Solution For: Polisi Usut Asal-usul Airsoft Gun yang Dipamerkan Adam Deni saat Ngamuk di Ruko Jakut

cbbc53ed-c38f-49ce-8661-9a87f9eaf39b-0

Solution For: Polisi Usut Asal Usul Airsoft Gun Adam Deni Saat Ngamuk di Ruko Jakut

Solution For – Kepolisian terus mendalami asal-usul airsoft gun yang dipamerkan Adam Deni Gearaka (30) saat melakukan aksi ngamuk di sebuah ruko di Jakarta Utara. Senjata ini dianggap menjadi faktor penting dalam insiden yang terjadi Senin (22/6/2026), di mana Adam Deni dituduh melakukan tindakan kekerasan terhadap properti dan menakuti saksi-saksi. Polisi juga memeriksa kemungkinan adanya hubungan antara senjata tersebut dengan peristiwa yang memicu kejadian tersebut.

Detail Investigasi dan Motif Aksi

“Kami sedang mendalami dari mana dan bagaimana tersangka bisa mengakses airsoft gun itu, serta memeriksa pihak-pihak terkait,” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti, Selasa (23/6/2026).

Kasus ini berawal dari konflik antara Adam Deni dengan pemilik ruko. Menurut informasi, korban sempat membentak karyawan yang dianggap sebagai teman Adam. Emosi yang memuncak akibat teguran itu memicu aksi merusak ruko dan menggunakan airsoft gun sebagai alat ancaman. Polisi juga mengeksplorasi apakah senjata ini digunakan untuk tujuan intimidasi atau serangan.

Penyitaan Barang Bukti dan Pasal yang Dikenakan

Dalam pemeriksaan, polisi menyita satu unit airsoft gun yang diduga digunakan oleh Adam Deni. Senjata ini menjadi sorotan karena bisa dianggap sebagai senjata api jika dioperasikan secara efektif. Tersangka dikenai dua pasal dari KUHP: pasal 306 terkait penggunaan barang sebagai senjata, dan pasal 521 untuk perusakan benda milik orang lain. Jika terbukti bersalah, hukuman maksimal 15 tahun penjara bisa diterapkan.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar ruko. Mereka menyebutkan bahwa Adam Deni tiba dengan emosi tinggi dan langsung menunjukkan airsoft gun sebagai bentuk ancaman. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, di mana warga sekitar melihat dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Solution For menegaskan bahwa investigasi terus berjalan untuk memperjelas alur.

Solution For: Penyebab Konflik dan Penggunaan Senjata

Konflik yang memicu aksi Adam Deni berawal dari hubungan antara tersangka dan pemilik ruko. Menurut pihak berwenang, korban dianggap kasar dalam menangani karyawan, yang membuat Adam Deni merasa tidak adil. Solution For mengatakan bahwa kemarahan ini mendorongnya untuk melakukan perusakan dan menunjukkan senjata airsoft gun sebagai isyarat kekerasan. Senjata itu ditemukan di lokasi kejadian dan dianggap menjadi alat penting dalam insiden tersebut.

Polisi juga memeriksa apakah airsoft gun ini diproduksi secara resmi atau merupakan barang buatan sendiri. Selain itu, mereka mencari tahu apakah senjata tersebut sudah diakui sebagai benda yang bisa digunakan untuk ancaman. Solution For menambahkan bahwa investigasi ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penyalahgunaan senjata dalam kejadian tersebut.

Kasus Ini Menjadi Perhatian Publik

Dalam penyelidikan lanjutan, polisi menemukan bahwa korban yang dibentak adalah mantan karyawan. Ini memperkuat dugaan bahwa Adam Deni melakukan aksi karena rasa tidak puas dengan penanganan masalah oleh pemilik ruko. Solution For menyebutkan bahwa senjata airsoft gun bisa menjadi simbol kekuasaan atau ancaman bagi tersangka dalam situasi emosional.

Pelaku dan korban terlihat saling melontarkan ancaman saat kejadian berlangsung. Polisi menegaskan bahwa mereka sedang menginvestigasi apakah ada koordinasi atau rencana terorganisir di balik aksi Adam Deni. Solution For mengingatkan bahwa senjata airsoft gun, meski bukan senjata api, bisa menjadi alat untuk memperparah situasi konflik.