Kebijakan Baru: Baznas RI gandeng Kemendes integrasikan zakat untuk kesejahteraan desa

1000364797

Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sepakat memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan melalui integrasi program pengelolaan zakat yang menyasar ribuan desa di seluruh Indonesia "Untuk percontohan, kita sudah memiliki role model 'desa zakat' di Ciamis yang masyarakatnya memiliki kesadaran zakat tinggi, dan wilayah itu akan menjadi salah satu referensi utama kita. Selain Ciamis, dalam waktu dekat kami memproyeksikan Kabupaten Serang sebagai area pengembangan berikutnya untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Baznas dan Kemendes," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Kamis. Sodik memaparkan ​berbagai program kolaborasi akan dilaksanakan, seperti pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa.

Langkah ini dinilai sebagai strategi paling krusial untuk mengoptimalkan potensi zakat langsung dari lingkungan terkecil. Selain itu, terdapat kolaborasi yang menyentuh sektor produktif, seperti pengembangan peternakan desa melalui program Balai Ternak Baznas hingga penguatan ekonomi warga melalui sinergi bersama koperasi-koperasi di tingkat desa. Selanjutnya, kata Sodik, Baznas akan menyinergikan program-program pemberdayaan tersebut dengan basis data dan jaringan luas yang dimiliki kementerian hingga ke tingkat terkecil.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kemandirian ekonomi desa yang kuat melalui pembentukan UPZ Desa sebagai motor penggeraknya. "Salah satu yang paling strategis dari Baznas adalah pembentukan UPZ Desa. Nah, itu yang jadi concern atau strateginya Baznas bersama Menteri Desa hari ini untuk mengolaborasikan program-program seperti balai ternak dan koperasi desa agar bisa diberdayakan di desa-desa," ujar Sodik Mudjahid.

​Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kolaborasi bersama Baznas RI yang dinilai sangat sejalan dengan visi kementerian dalam membangun desa. Ia memandang, integrasi program pemberdayaan seperti UPZ Desa sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan dana filantropi yang tepat sasaran. ​Yandri menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh untuk program kolaborasi bersama Baznas RI, termasuk terkait sosialisasi program agar informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

"Nantinya, kolaborasi Baznas dan Kemendes juga akan dimasifkan melalui media sosial dengan melibatkan influencer-influencer agar dampaknya terasa nyata bagi masyarakat luas," tutur Mendes Yandri.