkoba di Medan
Dramatis! Kapolsek Duel dengan Bandar Sabu Saat Gerebek Kampung Narkoba di Medan
Dramatis Polisi Duel dengan Bandar Sabu - Sebuah operasi penangkapan terhadap seorang tersangka peredaran narkoba berlangsung dengan intensitas tinggi di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat, 23 Mei 2026. Petugas kepolisian terlibat pertarungan sengit dengan pelaku yang mencoba berlawan sekaligus memicu reaksi masyarakat sekitar. Peristiwa itu menjadi momen menegangkan yang berlangsung di kawasan Gang Jati, Jalan Denai, Medan, dan sempat diabadikan dalam rekaman video yang ditayangkan oleh anggota polisi sendiri.
Situasi memanas saat petugas berusaha mengamankan pelaku bernama Riki Rahayu, yang juga dikenal dengan nama panggilan Uget. Lokasi transaksi narkoba tersebut terletak di daerah yang dianggap rawan, dengan para pelaku berusaha memperlihatkan ketangguhan mereka. Dalam video yang diunggah, terlihat jelas Iptu Fajri Lubis, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, terlibat perkelahian fisik dengan Uget. Pelaku memperlihatkan sikap agresifnya, berusaha melepaskan diri dari serangan polisi hingga terjatuh ke tanah.
Pertarungan antara petugas dan Uget bukan hanya berupa perlawanan fisik, tetapi juga berupa pemanasan emosi yang memicu situasi kritis. Pelaku terus mengucapkan kata-kata provokatif, menargetkan warga sekitar agar turut mengganggu operasi. Ia bahkan berteriak keras hingga menggoyahkan ketenangan masyarakat, yang sebelumnya terlihat mengumpulkan diri di sekitar tempat kejadian. Beberapa warga sempat memperlihatkan tanda-tanda ingin melontarkan batu ke arah petugas, tetapi berhasil dikendalikan oleh polisi sebelum eskalasi terjadi.
“Kami sudah berulang kali melakukan penggerebekan dan penindakan di lokasi ini, tetapi para pelaku tetap kembali dan terus mengedarkan barang haram mereka,” ujar AKP Ainul Yaqin, Kapolsek Medan Area, dalam wawancara terpisah.
Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya polisi mengungkap jaringan narkoba yang aktif di wilayah tersebut. Dalam proses penyergapan, para petugas berhasil mengamankan Uget serta menemukan sejumlah barang bukti. Menurut informasi, barang-barang itu terdiri dari dua paket sabu-sabu dengan berat total 0,75 gram dan uang tunai senilai Rp215.000, yang diduga merupakan hasil penjualan narkoba.
Kawasan Gang Jati memang dikenal sebagai area yang sering dikaitkan dengan perdagangan gelap narkotika. Polisi setempat telah mengambil langkah tegas beberapa kali sebelumnya, namun hasilnya belum sepenuhnya optimal. AKP Ainul Yaqin menjelaskan bahwa wilayah ini selama ini menjadi tempat bertemunya pengedar dan pengguna narkoba, sehingga perlu dilakukan pemantauan terus-menerus. “Kami terus meningkatkan kehadiran di sini agar aksi para pelaku bisa dihentikan sejak dini,” tambahnya.
Situasi terkendali setelah Uget ditangani oleh petugas yang berjaga di lokasi. Setelah perlawanan fisiknya berakhir, pelaku dibawa ke Mako Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sejumlah anggota polisi juga berada di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada gangguan tambahan dari masyarakat atau pihak lain yang ingin menolong pelaku.
Dalam beberapa menit setelah penggrebekan, para petugas telah mengumpulkan seluruh bukti yang ditemukan. Barang bukti tersebut dianggap penting dalam menguatkan kasus yang diungkapkan oleh Kapolsek. Selain itu, penyelidikan juga masih berlanjut guna mengungkap jaringan pemasok utama narkoba yang kerap mengedarkan barang tersebut di Kota Medan. “Kami masih memburu sumber utama pasokan sabu di wilayah ini, agar operasi bisa menjangkau lebih luas,”