Isu Penting: Roberto De Zerbi: saya tak lebih baik dari Thomas Frank dan Igor Tudor

Roberto De Zerbi: Saya Tidak Lebih Unggul Dibandingkan Thomas Frank dan Igor Tudor
Setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada 31 Maret, Roberto De Zerbi menyatakan bahwa dirinya tidak merasa lebih baik daripada mantan pelatih sebelumnya, Thomas Frank dan Igor Tudor. Pernyataan ini diungkapkan menjelang pertandingan pertamanya memimpin tim yang sedang berjuang di papan bawah Liga Inggris.
De Zerbi Sambut Tantangan Besar
Di bawah tekanan untuk segera memperbaiki performa, De Zerbi mengaku senang mendapat kesempatan mengarsirkan sejarah klub. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Vinai Venkatesham dan Johan Lange, yang memberinya kepercayaan untuk memimpin tim.
“Saya bangga dan senang berada di sini. Saya harus berterima kasih kepada Vinai Venkatesham dan Johan Lange karena mereka menunjukkan kepercayaan yang sangat besar kepada saya,” ujar pelatih asal Italia tersebut, seperti dilansir laman resmi klub pada Sabtu.
De Zerbi akan memulai debutnya bersama Spurs saat menghadapi Sunderland pada Minggu (12/5). Kini, Tottenham berada hanya satu angka di atas ambang batas degradasi dengan tujuh pertandingan tersisa musim ini. Sejak awal tahun 2026, tim belum meraih kemenangan di liga domestik, serta hanya mencatatkan dua kemenangan sejak 26 Oktober 2025.
Keberhasilan De Zerbi sebagai pelatih Brighton memberinya pengalaman berharga dalam menghadapi tantangan ini. Ia menekankan pentingnya memahami masalah tim dalam waktu persiapan yang terbatas. Dalam situasi kritis, pelatih baru tersebut juga meminta pemain untuk menampilkan semangat dan sikap yang tepat di lapangan.
Tottenham bahkan telah tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-7 melawan Atletico Madrid di babak 16 besar. Sejak 1950, Spurs hanya sekali terdegradasi dari kasta tertinggi, yakni pada musim 1977-1978. Ini membuat tekanan semakin tinggi bagi De Zerbi untuk menciptakan perubahan dalam waktu singkat.
