Program Terbaru: LKBN Antara gelar pelatihan jurnalistik mahasiswa Kalbar

LKBN Antara gelar pelatihan jurnalistik mahasiswa Kalbar
Di Pontianak, Perum LKBN ANTARA menggelar pelatihan jurnalistik standar Kantor Berita kepada 41 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Universitas Tanjungpura, Selasa.
“Pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan literasi informasi, teknik penulisan berita, dan pemahaman tentang kode etik pers di kalangan mahasiswa serta masyarakat. Kami merancang program ini untuk memberikan wawasan praktis mengenai dunia jurnalistik sekaligus mencetak individu yang mampu berkontribusi secara profesional,” ujar Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat, Helti Marini Sipayung.
Acara yang dihadiri mahasiswa dari Politeknik Negeri Sambas, Fisipol Untan, FKIP Untan, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas BSI, Universitas PGRI Pontianak, serta beberapa fakultas lain di Universitas Tanjungpura, mencakup materi seperti dasar jurnalistik, wawancara, riset, dan penggunaan teknologi pendukung. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan produksi konten digital serta pembuatan infografis.
“Waktu yang dialokasikan sangat berharga, dan kami berterima kasih atas kehadiran teman-teman. Semoga pelatihan singkat ini memberikan manfaat yang dapat diaplikasikan secara optimal,” tambah Helti.
Program ini bukan pertama kalinya digelar. Sejak 2024, ANTARA telah menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bagian dari TJSL, kemudian tahun ini memperluas cakupan dengan tambahan aktivitas penghijauan di Desa Mega Timur, Kabupaten Kubu Raya. Helti menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya regenerasi jurnalis.
Dalam pelatihan, peserta memperoleh pembekalan langsung dari jurnalis redaksi pusa, Alfian, mengenai praktik profesional di bidang jurnalistik. Ia juga memperkenalkan ANTARA sebagai Kantor Berita Nasional yang berdiri sejak 1937, dengan jaringan di seluruh provinsi Indonesia.
“Menjadi jurnalis menarik, tapi membutuhkan proses dan kedisiplinan. Kami berharap pelatihan ini mampu membuka wawasan sekaligus memotivasi teman-teman untuk terjun ke dunia jurnalistik,” tutur Helti.
Menurutnya, ANTARA terus membuka peluang bagi generasi muda untuk memahami dunia pers secara langsung. “Dari pelatihan ini, kami harap muncul kader jurnalis muda yang siap berkontribusi, bahkan bergabung dengan ANTARA,” imbuhnya.
