Baker: Indonesia punya potensi lolos ke Piala Dunia U17 2026

Baker: Indonesia punya potensi lolos ke Piala Dunia U17 2026

Baker –

Piala Asia U17 2026 menjadi ajang penting bagi timnas Indonesia di level junior. Mathew Baker, bek dari skuad U17 Indonesia, meyakini bahwa timnya mampu bersaing dalam kompetisi tersebut dan berpeluang memasuki babak berikutnya. Dalam wawancara dengan laman FIFA, Selasa, pemain berusia 16 tahun itu mengungkapkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kemampuan tim. “Kami memiliki kemampuan untuk menguasai permainan dan menciptakan peluang,” jelas Baker. “Saat kehilangan bola, kami tetap disiplin dan berani menekan lawan,” tambahnya.

Etos Kerja dan Kepemimpinan Tim

Baker, yang lahir di Australia, menyebutkan bahwa pemain U17 Indonesia memiliki etos kerja yang baik. “Mereka bekerja keras, percaya diri, dan saling mendukung. Itu yang membuat kami siap menghadapi setiap laga,” ujar pemain yang juga menjadi bagian dari timnas U17 sejak 2024. Dalam perjalanan ke Piala Dunia U17 2025, Baker membantu tim mencapai babak gugur. Hal ini memungkinkan Indonesia mengikuti ajang internasional yang menjadi mimpi banyak pemain muda.

“Saya percaya bahwa potensi kami cukup untuk bersaing di Piala Asia U17 2026. Kami tidak hanya memperkuat timnas, tetapi juga terus belajar dan berkembang,” kata Baker, yang sejak usia 12 tahun menjadi bagian dari klub Melbourne City di Liga Australia.

Baker mengakui bahwa sebagai pemain muda, ia memperoleh banyak pengalaman selama berkiprah di level nasional dan klub. “Dua tahun bersama Indonesia dan klub telah membentuk mental serta teknik saya,” tutur pemain yang berperan penting dalam kemenangan pertama Indonesia di Piala Dunia U17 2025 melawan Honduras. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa tim muda Indonesia bisa menorehkan sejarah di level internasional.

Meski menghadapi tekanan sebelum laga pertama Piala Asia U17 kontra China, Baker menegaskan bahwa skuad pelatih Kurniawan Dwi Yulianto tetap fokus. “Tim ini sangat solid. Tekanan memang ada, tapi kami hanya fokus pada tugas masing-masing dan saling mendukung,” ungkapnya. Pemain dengan usia 16 tahun ini juga menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan. “Daya tahan mental kami menjadi kekuatan utama,” tambah Baker.

Strategi dan Harapan untuk Piala Dunia 2026

Menurut Baker, keberhasilan timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026 tergantung pada konsistensi dalam setiap pertandingan. “Kami harus memaksimalkan peluang di setiap laga, karena hanya delapan tim terbaik yang berhak melangkah ke Piala Dunia U17 2026 di Qatar,” jelasnya. Ia yakin bahwa dengan mental yang kuat dan pengalaman yang terus bertambah, tim bisa memenuhi target tersebut.

Piala Asia U17 2026 di Arab Saudi akan menjadi babak uji coba bagi pemain Indonesia. Dalam grup yang terdiri dari China, Jepang, dan Qatar, Indonesia ditempatkan di Grup B. Laga pertama akan berlangsung pada Selasa malam, pukul 23.30 WIB, melawan China. Setelah itu, mereka akan menghadapi Qatar pada Sabtu (9/5) dan Jepang pada Selasa (12/5). “Tantangan ini besar, tapi kami siap menghadapinya dengan semangat tinggi,” tegas Baker.

“Kami tidak hanya bermain untuk diri sendiri, tetapi juga untuk seluruh penonton dan pendukung yang sudah mempercayai kami. Saya berharap bisa membawa tim ke babak lebih lanjut dan memberikan prestasi yang membanggakan,” ujar pemain berusia 16 tahun itu.

Kepemimpinan Baker di dalam lapangan juga menjadi faktor penting dalam membangun solidaritas tim. Sebagai salah satu pemain senior dalam skuad, ia berusaha berbagi pengalaman dan menginspirasi rekan-rekannya. “Saya mulai mengambil peran sebagai pemimpin, terutama setelah mendapat kepercayaan dari staf pelatih,” katanya. Pemain yang juga aktif di level klub ini berharap bisa terus meningkatkan kualitas dan memperkuat kepercayaan diri.

Keikutsertaan Indonesia di Piala Asia U17 2026 memberikan peluang besar untuk menguji kemampuan pemain muda. Dengan menghadapi tim-tim kuat seperti China dan Jepang, Baker percaya bahwa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemajuan. “Kami harus terus belajar dari setiap pertandingan dan meningkatkan performa,” pungkasnya.

Baker memulai kariernya di timnas U16 sejak tahun 2024, sebelum akhirnya bergabung dengan U17. Pengalaman ini membantunya memahami dinamika pertandingan dan mengembangkan teknik serta mental. “Kebiasaan kerja keras dan kepercayaan diri yang sudah terbentuk sejak level junior akan membawa kami lebih jauh,” ujarnya.

Kehadiran Baker di grup yang kompetitif akan menjadi tantangan bagi timnas U17 Indonesia. Namun, ia yakin bahwa ketekunan dan kesiapan mental bisa menjadi kunci sukses. “Resiliensi kami teruji dalam berbagai situasi sulit. Saya percaya bahwa dengan semangat yang sama, kami bisa melangkah lebih jauh,” katanya.

Piala Dunia U17 2026 adalah momen penting bagi generasi muda Indonesia. Dengan menjadi satu dari delapan tim terbaik di Piala Asia, mereka berpeluang menunjukkan kemampuan di kancah internasional. Baker berharap bahwa keberhasilan di Piala Asia bisa menjadi awal dari perjalanan yang lebih baik di level global. “Kami punya target jelas, dan saya yakin semua pemain akan bekerja keras untuk mencapainya,” tutur pemain yang dianggap sebagai bagian penting dari skuad.

Kehadiran Baker di Piala Asia U17 2026 juga memberikan semangat tambahan bagi rekan-rekannya. Sebagai pemain berpengalaman, ia menjadi contoh bagus dalam bermain dengan percaya diri dan tetap fokus. “Saya berharap bisa memberikan dampak positif dalam setiap pertandingan,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang, semangat yang tinggi, dan mental yang kuat, Baker yakin bahwa timnas U17 Indonesia bisa memenuhi harapan publik. “Kami punya potensi besar untuk melangkah ke Piala Dunia, dan itu adalah target yang harus kami capai,” tutup pemain yang berharap bisa menjadi bagian dari sejarah sepak bola Indonesia di level junior.