DKI kemarin – PPSU gunakan AI hingga peringatan cuaca ekstrem
DKI Jakarta: Peristiwa Terkini Pekan Ini
Jakarta, Senin (6/4) – Sejumlah berita menarik terkait kondisi terkini DKI Jakarta, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penanganan laporan masyarakat serta peringatan cuaca ekstrem. Berikut penjelasan lengkap:
Pemprov DKI Tegur Kelurahan Kalisari soal Pemalsuan Bukti AI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan teguran tertulis kepada Kelurahan Kalisari atas dugaan penggunaan AI untuk memalsukan bukti tindak lanjut pengaduan warga. Foto yang dimodifikasi dengan teknologi ini digunakan sebagai bukti dalam proses penyelesaian laporan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
“Kami menyesal karena kejadian ini merusak reputasi petugas yang selama ini bekerja dengan dedikasi tinggi dan tanggap,” ungkap Budi Awaluddin, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta.
Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat terkait Penggunaan AI
Lurah Kalisari, Nurhasanah, diperintahkan oleh Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan penjelasan atas penggunaan AI oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam mengatasi aduan warga. Dia diberi waktu untuk menjelaskan setelah pemeriksaan.
“Saya dipanggil pukul 10.00 WIB. Wawancara akan dilakukan setelah selesai,” kata Nurhasanah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
BPBD DKI Peringatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 6-9 April
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 6-9 April. Area rawan diingatkan untuk dihindari.
“Dampak yang mungkin terjadi meliputi genangan air, banjir lokal, dan pohon tumbang akibat angin kencang,” jelas Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta.
Gubernur DKI Perintahkan Pasar Lebih Bersih, Soroti Kramat Jati
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memberikan instruksi kepada Pasar Jaya untuk meningkatkan kebersihan pasar-pasar di ibu kota. Fokusnya tertuju pada area Kramat Jati yang dinilai perlu perhatian lebih.
“Saya meminta direktur Pasar Jaya agar pasar bisa menjadi lebih rapi dan nyaman untuk warga,” kata Pramono saat berbicara di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Jakut Panggil 29 Perusahaan Belum Bayar THR 2026
Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) berencana memanggil 29 perusahaan yang belum membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2026. Meski Lebaran sudah berlalu, jumlah pengaduan terus menumpuk.
“Ada 37 pengaduan masuk, delapan di antaranya telah selesai diproses,” kata Noviar Dinariyanti, Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakut.
Berita selengkapnya di sini
