Agenda Utama: KLH-Pemprov Jabar sepakat percepat bangun PSEL Bandung dan Bogor-Depok
KLH-Pemprov Jabar sepakat percepat bangun PSEL Bandung dan Bogor-Depok
Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyetujui pengembangan lebih cepat pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di wilayah Bandung Raya dan Bogor-Depok. Kesepakatan ini ditandai oleh penandatanganan kerja sama antara Gubernur Jabar dengan delapan wali kota dan bupati se-Provinsi Jawa Barat, dihadiri oleh Menteri LH di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Selasa.
Perpres 109 Tahun 2025 sebagai dasar
Komitmen tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, yang menetapkan syarat pembangunan PSEL untuk daerah dengan volume sampah minimal 1.000 ton per hari. Fokus penandatanganan kesepakatan hari ini adalah pengembangan PSEL di dua aglomerasi strategis, yaitu Bandung Raya dan Bogor-Depok.
“Saya mengucapkan terima kasih atas respons yang cepat dari Pemprov Jabar dan seluruh kabupaten/kota di sana. Arahan dari Presiden Prabowo Subianto tentang pengolahan sampah menjadi energi terbarukan sangat didukung, ” kata Menteri Hanif Faisol Nurofiq.
Dedi Mulyadi menambahkan, percepatan pembangunan PSEL di kedua wilayah ini diharapkan dapat mengurangi beban pengelolaan sampah yang sudah berlangsung lama dan memakan anggaran besar. Ia menjelaskan bahwa PSEL di Bandung Raya akan dibangun di TPA Sarimukti, sementara di Bogor-Depok berlokasi di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
“Dengan menempatkan dua lokasi di Bogor dan Bandung Barat, efektivitas akan terpusat pada dua kabupaten/kota tersebut. Fokusnya adalah pada petugas kebersihan, pengangkut sampah, bahkan pihak ketiga untuk meningkatkan efisiensi. Hal ini akan mempermudah proses birokrasi dan mengalihkan kebutuhan infrastruktur ke sektor lainnya,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi menyampaikan harapan bahwa tiga tahun mendatang, sampah akan berubah menjadi listrik. “Sampah hilang, listrik pun terang, ” pungkasnya.
