Geger! Betrand Peto Ngaku Pernah Ditampar Adik Sarwendah
Isu Betrand Peto Dituduh Diperlakukan Kasar oleh Adik Sarwendah Viral
Geger Betrand Peto Ngaku Pernah Ditampar – Sebuah kontroversi baru-baru ini mencuri perhatian publik di media sosial, setelah penyanyi muda Betrand Peto mengungkap pengalaman pribadinya dalam sebuah curhatan di Instagram. Pernyataan ini memicu spekulasi dan diskusi luas, terutama mengenai dugaan kekerasan fisik yang diterimanya dari seseorang yang dianggap sebagai adik Sarwendah. Betrand, yang dikenal sebagai putra angkat Ruben Onsu, mengungkapkan bahwa ia sempat menahan rasa sakit dan kekecewaannya terhadap ayah angkatnya, namun kini memilih untuk menceritakan seluruh peristiwa.
Penyanyi Ngaku Diperlakukan Kasar oleh Sosok yang Diduga Adik Sarwendah
Curhatan Betrand Peto yang tayang pada Jumat (12/6/2026) di akun Instagramnya memicu reaksi cepat dari netizen. Dalam postingan tersebut, ia menunjukkan emosi yang tersembunyi selama ini, dengan menyebut seseorang yang dikenalnya sebagai “tante” sebagai pemicu kebencian terhadap Ruben Onsu. “Tante, stop ajakin orang-orang untuk benci ayah. Stop sok-sok jagoan seolah punya rahasia,” tulis Betrand, dikutip Minggu (14/6/2026).
“Tante, stop ajakin orang-orang untuk benci ayah. Stop sok-sok jagoan seolah punya rahasia,”
Dalam pernyataan tersebut, Betrand menyebut bahwa ia telah menghormati permintaan Ruben Onsu untuk tidak membicarakan masalah pribadi. Namun, ia merasa keberadaannya dipakai sebagai alat untuk menyalahkan ayah angkatnya. “Lupa? Banyak juga yang aku tahan-tahan dan tidak ceritakan,” sambungnya.
Menurut Betrand, sosok yang disebut “tante” itu bukan hanya memicu perasaan negatif terhadap Ruben Onsu, tetapi juga secara terus-menerus menggiring opini untuk mengejek ayah angkatnya. Ia menegaskan bahwa Ruben Onsu tidak pernah membalas perlakuan tersebut, meski terus menjadi sasaran cibiran dan tudingan.
Perbandingan Perlakuan Ruben Onsu dan Sosok “Tante”
Betrand juga memberikan perbandingan antara perlakuan Ruben Onsu terhadapnya dengan sosok “tante” yang dianggap lebih kasar. “Selama saya sama ayah dari dulu, ayah tidak pernah tampar atau pukul saya. Tapi kalau tante?” tulisnya, dengan nada sindiran.
“Selama saya sama ayah dari dulu, ayah tidak pernah tampar atau pukul saya. Tapi kalau tante?”
Ia menuturkan bahwa dirinya sempat menghindari konflik karena ingin menjaga hubungan harmonis dengan Ruben Onsu. Namun, ia merasa sudah terlalu lama menahan emosi dan kekecewaan, hingga akhirnya memilih untuk menceritakan semuanya. Dalam postingan yang ia bagikan, Betrand juga menyebut bahwa sosok tersebut telah menjatuhkan Ruben Onsu selama hampir dua tahun.
“Kalian selalu mengerahkan pendukung kalian untuk membenci ayah, katain ayah. Hampir dua tahun kalian selalu mematikan rezeki ayah,” tambahnya.
Spekulasi Mengenai Identitas “Tante”
Isu yang dibuat Betrand Peto langsung menimbulkan tafsir beragam di kalangan warganet. Banyak orang menduga bahwa sosok “tante” yang disebut dalam unggahannya adalah Wendy Lo, mantan kekasih Sarwendah yang dikenal kerap menjadi pusat perdebatan. Ada pula yang menyatakan adik Sarwendah adalah pihak yang bertindak, meski tidak ada bukti langsung untuk mendukung klaim tersebut.
Betrand tidak menyebutkan nama lengkap pihak yang menamparnya, sehingga membuat publik berusaha menafsirkan. Beberapa orang menilai bahwa Wendy Lo memang memiliki alasan untuk menyalahkan Ruben Onsu, terutama karena hubungannya dengan Sarwendah. Namun, adik Sarwendah juga bisa menjadi pelaku karena dugaan perselisihan keluarga yang telah lama berlangsung.
Beberapa netizen menganggap pernyataan Betrand sebagai bentuk tekanan terhadap Ruben Onsu. Mereka berharap ayah angkatnya lebih terbuka dalam menjelaskan peristiwa tersebut. “Kenapa nggak terima sama teguran Tuhan? Yang katain ayah duluan siapa? Ayah seolah-olah hina di mata kalian, manusia yang tidak tau terima kasih,” tegasnya.
Permintaan Betrand untuk Refleksi dan Pemahaman Lebih Dalam
Dalam akhir postingannya, Betrand memberikan pesan yang berisi pengharapan agar para penyebar berita tersebut lebih bijak dalam menyalahkan Ruben Onsu. Ia menilai bahwa banyak orang mengambil kesempatan dari keadaan Ruben Onsu yang sering menjadi target kritik. “Saya cuma ingin kalian lebih menerima teguran Tuhan dan berhenti menyalahkan ayah angkat saya,” imbuhnya.
Permintaan Betrand ini muncul setelah ia memperlihatkan sisi lain dari dirinya, yang selama ini tersembunyi. Ia tidak hanya menyampaikan perasaannya terhadap kekerasan fisik, tetapi juga mengkritik sikap pihak lain yang terus-menerus menggiring opini negatif. “Kalau begitu, saya juga punya alasan untuk menyampaikan ini,” tulisnya.
Penjelasan Lengkap dari Betrand Peto
Curhatan Betrand Peto terbuka dihiasi dengan berbagai detail yang memperjelas situasi. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah merasa dihina oleh Ruben Onsu, melainkan hanya menghormati permintaan ayah angkatnya untuk tidak menyebarkan berita yang bisa merusak reputasi. Namun, ia mengakui bahwa kejadian yang ia alami tidak kalah pentingnya dari masalah yang ia katakan.
Betrand juga menyebutkan bahwa selama hampir dua tahun terakhir, dirinya terus-menerus mengalami tekanan dan komentar negatif dari pihak tertentu. “Kalian selalu mengerahkan pendukung kalian untuk membenci ayah, katain ayah. Hampir dua tahun kalian selalu mematikan rezeki ayah,” ulangnya.
Menurut Betrand, kekerasan fisik yang diterimanya bukan hanya bentuk penyakit pribadi, tetapi juga wujud dari konflik yang lebih besar. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut sudah terjadi, dan ia tidak ingin terus disembunyikan. “Saya tidak ingin terus menahan rasa sakit ini. Ini sudah terlalu lama,” tulisnya.
Kondisi Saat Ini dan Komentar Publik
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak yang diduga disinggung Betrand dalam postingannya. Namun, respons dari publik terus berdatangan, dengan sebagian orang menyetujui pernyataannya, sementara ada pula yang meragukan kebenaran kejadian tersebut.
Beberapa netizen menilai bahwa Betrand sedang mencoba mengalihkan perhatian ke pada Sarwendah, sementara yang lain menilai bahwa ini adalah bentuk pengakuan yang jujur. Apapun itu, pernyataan Betrand Peto telah membawa perhatian publik ke pada dinamika keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah, yang sebelumnya sering menjadi bahan perdebatan.
Dengan menceritakan pengalamannya, Betrand tidak hanya membuka jalan bagi pengakuan pribadi, tetapi juga
