Agenda Utama: Iran sebut tak ada kesepakatan dengan AS di satu pertemuan hal wajar

XxjpbeE000126 20260411 PEPFN0A001

Iran Sebut Tidak Ada Kesepakatan Dengan AS dalam Satu Pertemuan Merupakan Hal yang Wajar

Pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad berlangsung selama sekitar 21 jam, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang signifikan. Dalam wawancara dengan media Iran, Esmaeil Baqaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan bahwa tidak tercapainya kesepakatan dalam satu sesi adalah hal yang alami.

Baqaei menekankan bahwa diskusi diisi oleh atmosfer yang penuh ketidakpercayaan dan kecurigaan, terutama setelah konflik yang memicu perang 40 hari. Ia menyatakan, “Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang didominasi oleh ketidakpercayaan, keraguan, dan kecurigaan, setelah perang kedua yang terjadi dalam sembilan bulan terakhir.” Selain itu, ia menyoroti bahwa kompleksitas isu seperti Selat Hormuz dan dinamika politik kawasan menyulitkan proses negosiasi.

“Oleh karena itu, tidak mengejutkan jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam satu pertemuan. Bagaimanapun, tidak ada pihak yang memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi,” ujarnya.

Dalam postingan di platform media sosial X milik AS, Baqaei menambahkan bahwa diskusi mencakup berbagai aspek utama, termasuk isu nuklir, reparasi perang, pencabutan sanksi, serta penghentian konflik terhadap Iran dan wilayah sekitarnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan proses diplomatik bergantung pada keseriusan dan niat baik kedua pihak.

“Keberhasilan proses ini membutuhkan pengendalian tuntutan yang berlebihan, permintaan yang melanggar hukum, serta pengakuan terhadap hak dan kepentingan sah Iran,” katanya.

Baqaei juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Pakistan atas penyelenggaraan pertemuan serta dukungan mereka dalam memajukan proses ini. Sebagai tambahan, Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa delegasi Iran telah meninggalkan Pakistan setelah pertemuan tersebut berakhir tanpa mencapai kesepakatan.