Agenda Utama: Kemenbud komitmen dukung pendanaan pemajuan budaya nasional

1000741087

Kemenbud Tetap Berkomitmen Dorong Pendanaan Kebudayaan Nasional

Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa kementerian berkomitmen untuk memfasilitasi pendanaan dalam pengembangan budaya Indonesia. Meski kondisi global saat ini tidak stabil, pemerintah tetap fokus pada akses pendanaan bagi seniman dan kelompok kreatif di seluruh negeri.

Dalam wawancara di Jakarta, Rabu, Fadli menyampaikan bahwa kementerian terus mendorong pemanfaatan dana melalui program Dana Indonesia Raya. Ia menekankan bahwa dukungan finansial menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan kegiatan kebudayaan.

“Kementerian Kebudayaan akan terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses pendanaan bagi seniman dan komunitas yang bergerak di bidang pemajuan kebudayaan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Fadli Zon membahas rencana beberapa proyek seperti produksi film pahlawan, penyelenggaraan kongres perempuan, dan festival budaya anak. Ia juga menyebutkan potensi kolaborasi dengan program unggulan Kemenbud, seperti Manajemen Talenta Nasional (MTN) dan Kita Cinta Lagu Anak (KILA).

Kongres perempuan yang diusulkan Keana Production dinilai selaras dengan inisiatif aktivasi Museum Mataram di Yogyakarta. Lokasi Pendopo Ndalem Joyodipuran akan menjadi tempat sejarah pertama Kongres Perempuan Indonesia, sesuai dengan rencana tersebut.

Marcella Zalianty, pendiri Keana Production, mengapresiasi dukungan Kemenbud terhadap sinergi program budaya. Ia berharap inisiatif ini bisa menjadi platform edukasi dan inspirasi bagi masyarakat.

“Semoga rencana-rencana ini juga dapat menjadi wadah edukasi, sosialisasi, dan literasi agar masyarakat mendapatkan wawasan serta inspirasi untuk terus melestarikan budaya kita,” ujarnya.

Dengan kerja sama yang lebih erat, Kemenbud optimis bahwa pendanaan dan program terpadu bisa memperkuat pelestarian serta pengembangan budaya Indonesia secara berkelanjutan.